
"karena lo udah rebut Kenzo dari gue" Ucap Sasya mendorong Bianca sehingga terjengkang ke belakang untung saja Kenzo sigap menangkapnya.
"eh lo biasa aja ya gak usah pakek dorong dorong" kesal Bianca.
"eh anak alay mending lo pergi deh demen banget buat keributan lo" kesal Vita yang tiba tiba menghampiri meja Bianca karena ia sudah geram sedari tadi melihat Sasya.
"diem ya lo Sasya tu gak lagi ngomong sama lo" ucap Sinta mendorong Vita.
"eh lo gak usah nyolot dong" bentak Dela.
"Sya lo suka banget cari gara gara sama Bianca, udah pergi sana" usir Kevin.
"gue gak akan berhenti sebelum dia jauhin Kenzo" kekeh Sasya.
"emang lo apanya Kenzo? Pacar? enggak kan? jadi gak usah ngaku ngaku gak malu apa, lagian kalok lo pacar Kenzo, gue juga bakal tetep deket sama Kenzo, karena gue udah sahabatan dari kecil sama dia, lo belum kenal lama aja udah sok sokan, pakek ngaku-ngaku pulak lagi, gak punya harga diri lo? udah ditolak juga masih ngejar ngejar, mulut aja ngomong jaga image, tapi kelakuan minus kayak gini dasar sampah" cibir Bianca mengeluarkan semua kekesalannya.
"woik mantul Bianca, mantap bethul" celetuk Delon yang mendengar ucapan Bianca.
"inget ya Sya, gue gak pernah suka sama lo, jadi stop deh gangguin gue sama Caca" ucap Kenzo.
"awas ya lo kuman, gue gak bakal tinggal diam" ucap Sasya.
"ya terserah lo lah, gue tunggu apa lagi itu orangnya lo, orang yang gak bisa tepatin janji kayak lo itu Cuma SAMPAH" Cibir Bianca lagi.
Sasya dkk pun pergi dari Kantin setelah dengan kekesalannya.
"resek emang tuh anak mak lampir" celetuk Vita.
"pengen gue bejek aja tu mulut merconnya" ucap Dela juga kesal.
Kenzo pun menarik tangan Bianca, ia berjalan keluar dari kantin, sementara Kevin Vita, Delon Dela saling pandang dan tersenyum.
__ADS_1
"Ken lo mau bawa gue kemana sih" ucap Bianca karena Kenzo menarik tangannya.
"udah diem aja" ucap Kenzo.
Kenzo pun mengajak Bianca ke taman belakang sekolah, di tempat Kenzo menyatakan perasaannya seminggu yang lalu.
"ngapain kesini?" tanya Bianca gugup.
"Ca gue tau lo cemburu kan sama Sasya?"
"cemburu? enggak lah siapa yang cemburu" kilah Bianca.
Kenzo menceritakan kejadian satu minggu yang lalu di lapangan itu.
Bianca yang mendengarnya hanya manggut manggut saja, ada kelegaan sedikit di hatinya.
"seberapun lo nolak gue, menghindari gue, tapi gue sayang sama lo Ca" ucap Kenzo.
"gue juga sayang sama lo Ken, maafin gue ya, ternyata sayang gue ke lo itu bukan sebagai sahabat, tapi sebagai wanita" ucap Bianca, kali ini ia akan jujur terhadap perasaanya.
"jadi lo mau kan jadi pacar gue?" tanya Kenzo.
"tapi kalok itu maah Ken"
"kenapa? lo gak mau ya?"
"gue gak bisa nolak" ucap Bianca langsung terkekeh.
Kenzo pun sangat bahagia, karena cintanya terbalaskan juga, ia pun memeluk Bianca dengan sayang.
"ehem ehem" ucap Vita yang tiba tiba datang dengan yang lainnya.
__ADS_1
"duh kalok udah kasmaran dunia serasa milik berdua ya" ucap Kevin merangkul Vita.
"iya nih, awas Ken khilaf lo nanti tempat sepi gini dua duaan" ucap Delon juga merangkul Dela.
"loh kalian?" tanya Bianca.
"Kita udah pada jadian" celetuk Delon.
"wah parah kalian berdua gak cerita sama gue, dari kapan?" ucap Bianca menatapa Vita dan Dela.
"dari kemarin, ya maaf kali Ca" ucap Vita dan Dela.
"akhirnya Ken Caca nerima lo" ucap Kevin.
"iya nih, baru diterima gue, setelah lama gue kejar" celetuk Kenzo.
"apaansih" ucap Bianca malu langsung mencubit perut Kenzo.
"emang bener kan sayang" ucap Kenzo mengucapkan kata 'sayang' itu dan membuat Bianca malu.
"widih udah yayang yayangan aja nih" celetuk Vita.
"kuy lah kelas, takut ganggu pasangan yang lagi kasmaran" ajak Dela.
Dan mereka pun meninggalkan Kenzo dan Bianca di taman belakang.
"dih kok pada minggat" ucap Bianca.
"biarin aja kali, kita pacaran dulu disini" ucap Kenzo.
"apa sih, yuk ke kelas" ajak Bianca.
__ADS_1
Mereka pun pergi ke kelas menyusul teman temannya, dengan Kenzo yang terus menggandeng tangan Bianca. Seolah olah tak akan membiarkan Bianca lepas darinya.
Haloo guys jangan lupa like sama komentnya ya, kasik bintang lima dan juga di vote karyaku, makasi ya udah baca, bagi yang belum baca ceritaku yang sebelumnya judulnya Perfect couple bad boy & bad girl, dibaca dulu ya, jangan lupa tinggalkan jejak:)