Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Ten


__ADS_3

Hari ini Bianca masuk sekolah dengan wajah lesunya entah kenapa pagi ini moodnya sedang tidak baik.


"woii Ca ngapa dah tu mukak lo pagi pagi udah di tekuk" ucap Vita yang baru masuk kelas bersama Dela.


"auahh gak mood gue" ucap Bianca malas.


"pasti lo ada masalah ya sama Kenzo" ucap Dela.


"masalah apaan emangnya gue apanya dia" jawab Caca sewot.


"ye biasa aja kali neng" Ucap Dela.


Dan tak lama kemudia Kenzo Cs pun datang.


"morning Caca cantik" goda Kenzo.


"hmm" jawab Caca singkat.


"buset ngapa tu mulut kok irit amat ngomong" celetuk Kenzo.


"idih mulut mulut gue, terserah gue lah" Bianca.


"yaudah kali gak usah ngegas, eh Ca kali lo udah sembuh belum?" Kenzo.


"udah, ini udah mendingan kok" Bianca.


"eh gue ketoilet dulu dah kebelet pipis nih" lanjut Bianca langsung ngibrit ke toilet.


"fyuhh lega banget gue" ucap Bianca keluar dari toilet. Saat ia hendak pergi ke kelasnya tiba tiba ia ditabrak oleh seseorang, Bianca jatuh mengenai lantai dan kakinya yang sempat terluka kembali mengeluarkan darah.


"eh sory sory gue gak sengaja" ucap orang itu mengulurkan tangannya untuk membantu Bianca.


"udah ga papa lain kali jalan liat liat keles"


"oh ya kenalin gue Arya kelas IPS 1, lo anak IPS 2 kan?"


"iya kok lo tau?"


"iya gue sering liat lo keluar dari kelas itu" ucap Arya yang memang terpesona dengan wajah cantik Bianca.


"oh ya nama lo siapa?"


"gue Bianca panggil aja Caca, yaudah gue ke kelas dulu ya" ucap Bianca hendak berjalan tapi ia keseleo dan langsung ditangkap oleh Arya.

__ADS_1


"Ca lo gak papa?"


"enggak kok gue bisa sendiri" ucap Bianca melepaskan tangannya dari Arya.


Dan saat ia ingin berjalan lagi tapi kakinya malah sakit.


"sini gue bantu lo ke uks" ucap Arya.


Bianca pun membiarkan arya membantunya karena kakinya juga sakit ya mau gimana lagi.


Setelah tadi Bianca mengobati kakinya di uks Arya pun memapahnya untuk diantar ke kelas Caca.


Kenzo yang melihat Bianca datang dengan diantar oleh cowok lain pun kesal dan langsung menghampiri Caca dan langsung menggantikan Arya memapahnya.


"Ca kok kaki lo luka lagi?" tanya Kenzo khawatir.


"iya ini gue jatuh tadi" jelas Bianca.


"sekali lagi maaf ya Ca gue udah nabrak lo tadi" ucap Arya merasa bersalah.


"jadi ini gara gara lo?" bentak Kenzo pada Arya.


"udah deh Ken gue juga ga papa, eh ya makasi ya Ar udah anterin gue" ucap Bianca.


"iya ga papa gue balik dulu" ucap Arya langsung balik ke kelasnya.


"entahlah katanya anak Ips 1" ucap Bianca mengendikan bahunya.


"lumayan ganteng juga tu cowok" celetuk Dela.


"bebeb Dela apaan sih kamu gak boleh ya deket-deket sama cowok lain" sambar Delon


"jijay gue dengernya mangnya lo siapa gue?" ketus Dela.


"calon pacar" celetuk Delon.


"dih kayak Dela bakal mau aja sama lo" ledek Kevin.


"woy kalian semua cepet duduk jangan ribut lagi pelajaran bakal mulai" teriak Daniel.


"woikk kudaniel bisa diem kagak lo?" kesal Delon.


"lo yang harusnya diem balon" ledek Daniel.

__ADS_1


"tau ah males ngomong sama kebo" celetuk Delon langsung diam.


********


Bel istirahat pun berbunyi semua siswa berhamburan pergi ke Kantin.


"Ca kantin yuk" ajak Kenzo.


"yaudah gue juga udah laper" jawab Bianca.


"bisa jalan gak lo? apa perlu gue gendong ala bridalstail gitu kan cakep tuh" cerocos Kenzo.


"paan sih lo gue masih bisa jalan kali" ucap Bianca langsung keluar kelas dan di ikuti oleh Kenzo.


Teman teman mereka sudah lebih dulu berada di kantin maklum mereka kan semua pada cacingan kali ya sampek buru buru ke kantin ngisi perut wkwkwk.


Saat hendak memasuki kantin Bianca dan Kenzo dicegat oleh Sasya dkk.


"woy ngapain lagi lu?" ucap Bianca.


"ihh bebeb Kenzo kok jalan sama Kuman sih" lebay Sasya.


"eh anak alay yang kuman itu lo sana jauh jauh dari gue tar gue infeksi lagi, oh ya satulagi lo harus sujud depan Caca karena udah bikin kaki Caca luka" Kenzo.


"ihh Ken apa apaan sih masa tega nyuruh Inces sujud sujud depan kaki Kuman kan jijik" Sasya.


"eh anak mak lampir jaga ya mulut lo, mau gue siram lagi lo pakek air comberan kurang buanyak air yang gue siram kemarin, tiap hari nyari gara gara mulu sama gue, gak capek lo apa tiap hari gangguin gue mulu, gue aja capek liat mukak lo yang mukaknya kembaran sama karung beras di rumah gue" cerocos Bianca.


"wih mulut lo peses banget Ca salut gue" celetuk Kenzo.


"awas aja lo" kesal Sasya langsung pergi dengan gengnya.


Bianca dan Kenzo tertawa terbahak bahak melihat kekesalan Sasya.


"heran gue sama tu anak gak ada kerjaan lain apa selain gangguin lo" ucak Kenzo.


"ya dia gitu karena suka sama lo lah, dia kan gak suka liat gue deket deket sama lo, pengen gue tabok aja tu mukaknya" celetuk Bianca.


"tapi gue suka kok Ca deket deket mulu sama lo" Kenzo.


"apaan sih lo Ken" ucap Bianca langsung jalan duluan dengan pipi merahnya.


Kenzo yang melihatnya pun tersenyum ia yakin Bianca pasti punya perasaan juga terhadapnya.

__ADS_1


Hallo semua jangan lupa di like sama di koment ya, jangan lupa di vote sebelum baca dan kasih bintang lima ya, maaf kalau masih banyak typo nya, happy reading ya:)


~TBC~


__ADS_2