Memilih Cinta

Memilih Cinta
17


__ADS_3

Sambil kembali ke ruangan tempatnya bekerja Aihara memikirkan cara kabur dari jeratan pernikahan itu, ia tidak ingin menikah dengan pria itu, ia pria yang memiliki cahaya dan pesona luar biasa bagaimana mungkin Aihara bisa bersanding dengannya? Aihara merasa tak pantas bersama Song Hanyu. Di samping itu, ia juga tidak memiliki perasaan apa pun pada pria itu!


Bahkan sejak ia menjadi penggemarnya ia benar benar hanya suka melihatnya tanpa ingin memiliki atau berkhayal menjadi pacarnya.


'Ya tuhan....!' jeritnya dalam hati


Lelah memeras otaknya, ia bahkan membatalkan semua pekerjaannya untuk mengejar customernya, penjualannya akan buruk bulan ini. Ia mulai merasa kesal pada Song Hanyu rasanya ingin mencekik pria yang mulai merusak ketenangan hidupnya.


Aihara hanya mengoatak atik laptopnya, kemudian ia ingat pada Nico. Mulai sekarang ia harus menjauhi Nico agar pria itu tak masuk dalam bahaya, Nico tidak bersalah dan tidak ada kaitannya dengan urusan Aihara dengan Song Hanyu.


“Nic, hari ini aku akan bertemu calon customer jadi kamu tidak perlu jemput aku, dan besok juga tidak perlu jemput, oke” Aihara mengirim pesan dan dengan cepat Nico membalas


“oke-emoticon jempol”


Jam 3 Aihara pergi meninggalkan perusahaan tempatnya bekerja,


“aku keluar kejar target dulu ya” Aihara pamit Aihara pada teman temannya tentu saja bohong.


Bergegas ia masuk ke dalam taxi dan menyebutkan nama hotel yang di tuju dan menuju kamar yang di maksud.


Aihara menekan bell pintu dan Xiao Yan yang membukakan pintu tersebut,


“masuklah Hanyu menunggumu”


“aku hanya mau bertemu kakek Song” kata Aihara ketus


“masuklah dulu” jawab Xiao Yan sesabar mungkin


Dengan kesal ia melangkah masuk ke dalam kamar presiden suite room itu, dan mendudukkan pantatnya di sofa. Tiba tiba lengan yang kekar melingkar di bahunya dari belakang


“Hanyu aku hanya ingin bertemu kakek”


“kau tidak merindukanku?”


“bukankah sudah jelas” jawab Aihara dingin


Song Hanyu duduk di sebelah Aihara dan mulai memainkan jari jemari Aihara memutar mutar cincin di jari manis gadis itu, “kenapa kau keras kepala sekali?”

__ADS_1


“kau menindasku Hanyu, aku masih muda aku masih belum siap menikah”


“aku akan membuat pernikahan kita seperti kita berpacaran sepanjang waktu cinta”


“kau bisa mencari wanita lain yang lebih cantik, yang lebih bersinar yang sebanding denganmu”


“jika aku menikahi gadis yang sebanding denganku maka hasil kerja kerasku selama 20 tahun tidak akan berarti” jawab Song Hanyu sesabar mungkin “apa kau sudah makan cinta?”


“aku tidak lapar” jawab Aihara malas, ia memang melewatkan makan siangnya karena benar benar kesal dan tidak merasa lapar


“kau akan bertambah kurus jika makan tidak teratur”


“aku ingin bertemu kakek sekarang”


“baiklah...” Song Hanyu akhirnya mengalah


Song Hanyu membawa Aihara ke kamar di mana kakek Song berada melalui pintu yang menghubungkan kamar mereka,


Setelah saling sapa Aihara duduk dengan sopan di depan kelek Song


“kakek mengapa kau jauh jauh datang ke Indonesia? Apakah tidak masalah dengan kesehatanmu?” tanya Aihara sopan


Aihara hanya mengangguk sopan


“tentu kakek” sahut Song Hanyu “kakek apakah kau jadi untuk kembali besok?” tanya Song Hanyu menatap malas pada kakeknya


“tidak, aku ingin Aihara mengajakku berjalan jalan menikmati beberapa makanan di Indonesia beberapa hari” jawab kakek Song dengan tatapan ‘kau mengusirku setelah berhasil bertemu cinta mu?’


“tapi paman ingin kau segera kembali” kata Song Hanyu “pamanmu sudah tua, ia bisa mengurus dirinya srndiri” jawab kakek dengan nada tidak senang


Song Hanyu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sementara kakek Song dan Aihara mereka mengobrol dengan akrab dan sekarang mereka bahkan pergi berjalan jalan ke sebuah mall dan mereka sedang nenikmati makan di sebuah restauran jepang. Dan mereka berdua terus mengabaikan Song Hanyu seolah olah Song Hanyu tidak ada di antara mereka, Xiao Yan menyeringai melihat bossnya yang tampak frustasi karena ulah kakeknya sendiri.


Malam hari setelah mengantar kakek Song kembali ke kamar Aihara bergegas hendak kembali ke apartemennya namun Song Hanyu menahannya,


“cinta tidurlah di sini”


“aku akan kembali” jawab Aihara malas sambil melangkahkan kakinya

__ADS_1


“aku tidak mengizinkanmu kembali, kenapa kau sangat keras kepala?” Song Hanyu mulai geram


“kau selalu memaksaku” jawab Aihara sambil mengangkat kepalanya menatap Song Hanyu dengan tatapan kesal, ia menyipitkan matanya


“malam ini saja, tinggallah di sini” pinta Song Hanyu lembut


“aku besok harus bekerja dan aku tidak memiliki pakaian ganti, aku harus kembali ke apartemenku”


“Xiao Yan akan mengurus semua” Song Hanyu memeluk Aihara membenamkan wajah gadis itu di dadanya,


“kau benar benar pria yang pemaksa” kata Aihara tanpa nada marah lagi namun terkesan frustasi.


Akhirnya Aihara pergi ke kamar mandi dan merendam tubuhnya, ia merasa sangat lelah dan setres. Ia harus bisa mengusir Song Hanyu pergi dari Indonesia bagaimanapun caranya. Ia ingin menikmati hari harinya selama 1 bukan suka cita sebelum melepas masa lajangnya.


Ketika keluar dari kamar mandi Aihara tidak menemukan pakaian untuknya namun ada sebuah kemeja putih masih terlipat rapi di atas tempat tidur, Aihara mengenakan kemeja Song Hanyu dan bergegas membungkus tubuhnya dengan selimut lalu memaksakan matanya untuk terpejam.


Aihara merasa sedang bermimpi merasakan seperti tangan sedang menggerayangi tubuhnya, Aihara menggeliat karena geli. Mimpinya terlihat nyata. Aihara membuka matanya dan Mimpi itu memng nyata adanya, Song Hanyu sedang Mencoba melecehkannya.


“Song Hanyu... hentikan...” erang Aihara.


Song Hanyu justru menyeringai tanpa rasa bersalah.


“bagaimana cinta? Apa aku boleh melanjutkan?”


“kau memperkosaku!!!” Aihara mengatupkan pahanya dan menjauhkan tubuhnya dari Song Hanyu


“aku belum melakukannya cinta.”


“kau hampir memperkosaku kau melecehkanku!” bentak Aihara sambil menutup kancing kancing kemejanya yang telah terbuka semua.


“kau menikmatinya kau bahkan kau... cinta”


“...?” ‘jadi barusan itu namanya ...?’ batinnya


“bagaimana? Aku bisa membantumu mendapatkannya lagi” bisik Song Hanyu menggoda Aihara.


TAP TAP 👍😁

__ADS_1


💖💖💖💖💖💖💖


__ADS_2