
Siapa. " ujar jisu melihat seseorang di balik pintu.
Namun betapa terkejutnya jisu ketika melihat sesosok orang yang ia kenali.
Seketika badanya mematung dan keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya.
N-Nella. " ujar jisu membelalakan matanya.
Selamat pagi nona muda. " sapa Nella dengan senyum.
NONA MUDA. " teriak lisa melotot memandang jisu yang tengah memandangnya juga.
Anda sudah siap nona.!!
Semua orang sedang menunggu kita. " ujar Nella.
S-se semua orang. " tanya jisu gugup.
Bagaimana anda bisa melupakan hari bahagia anda nona. " ujar Nella dengan muka sok polos.
A-aku emmm aku." gugup jisu.
jisu menutup matanya lalu menarik nafas panjang dan menghembuskan pelan untuk menenangkan dirinya.
Lisa ingin menolong jisu tapi ia tak bisa berbuat apa-apa.
Maaf kan aku soyaa. " ujar lisa nada sendu dengan menundukan kepalanya.
Tak apa ini bukan salahmu.!!(fake smile) menepuk pundak lisa.
Bisa kita pergi sekarang nona. " ujar Nella.
Jisu menguatkan dirinya dengan mengepalkan kedua tanganya.
Ya baiklah. " senyum tipis.
Silahkan nona. " ujar Nella merentangkan tanganya menuntun jisu pergi.
Jisu hendak melangkah namun tangannya di cegat lisa.
Lisa memeluk jisu lalu menangis.
Maaaf hiks hiks hiks. " tangis lisa pecah di pelukan jisu.
Jisu membalas pelukan lisa dan meyakinkanya bahwa ini bukan salahnya.
Sudahlah...!!
Bukan salah mu...!!
ayo ikut. " ujar jisu melepaskan pelukan lisa lalu mengandeng tangan lisa.
__ADS_1
Kemana. " tanya lisa di sela tangisnya.
Menghadiri pernikahan sahabatmu. " ujar jisu dengan senyum merekah di pipinya.
Lisa menganguk sembari menyeka air matanya dan membalas senyuman jisu.
Ayo Nella aku sudah siap. " ujar jisu.
Baiklah. " ujar Nella.
Taklama sebuah mobil berwarna hitam menghampiri mereka.
Nella membukakan pintu untuk jisu dan lisa sedangkan ia duduk di depan bersama sang supir.
Mobil melaju memecah jalanan yang di kawal oleh 3 mobil di belakangnya.
Suasana hening menyisakan suara mesin mobil yang tengah melaju dengan kecepatan sedang.
Maaf kan aku Nella.!!
Seharusnya aku-. " ucapan jisu terpotong.
Nona tak perlu minta maaf.!!
Angap saja itu adalah pesta melepas lajang bersama sahabat nona." ujar Nella menatap sekilas jisu.
Jisu menghela nafas lembut sembari menatap lisa yang sedari tadi terus mengengam tanganya.
Lisa mengangukan kepalanya.
Mobil sampai di bandara bangkok.
Nella turun dari mobil di ikuti jisu dan lisa beserta pengawal lainya yang menjaga ketat keamanan agar jisu tak melarikan diri.
Akhirnya pesawat lepas landas meningalkan negara gajah putih tersebut.
Dan mendarat di bandara soekarno hatta jakarta(indonesia).
Nella segera membawa jisu ke rumah utama keluarga harda dengan penjagaan yang terbilang sangat( wooow deh).
Dalam perjalanan jisu hanya Bisa pasrah.
Sementara lisa terus mengengam tangan jisu untuk memberinya kekuatan.
Taklama mobil sampai di depan gerbang utama, Lalu gerbang tersebut pun terbuka.
Jisu tersenyum kecut seraya memikirkan bagaimana kelanjutan hidupnya nanti sambil memandang rumah mewah di hadapanya.
Jisu pov.
Akankah ini semua akan berakhir dengan bahagia.
__ADS_1
Atau sebaliknya akan menjadi bumerang dalam hidupku.
End.....
Mobil berhenti dengan Nella yang turun dan membukakan pintu jisu dan lisa.
Silahkan nona. " ujar Nella seraya mengangkat satu tanganya yang mengarah ke pintu utama keluarga harda yang terbuka.
Jisu menatap sendu pintu tersebut.
Terimakasih. " ujar jisu senyum tipis.
Lalu jisu melangkahkan kakinya dengan berat memasuki rumah mewah itu di iringi lisa dari belakang dan Nella.
Nyonya fanny yang datang entah dari mana langsung memeluk jisu dengan erat.
Aaahh menantu mama sudah sampai rupanya. " ujarnya girang seraya melepaskan pelukanya.
Jisu mengangukan kepalanya dan tersenyum paksa.
Iya. " ujar jisu singkat.
Bersiap-siaplah sayang. " ujar nyonya fanny membelai lembut rambut jisu.
Waktu pernikahan tiba jisu yang tengah di rias oleh beberapa staf wedding terus menitihkan air mata yang membuat para staf wo kewalahan membenahi riasanya.
Aduhhh nona jangan menangis terus nanti riasanya hancur.!!!
Ma-maaf. " lirih jisu seraya menghapus air matanya.
Setelah merias diri jisu di antar Nella ke ruang tunggu.
Baiklah nona tunggu sebentar jika sudah waktunya nona lisa akan menjemput anda untuk menuju altar pernikahan. " ujar Nella di balas angukan jisu.
Nella berlalu pergi meningalkan ruangan tersebut.
Beberapa saat kemudian lisa menjemput jisu dan membawanya menuju altar pernikahan.
Sudah siap. " ujar lisa dngan senyumnya memegang pundak jisu.
Iya. " singkat jisu.
Jisu (gaun pengantin).
Sampai altar pernikahan jisu tak berani menatap pria yang ada di hadapanya ia hanya menunduk sampai penghulu. mengesahkan mereka sebagai pasangan suami istri sah.
Baiklah kau boleh mencium pengantinmu. " ujar penghulu sambil berjalan meningalkan altar.
Para tamu undangan pun berdiri sembari bertepuk tangan riuh dan terlihat beberapa wartawan sibuk mengambil gambar waupun merekam.
__ADS_1