
Hari ini Kenzo sedang bingung di kamarnya, karena sebentar lagi mamanya ulang tahun, biasanya dia akan memberikan hadiah untuk mamanya. Tapi sekarang ia bingung hadiah apa yang akan ia berikan pada Tania.
"udah deh nanti gue pikirin di kantor" gumam Kenzo, dan langsung turun untuk sarapan.
Dan sekarang Kenzo sudah tidak terlalu dingin, karena pujaan hatinya sudah datang, meskipun Bianca menolak untuk balikan sama Kenzo, tapi Kenzo akan menaklukan kembali hati Bianca.
"pagi kakak aku yang ganteng" sapa gadis cantik yang baru turun juga dengan seragam SMA nya.
Ya gadis itu adalah Viona adik kesayangan Kenzo yang sekarang sudah berusia 15 tahun.
Viona tumbun menjadi gadis cantik sama seperti Tania dulu. Sekarang ia sudah duduk di bangku SMA kelas X.
"pagi adik kakak yang cerewet" ucap Kenzo.
"wih mah pah, kayak nya ada setan yang merasuki kakak, tumben jawabnya panjang biasanya cuma 'pagi' gitu doang, terus mukaknya datar kayak triplek, sekarang ada angin apaan nih" cerocos Viona.
Varel dan Tania juga heran dengan sikap Kenzo, karena biasanya putranya itu berekspresi dingin, dan pagi ini Kenzo sedikit tersenyum.
"bener kata Viona, ada apa sih Ken kayaknya kamu lagi bahagia" ucap Tania.
"palingan yang ditunggu tunggu udah dateng kan?" tebak Varel.
"papah kok tahu?" tanya Kenzo.
"tau lah Risky udah cerita, sama papah" ucap Varel.
__ADS_1
"maksudnya gimana nih mama gak ngerti"
"sama Vio juga gak ngerti"
"jadi gini mah, Bianca udah pulang dari Amerika kemarin" ucap Varel.
"jadi selama ini Caca ada di Amerika Ken?" iya Mah.
"Vio kangen banget sama kak Caca, udah lama banget gak ketemu"
"terus hubungan kamu sama Caca gimana Ken? udah di jelasin semua gak kesalahpahaman itu" tanya Tania.
"aku kemarin udah mau jelasih mah, tapi Caca bilang dia udah maafin aku, dan gak mau denger penjelasan aku mah, dia gak mau balikan sama Ken" ucap Kenzo panjang lebar.
"wow ini kalimat terpanjang kakak jelasin sesuatu" ucap Viona.
"ya kamu harus usaha lagi Ken, mama yakin pasti Caca masih suka sama kamu" ucap Tania.
"iya mah"
"udah lanjut sarapannya terus kamu berangkat ke kantor" lanjut Tania.
********
Kenzo masih memikirkan, hadiah apa yang akan ia berikan pada Tania dan bagimana cara menaklukan hati Bianca lagi.
__ADS_1
Kebetulan saat itu Rama datang membawa setumpuk berkas yang harus ditanda tangani Kenzo.
"pak ini beberapa berkas yang harus bapak tanda tangani" ucap Rama yang melihat Kenzo melamun.
"oh ya mana sini biar saya tanda tangani Ram"
Rama terperangah dengan dengan ucapan Kenzo, karena biasanya kenzo hanya menganggukan kepalanya.
"oh ya Ram, kira kira apa ya hadiah yang cocok buat mama saya?"
Lagi lagi Rama terkejut karena tumben bosnya menanyakan ini padanya.
"Ram kok malah bengong"
"eh maaf pak, perhiasan aja pak" usul Rama.
"nah ide bagus, tapi saya mau dibuat langsung dan desainnya bagus bukan dari toko toko yang sudah ada, tapi dimana nyarinya?"
"di Queen Design aja Pak, saya dengar pemilik perusahaannya baru dateng kemarin dari luar negeri kan sekalian tuh bapak bisa langsung sama dia buat desain sesuai keinginan bapak" ucap Rama.
"nh boleh tuh, nanti kita kesana" ucap Kenzo.
********
Sementara Bianca sekarang sudah berada di perusahaannya, tapi karyawannya tidak tahu bahw dia Queen Bi, karena Bianca masih merahasiakan identitasnya. Cuma Rani asisten pribadinya yang mengurus perusahaannya selama Bianca di Amerika yang tahu bahwa dia Queen Bi.
__ADS_1
TBC