
Ayah ibu...!!
Jangan kumohon. " igauan jisu dalam tidurnya.
Lisa mendengar suara igauan jisu terbangun kaget melihat jisu menangis dalam tidur.
Perlahan lisa menepuk lembut bahu jisu.
Jis.. Bangun jis. " ujar lisa khawatir. Namun jisu masih tak kunjung merespon.
Jisu bangun. " guncang lisa pada bahu jisu sehingga membuat jisu kaget dan sontak langsung duduk.
A-apa. " tanya jisu kaget menatap lisa dengan panik.
Kau yang apa..!!
Kenapa kau menangis. " ujar lisa khawatir seraya memegang pundak jisu.
Benarkah dimana. " tanya jisu polos sembari meraba pipinya.
Cihhh. Dasar.!!
Kau tidak merasakanya. " tanya lisa dengan raut heran.
Hehee maaf...!!
Sudahlah ayo tidur. " ujar jisu menarik kembali selimutnya di ikuti lisa yang masih menatap heran.
Kenapa kau menangis. " tanya lisa memiringkah badanya menatap jisu yang memunggunginya.
Bukan apa-apa hanya mimpi aneh hehee. " kekeh jisu tanpa menatap lisa.
Kau yakin. " tanya lisa tanpa mengubah posisinya yang masih sedia menunggu jawaban jisu.
Dasar cerewet.!!
Kau mau kak lim membawa dua ember air untuk menyiram kita yang tak tidur. " ujar jisu menganti topik.
Cihhh. " dengus lisa sambil menyunggingkan sisi kanan atas bibirnya, lalu saling memunggungi sqtu sama lain.
Samar-samar cahaya matahari menembus masuk dari celah kaca jendela kemar hingga membangunkan jisu dari tudurnya.
Hoammm...
Jisu menutup mulutnya menguap sambil mengeliat merenggangkan otot-ototnya.
Pagi soyaa. " sapa lisa sembari mengeringkan rambutnya.
Pagi lily. " ujar jisu senyum manis.
Lily dan soyaa merupakan pangilan persahabatan mereka.
__ADS_1
Ini tangkap. " tanpa aba-aba melemparkan handuk yang ia pakai.
Happp...
Aku menagkapnya. " ujar jisu mengedipkan mata nakalnya.
Hishhh...
Mandi woyyy baumu tak sedap." ejek lisa menutup hidungnya.
Jisu yang kesal melemparkan kembali handuk basah ke arah lisa hingga mengenai tepat di mukanya.
Lalu segera berlari menuju kamar mandi.
Kambing masih mahal jika belum mandi hahahha... " teriak jisu sebelum menutup pintu kamar mandi.
Hiiihhh. " kesal lisa dengan ekspresi.
Jika sudah selesai segera bantu aku di dapur ya jis. " teriak lisa keluar kamar.
Siap. " sahut jisu.
Setelah selesai mandi jisu segera turun membantu lisa di dapur.
Apa yang harus ku kerjakan. " ujar jisu yang menatap lisa yang tengah fokus mengoreng nasi.
Tolong buatkan kopi untuk kak lim ya. " ujar lisa memandang sekilas jisu.
setelah selesai jisu dan lisa menunggu lim untuk turun sarapan.
Mereka berbincang banyak hal hingga lim turun dan mencium pincak kepal mereka berdua.
Pagi adik tersayang kak lim. " berdiri di tengah antara jisu dan lisa sembari mengacak rambut mereka hingga membuat lisa mencubit perutnya.
Awww sakit. " ringisan lim memegang perutnya.
Kan berantakan huhhh.!!! Serempak jisu dan lisa sembari membenahkan kembali rambut mereka.
Isshh gemasnya. " kekeh lim.
Kak lim mau kemana. " tanya lisa melihat lim yang memekai pakaian formal yang tak biasanya.
Kakak mau ke indonesia menghadiri upacara pernikahan pimpinan LSG. " ujar lim seraya meminum kopinya.
Ohhh...!! Lisa dan jisu mengangukan kepala.
APA...!!
BRAKKKK......
Serempak mereka mengebrak meja hingga membuat lim membulatkan matanya terkejut.
__ADS_1
Kapan.!!
Dengan siapa.!!
Jisu dan lisa saling mengintrogasi lim.
Hari ini tepatnya nanti sore dan yang jelas dia menikah dengan seorang wanita. " ujar lim biasa sambil memakan nasi gorengnya.
Lisa dan jisu masih diam membeku dengan saling menatap seribu tanya pada lim.
Jaga diri kalian baik-baik.
Besok kakak pulang mengerti. " ujar lim mencium puncak kepala jisu dan lisa.
Jisu dan lisa mengantar lim sampai depan pintu.
Mereka menatap pungung mobil lim hingga menghilang.
Ayo masuk. " ujar jisu menarik tangan lisa dan menutup pintu rapat.
Ada apa kenapa muka mu khawatir seperti itu jis. " ujar lisa memandang wajah jisu yang tengah resah.
Tidak mungkin.!!!
Positif aku harus positif. " gumam jisu memegang kepalanya lalu duduk di sofa di susul lisa.
Tananglah mungki-. " kata-kata lisa terpotong karna bel pintu berbunyi.
Tunggu sebentar aku akan membukanya. " ujar lisa berdiri membuka pintu.
Lisa membuka pintu.
Siapa. " ujarnya melihat kedepan yang memperlihatkan sejumlah pria berseragam pengawal dan satu orang wanita tengah menatapnya.
Selamat pagi nona lisa. " ujar Nella membungkuk hormat.
Ya... Kau siapa. " tanya lisa heran.
Perkenalkan aku Nella asisten pribadi nona jisu.!!
Bisakah aku bertemu dengan nona jisu. " ujar Nella senyum simpul.
Aaaahh tunggu sebentar." ujar lisa.
Asisten sejak kapan. Batin lisa.
Jis ada yang mencarimu. " ujar lisa menepuk pundak jisu yang masih melamun di sofa.
Siapa. " tanya jisu mengkerutkan dahinya.
Jisu berjalan menuju pintu di susul lisa.
__ADS_1
Siapa. " ujar jisu melihat orang dibalik pintu.