Memilih Cinta

Memilih Cinta
27


__ADS_3

Pukul 6 pagi Xiao Yan mengantarkan bossnya ke tempat shooting acara Live di salah satu stasiun televisi, hari ini Song Hanyu menjadi bintang tamu dalam acara bincang bincang pagi, dan bintang tamu pagi itu bukan hanya dirinya namun juga bersama Liu Feifei, dengan sangat baik keduanya memerankan peran masing masing sesuai dengan pengaturan yang telah di tentukan.


Ketika acara selesai Song Hanyu dengan langkah kaki santai ia mendekati Liu Feifei sambil berbisik


“Apa kau telah menemukan cara untuk mendapatkan cintaku kembali? Jika belum kau bisa bertanya pada Tianzhi, ia tahu di mana cintaku berada” kata Song Hanyu dengan nada sinis


“Hanyu jangan gila!”


“Atau kau lebih suka video mesummu beredar hingga seluruh daratan China melihat tubuh telanjangmu yang sedang di nikmati pria tua?”


"Kau akan menyesal melakukan itu padaku Hanyu" Desis Liu Feife


Tentu saja itu adalah kartu mati bagi Liu Feifei, mau tidak mau memang ia hanya bisa menculik Aihara untuk menyelamatkan reputasinya.


3 jam kemudian Liu Feifei sedang berada di ruangan kerja Song Tianzhi,


“Apa yang kau inginkan?” tanya Tianzhi dengan gaya santai duduk di kursi kebesarannya di ruangan kerja miliknya.


“Tianzi kau tau aku sangat mencintai Hanyu” kata Liu Feifei dengan wajah innocentnya


“Kau begitu bodoh, Hanyu hanya mencintai Shishi” jawab Song Tianzhi sinis


“Dan Aihara” sahut Liu Feifei


“Kau sudah tahu tapi kau masih bodoh”


“Bantu aku mendapatkan gadis kecil itu” pinta Liu Feifei


“Untuk apa?”


“Untuk apa lagi? Tentu saja melenyapkannya”


“Jangan gila” kata Sing Tianzhi


“Kalau begitu lenyapkan suaminya” kata Liu Feifei

__ADS_1


Song Tianzhi memandang wajah Liu Feifei, ia menggelengkan kepalanya. “Kau benar benar wanita yang tercela, pantas saja sepupuku sama sekali tak menginginkanmu”


“Aku tidak meminta pendapatmu tentang diriku” sinis Liu Feifei


“Apa keuntunganku jika kau mendapatkan apa yang kau mau?”


“Apa pun” kata Liu Feifei


“Aku ingin saham Song Production” kata Song Tianzhi


“Bisnis batu baramu lebih menjanjikan di banding bisnis industri hiburan”


“Aku menginginkannya”


“Aku tidak bisa membantumu jika masalah itu, tapi jika Aihara di tanganmu, aku yakin jangankan 50% saham Song Production, 100% pun akan di berikan Hanyu padamu demi gadis yang mirip dengan Shishi” jawab Liu Feifei penuh keyakinan.


Song Tianzhi mengetuk etukkan jemarinya ke meja dan dari raut wajahnya ia tampak sedang berpikir keras.


“Masuk akal, aku akan melakukan misi ini secepatnya” kata Song Tianzhi dengan smirknya di ujung bibirnya.


Xiao Yan tertegun melihat siapa yang berada persis di depan pintu apartemen yang di tinggali bossnya.


Aihara berdiri dengan wajah pucat dan matanya tampak bengkak, bahkan jejak air mata yang mengering masih terlihat jelas.


“Aihara...” guman Xiao Yan


“Dimana bossmu, aku ingin bertemu dengannya?” Aihara langsung pada tujuannya


“Masuklah” Xiao Yan mencoba bersikap selunak mungkin terhadap Aihara yang selama ini ia anggap sebagai gadis aneh keras kepala.


Dengan ragu ragu Aihara memasuki ruang apartemen yang dulu pernah menjadi tempat tinggalnya, Aihara menyapukan pandangannya ke ruangan itu, tampak semuanya masih sama seperti dulu, ruangan yang pernah mengurungnya, akankah kali ini, ruangan itu mengurungnya kembali?


Ada rasa sakit di benaknya, ada ketakutan yang amat sangat di dadanya. Cepat atau lambat ia dan Nico suaminya mungkin akan berpisah, bahkan usia pernikahan mereka baru memasuki empat bulan.


Setelah mempersilahkan Aihara duduk Xiao Yan segera meninggalkan gadis itu, ia memanggil Song Hanyu di kamarnya.

__ADS_1


“Hanyu, bangunlah” Xiao Yan menarik selimut yang menutupi tubuh Song Hanyu, semalam pria itu pulang hampir pagi karena jadwal pembuatan film, dan hari ini ia baru saja tidur setelah mungkin lebih dari satu minggu ia tidak memiliki waktu untuk tidur.


Song Hanyu membuka mata, alisnya berkerut dalam seolah ia sedang melayangkan protes pada asistennya yang mengganggu istirahatnya.


“Seseorang mencarimu” kata Xiao Yan


“Katakan padanya aku tidak bisa di ganggu hari ini” jawab Song Hanyu dengan Nada kesal


“Kau akan menyesal jika tidak menemuinya”


“Persetan!” ucap Song Hanyu tampak mulai gusar


“Aihara”


“Jangan berbicara hal konyol, atau kau ku pe...”


“Temui dia sekarang atau kau akan menyesal” sela Xiao Yan


Linglung Song Hanyu turun dari peraduannya, ia berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


Di kamar mandi ia melihat pantulan wajahnya di cermin, tampak cekungan matanya yang dalam, rambut yang begitu berantakan dan tak terurus. Sejak Aihara menghilang, jiwanya juga menghilang, ia bukan Song Hanyu yang dulu lagi, bahkan kehilangan Zhang Shishi tak membuatnya menjadi pria yang putus asa. Namun kehilangan Aihara semangat hidupnya, menghilang.


Song Hanyu mondar mandir di dalam kamarnya, ia belum mencukur kumis dan janggutnya selama lebih satu minggu, rambutnya juga berantakan dan sedikit panjang, belum lagi cekungan di matanya yang dalam membentuk mata panda, ia merasa tidak mampu menghadapi Aihara dengan tampilan seperti ini.


Setelah hampir 30 menit Xiao Yan kembali masuk ke dalam kamar pribadi bossnya, melihat Song Hanyu yang tampak bodoh sedang mondar mandir di ruangan itu, Xiao Yan memijit pelipisnya yang tidak sakit.


“Apa yang kau lakukan? Aihara menunggumu, kau sekarang benar benar tampak bodoh” Xiao Yan memaki bossnya, ia telah mengikuti Song Hanyu bertahun tahun sehingga jika hanya mereka berdua Xiao Yan tidak perlu menjaga jarak, mereka terbiasa berbicara santai tidak perlu menunjukkan batasan antara boss dan bawahan.



OHALLOOOOO 😚😚😚


AUHOR KEMBALI DI SINI 😉😉😉😉


TAP JEMPOL KALIAN YAA 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2