
Hari ini adalah hari minggu, Bianca sudah dibangunkan oleh Mamanya pagi pagi.
"Caca sayang bangun napa" ucap Bela.
"bentar lagi ma 5 menit deh"
"ga ada 5 menit lagi cepet bangun" ucap Bela yang jengah dengan putri semata wayangnya ini.
"ihh mama kan hari ini hari minggu"
"kalok hari minggu kenapa? kamu mau males-malesan?
"cepet mandi terus turun sarapan, nanti bawain tante Tania kue ya, mama bikin kue kesukaannya tadi.
"apa? ke rumah Kenzo dong?" ucap Bianca bersemangat.
"iya ke rumah pacar kamu, baru gitu aja semangat udah sana cepet mandi"
"iya mama ku sayang" ucap Bianca langsung ngibrit ke kamar mandi.
Kini keluarga Risky tengah berkumpul di meja makan untuk sarapan.
"ciee yang mau ke rumah mertuanya semangat banget" goda Risky pada putrinya.
"papa apaan sih" ucap Bianca malu.
"udah-udah cepet sarapan" ucap Bela.
********
Sesampainya di rumah Kenzo,,
"nyonya ada tamu di depan?" ucap Art rumah Kenzo.
"siapa bi?" tanya Tania, karena pagi pagi begini sudah ada tamu.
"perempuan nyonya, katanya temennya Tuan muda" ucap Bi Asih.
"oh yaudah biar saya samperin dulu"
Tania pun langsung pergi ke ruang tamu meninggalkan pekerjaannya di dapur, meskipun sudah ada pembantu di rumahnya, tapi Tania tetap memasak untuk suami dan anaknya.
"eh ada Caca" ucap Tania.
"pagi Tante, oh ya Caca disuruh bawain tante kue sama mama tadi"
"wah makasi ya, mama kamu tau banget kue kesukaan Tante" ucap Tania.
"yaudah kalok gitu Caca pulang ya tante"
__ADS_1
"loh kok pulang sih, diem dulu disini sebentar masak baru ke sini langsung pulang"
"eh iya deh Tan"
"yaudah kalok gitu temenin tante masak yuk" ajak Tania.
Bianca pun pergi ke dapur membantu Tania masak, meskipun Bianca gadis bar-bar tapi ia sebenarnya pintar masak berkat ajaran mamanya.
Sesudah berkutat lama di dapur Bianca juga membantu Tania, menata makanan di meja makan, dan Tiba-tiba Varel dan Viona datang.
"eh ada Caca" celetuk Varel.
"pagi om"
"udah lama?" tanya Varel.
"udah dari tadi sih Om"
"iya nih pa tadi Caca bantuin mama masak" ucap Tania
"wih kak Caca bisa masak ya?" tanya Viona.
Bianca hanya tersenyum, tapi dari tadi ia belum melihat pujaan hatinya turun.
"Ken mana mah?" tanya Varel tidak melihat putranya di meja makan.
"biasa anak kamu pa, masih tidur lah dia, sekarang kan hari minggu, tadi mama bangunin bilangnya 5 menit lagi, udah lebih ini mah 5 menit gak bangun bangun juga"
"nah bener tuh, kamu bangunin gih Ca" suruh Tania.
Bianca pun hanya mengangguk dan langsung pergi ke kamar Kenzo, ia gugup karena ini pertama kalinya ia masuk ke kamar Kenzo.
Bianca sangat takjub melihat kamar Kenzo mendominasi warna gelap gelap gitu, dan kamarnya juga wangi, dan pandangannya jatuh pada pria yang masih bergulung selimut itu di atas kasur.
"Ken.. Kenzo bangun" ucap Bianca.
namun Kenzo tak bergeming sedikitpun, ia masih tetap terlelap.
"buser pacar gue gini amat ya, kebo banget" gumam Bianca.
"Kenzo bangun gih" ucap Bianca sekali lagi, namun tetap saja Kenzo tidak bangun.
Karena kesal Bianca pun mencubit hidung Kenzo dan itu berhasil membuat Kenzo membuka matanya.
"loh Caca?" kejut Kenzo.
Bianca hanya menatap pacarnya tajam.
"kamu kok bisa ada disini?" tanya Kenzo.
__ADS_1
"kenapa gak boleh?"
"ya bukan gitu yang, maksudnya tumben pagi pagi udah kesini"
"aku tadi disuruh bawaain mama kamu kue, terus disuruh Tante bangunin kamu"
"ohh morning kiss nya mana yang?" goda Kenzo pada Bianca.
"apaan sih udah sana mandi terus turun sarapan" ucap Bianca yang sebenarnya malu.
"yah yang 1 kecupan aja deh" ucap Kenzo beranjak bangun, menyingkap selimutnya.
Bianca pun terpesona dengan tubuh kenzo yang memiliki roti sobek dan otot otot kekar gitu.
"udah liatnya? awas iler mu netes tuh" ucap Kenzo.
Bianca pun gelagapan mengusap mulutnya, tapi gak ada iler tuh, berarti dia di kerjaain sama Kenzo.
"apa sih kamu orang ga ada kok" ucap Bianca salah tingkah.
"yaudah deh aku mandi dulu" ucap Kenzo mengecup lama kening Bianca.
Bianca yang diperlakukan seperti itu pun merona, ia malu tapi senang.
Kenzo pun langsung mandi setelah selesai mandi dan siap siap ia turun kebawah menyusul Bianca dan yang lainnya.
"kak Caca pasti susah ya bangunin kak Ken?" celetuk Kenzo.
Bianca hanya tersenyum.
"kak Ken kebo pasti ya tidurnya susah dibangunin" ledek Viona.
"bocah diem" kesal Kenzo.
"udah cepet sarapan" titah Tania.
"aku udah sarapan tadi di rumah tante, aku pamit pulang ya" ucap Bianca.
"loh yang kok pulang sih" ucap Kenzo membuat semuanya menatapnya.
Bianca sebenarnya malu karena Kenzo memanggilnya 'yang' di depan keluarganya.
"ohh jadi sekarang udah pacaran nih" goda Varel.
"iya dong pa" jawab Kenzo sementara Bianca tersenyum kikuk.
"udah sarapan lagi aja kak Caca" celetuk Viona.
"iya Ca nanti biar Kenzo yang nganter pulang" ucap Tania.
__ADS_1
Setelah selesai sarapan Kenzo pun mengantar Bianca pulang.
~TBC~