
disisi lain perusahaan besar yang bernama LOTUS SKY GROUP.
TOK tok ....
ketukan pintu terdengar di sebuah ruangan.
taklama pintu pun dibuka dengan sangat hati-hati.
terlihat seorang pria yang tengah menatap layar laptop dengan seksama sesekali ia meminum kopi yang berada di samping tanganya.
ada apa ." tanyanya tanpa melihat orang yang ada di hadapanya.
maaf tuan saya mendapat kabar dari rumah utama bahwa tuan di panggil nyonya besar pulang besok." ujar yurri selaku sekertaris dan tangan kanan perusahaan.
memangnya ada apa ." tanya namjun pada yurri sambil menutup laptopnya.
namjun melepas kacamata yang dipakainya kemudian berdalih menatap yuri denga penuh tanya.
yurri menyambut tatapan atasanya dengan tegas dan mengatakan semuanya.
nyonya besar berkata besok anda harus pulang ke rumah utama.
jika anda menolak maka nyonya besar akan turun tangan.
dan beliau juga berpesan sebuah rotan." ujar yurri dengan nada tegas.
huuuhh..
mama tak pernah berubah." ujar namjum sembari memijit pelipis keningnya
baiklah aku akan pulang
persiapkan semua berkas yang akan aku priksa di rumah." pinta namjun pada yurri
baik tuan." ujar yurri sembari membugkukan badanya dan pergi dari ruangan.
taklama dari kepergian yuri datanglah seorang gadis muda yang berdiri di depan pintu sambil menyandarkan diri di pingirnya.
masuk saja jangan disana." ujar namjun dengan lembut dan senyum manis pada wanita itu.
ya ya ya baiklah tuan ." ujar seorang wanita yang bernama dita
__ADS_1
what happen with you beb ." ujar namjun dengan senyum manjanya di susul dita yang berjalan kearahnya.
eummm gak kenapa-napa sih
cuman ." ujar dita yang berhenti dengan kata-katanya karna sebuah ciuman mendarat di bibir imutnya.
eummmphhh...
tangan dita memukul dada namjun dengan lembut.
apa sihh cium sembarangan." ujar dita berdiri menjauhi namjun.
iya maaf.
terus tumben kamu kesini biasanya kita bertemu di tempat biasa." ujar namjun kembali duduk ke kursi kerjanya.
dita berjalan ke arah sofa dan duduk di sana dengan menghadap arah namjun.
eeeemmm .......
gak ada cuman pingin aja liat kamu
memang tidak boleh. kalau tidak boleh ya sudah." ujar dita yang berdiri hendak pergi
heeyy.....
ayolah sayang siapa yang bilang seperti itu
di pangkuanya.
hey jangan seperti ini nanti ada yang melihat
lepaskan aku." berontak dita memukul tangan namjun yang melingkar di pingangnya.
terdengar suara ketukan pintu yang membuat keduanya menghentikan aksi pangkuan mereka dan membenahi tempat duduk masing-masing.
apa kata ku dasarrrrr..." ujar dita sambil melototi namjun.
nemjun menjadi salah tingkah.
kemudian ia menyuruh orang yang mengetuk pintu untuk masuk.
apa ." ujar namjun tegas.
maaf pak kita 20 menit lagi ada meeting di lotus kafe dan semua berkas telah siap tingal sebuah tanda tangan lagi untuk melengkapainya." ujar seorang wanita
namjun mengambil semua berkas yang di berikan wanita tersebut lalu memeriksa sekaligus memberikan sign nya.
baik ini sudah kau boleh pergi dan satu lagi suruh yurri menghadapku 5 menit lagi." ujar namjun tegas tanpa menatap wanita yang ada di hadapanya.
__ADS_1
wanita tersebut mengangukan kepalanya kemudia pergi meningalkan ruangan.
haaishh...
mengangu saja." ujarnya sambil berjalan kembali ke sofa tempat dita duduk.
mukamu kenapa seperti itu hahah." ujar dita terkekeh.
kapan kita menikah sayang." ujar namjun tegas menatap mata dita dan memegang kedua tangan dita.
kenapa menanyakanya padaku." ujar dita dengan nada lembut sembari menatap namjun lekat.
maaf kan aku ." ujar namjun dengan mata berkaca-kaca.
kenapa minta maaf itu semua bukan
salah mu mungkin saja karna kita tak di takdirkan untuk bersama." jawab dita meyakinkan namjun.
ruangan menjadi hening selama beberapa menit dengan mata saling memandang satu sama lain.
aku berjanji aku pasti akan mendapat restu dari mama untuk kita.
maukah kau menungu untuk itu." kata namjun mengeratkan gengaman tanganya
dita hanya mengangukan kepalanya sambil senyum lembut menangapinya.
taklama ketukan pintu terdengar
dan terbuka dengan yurri yang berjalan ke arah namjun sambil membawa beberapa keperluan untuk meeting.
baik tuan kita sudah siap." ujar yurri tegas.
namjun berdiri di ikuti dita kemudian berjalan meningalkan ruangan menuju lift sampai ke lobby utaman.
dan mereka segera bergegas pergi ke lotus kafe dengan yurri sebagai supir.
haiiii para readersku yang tercinta.
terimakasih sebelumnya karna sudah mau membaca karya author.
author harap kalian menyukai novel memilihmu dan jangan lupa buat tingalkan jejak kalian kalau menyukai karya ini
dengan.
vote
like and
comen yaaaaaa
__ADS_1
makasihhhhhhhhh