
Kini usia pernikahan Kenzo dan Bianca sudah 1 bulan dan hari ini Kevin dan Vita akan melangsungkan pernikahan mereka.
Bianca dan Kenzo akan bersiap untuk pergi ke pernikahan Kevin dan Vita, tapi tiba tiba perut Bianca mual dan ingin muntah. Bianca pun berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.
"hoekkk...hoekkk"
Kenzo yang melihatnya pun menghampiri Bianca ke kamar mandi.
"yang kamu ga papa?"
"ga papa Ken paling cuma masuk angin aja"
"kita gak usah deh dateng ke pernikahannya Kevin kamu sakit gini"
"eh jangan dong, kita harus kesana masak sahabat nikah kita gak dateng"
"tapi kamu gak papa?"
"ga papa sayang, udah yuk kita berangkat"
Semenjak mereka menikah, Kenzo dan Bianca tinggal di Mansion milik Kenzo. Mereka tidak serumah dengan Tania dan Varel.
Sesampainya mereka di greja tempat Kevin dan Vita melangsungkan pernikahan, ternyata acara pengucapan janji suci mereka akan segera dimulai.
********
Kini Kevin dan Vita sudah sah menjadi pasangan suami istri setelah sama sama mengucapkan janji suci tadi.
"selamat Ya Vit sekarang udah jadi istri" ucap Bianca.
"iya yang udah sah selamat ya" ucap Dela juga.
"makasi ya Del, Ca" ucap Vita.
"widihh Kevin udah sah nih" celetuk Delon.
"pasti Kevin udah gak sabar nih" ledek Kenzo.
"iya dong, lo kapan nyusul Lon, tinggal lo aja nih yang belum sah" celetuk Kevin.
"tenang aja 2 minggu lagi gue nikah sama Dela" ucap Delon.
"widih gak mau kalah dia Vin" celetuk Kenzo.
"so pasti dong" ucap Delon.
__ADS_1
Para sahabat Cintia dan Citra juga datang ke acara pernikahan anak mereka.
"Kevin sama Vita sekarang udah sah aja nih selamat ya" ucap Tania dan Bela yang tiba tiba datang menghampiri Vita dan Kevin.
"makasi Tante Tania dan Tante Bela" ucap Vita dan Kevin.
"inget jagain ajak Candra sama Citra Vin" celetuk Risky.
"iya Vin, bener kata Om Risky" ucap Varel.
"kalok itu mah siap om Varel, Om Risky aman Vita mah sama Kevin" ucap Kevin.
"selamat ya sayang sekarang udah sah jangan lupa cepet kasi kita cucu" ucap Cintia dan Citra.
"tenang aja mah secepatnya Kevin buat" celetuk Kevin yang membuat Vita malu.
Sementara Bianca sekarang masih dengan perut mualnya dan wajahnya yang sedikit pucat.
Tania yang melihat menantunya itu sedang tidak sehat pun menghampirinya begitu juga Bela yang menyadari wajah pucat putrinya.
"Ca kamu kenapa sayang?" tanya Tania.
"iya Ca kok kamu pucet gitu" ucap Bela.
"palingan Caca cuma masuk angin mah" ucap Bianca.
Bela dan Tania pun saling pandang dan tersenyum.
"mending kalian periksa deh ke dokter" saran Tania.
"iya Ca bener kata mertua mu" ucap Bela.
"ga papa Mah paling masuk angin aja, nanti juga mendingan" ucap Bianca.
"yaudah yang kita pulang duluan aja, biar kamu bisa istirahat di rumah" ajak Kenzo.
"yaudah deh" ucap Bianca.
Bianca dan Kenzo pun pulang karena Bianca merasa tidak enak badan.
Sesampainya di Mansion Kenzo, Bianca dan Kenzo membersihkan diri mereka terlebih dahulu.
"yang kamu pakek parfum apa sih, kok bau banget" ucap Bianca menutup hidungnya.
"mana ada bau yang ini mah wangi"
__ADS_1
"enggak ah bau tau jauh jauh deh kamu dari aku, aku mual ciumnya"
"loh aku gak bisa jauh jauh dari kamu sayang, kamu kenapa sih kok aneh banget tiba tiba" ucap Kenzo yang melihat tingkah Bianca sedikit aneh saat ini.
"kamu ganti baju atau kamu gak usah tidur sama aku nanti" ucap Bianca.
"iya deh sekarang aku ganti baju" ucap Kenzo mengalah.
Setelah Kenzo menganti bajunya, ia pun menghampiri istrinya lagi.
"gimana yang udah gak bau lagi kan?"
"iya udah gak bau lagi, kamu jangan pakek parfum yang itu lagi yang aku gak suka baunya"
"iya iya sayangku" ucap Ken mengecup pipi Bianca gemas.
"sayang" panggil Bianca manja.
"hmm"
"ihh sayang jawab dong jangan hmm aja" ucap Bianca memanyunkan bibirnya yang membuat Kenzo gemas melihatnya.
"iya sayang kenapa?" tanya Kenzo lembut, ia merasa aneh dengan siakap istrinya yang tiba tiba manja ini.
"yang aku pengen makan udang yang dibakar, pasti enak banget tuh kamu buatin ya"
"loh yang bukannya kamu gak suka ya sama udang?"
"kamu gak mau buatin aku ya?" tanya Bianca dengan nada ketusnya.
"bukan gitu cuma aneh aja, kamu kan paling benci sama udang"
"enggak pokoknya aku mau dibuatin sekarang, kalok kamu gak mau, gak usah lagi ngomong sama aku"
"iya sayang iya sekarang aku buatin ya" ucap Kenzo pasrah dengan mengecup bibir bianca kilas.
Kenzo pun membuat pesanan istrinya, untung dia bisa masak kan jadinya gampang.
Setelah selesai membuatnya Kenzo pun memberikannnya pada Bianca.
Bianca sangat lahap memakan udangnya, dan itu membuat Kenzo bingung mengapa istrinya ini tiba tiba suka sama udang padahal dia paling tidak bisa makan udang.
Jangan lupa like koment guys,,
TBC
__ADS_1