Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Fourteen


__ADS_3

Kini sudah seminggu Kenzo dan Bianca tidak saling bicara, Kenzo pun merasa aneh pada sikap Bianca yang cuek padanya.


Seharusnya kan ia yang marah dan kecewa karena Bianca sudah menolaknya, tapi kok malah Bianca yang mendiamkannya, pikir Kenzo.


Hari ini kelas XII IPS 2 sedang mendapat pelajaran olah raga, tapi karena gurunya tidak masuk jadi mereka dibiarkan untuk olah raga bebas.


Bianca, Vita dan Dela sedang duduk di pinggir lapangan melihat yang lainnya berolah raga. Mereka tidak ikut karena satu alasan yaitu MAGER (males gerak).


Sementara Kenzo Cs sedang latihan bermain basket.


"Ca lo belum baikan ya sama Kenzo?" tanya Vita.


"baikan? gue sama Kenzo emang kenapa harus baikan?" ucap Bianca.


"elah buktinya lo gak pernah tu ngobrol atau bercanda sama dia semenjak lo liat Sasya gandengan sama Kenzo" ucap Dela.


"apaan sih biasa aja tuh" kilah Bianca.


"kayak lo gak tau aja Del ni anak kan lagi cemburu" ledek Vita pada Bianca.


"sembarangan lo siapa yang cemburu, gak ada ya yang cemburu" Kilah Bianca.


"eh aduh" ucap Dela memegang perutnya


"ngapa lo sakit?" tanya Bianca.


"gue ke toilet bentar ya mules nih perut gue" ucap Dela langsung ngibrit pergi.


"eh Del gue ikut kebelet pipis nih" ucap Vita juga meninggalkan Bianca.

__ADS_1


"woy resek lo berdua main tinggalin gue aja" teriak Bianca kesal pada dua sahabat gesreknya itu.


Kenzo yang tengah main basket pun menoleh ke arah Bianca karena mendengar Bianca berteriak dan pandangan mereka pun bertemu tapi Bianca langsung buang muka, tak peduli dengan Kenzo.


"tuh anak kenapa dah, seharusnya kan gue yang ngambek sama dia kok malah dia yang ngambek sama gue, salah gue dimana dah" batin Kenzo heran saat melihat Bianca menghindari tatapannya.


Tak lama kemudian jam olahraga pun habis, semua siswa pun pergi ke kantin karena capek olahraga tadi.


Bianca Cs sudah dari tadi di kantin sebelum jam pelajaran habis mereka sudah nongkrong di kantin.


Kenzo Cs pun menghampiri meja Bianca Cs.


"eh kayaknya kita harus pindah meja deh" ucap Vita langsung menarik Kevin begitupun Dela juga menarik Delon untuk diajak pindah meja.


"eh ngapain pindah sini aja masih cukup tampung ni meja" ucap Bianca.


Namun tak dihiraukan oleh Vita dan Dela mereka tetap pindah meja. Dan menyisakan Bianca dan Kenzo saja.


"gue? gak kenapa napa tuh"


"kok lo kayak ngehindar gitu sih sama gue, kan seharusnya gue yang kecewa sama lo karena udah nolak gue"


"eh mendingan lo cari meja lain deh Ken tar diliat lagi sama pacar lo itu"


"ha pacar?" tanya Kenzo heran karena ia tidak memiliki pacar, jujur Kenzo masih tetap perasaannya pada Bianca.


"iya si mulut mercon, gue gak mau aja tu orang liat kita berduaan kayak gini, tar ngoceh tu mulut mak lampir gue pulak yang disalahin"


"gue gak pacaran sama dia" ucap Kenzo jujur.

__ADS_1


"udah Ken gak usah bohong kan lo sempet tuh gandengan tangan sama dia waktu di lapangan" ucap Bianca agak sedikit kesal.


Kenzo pun tersenyum mendengar ucapan Bianca, ia menebak bahwa Bianca sedang cemburu pada Sasya, mungkin Bianca sudah menyadari persaannya sekarang.


"oh waktu itu karena--"


"hai bebeb Kenzo" ucap Sasya tiba-tiba datang dengan gengnya itu.


Belum sempat Kenzo menjelaskan pada Bianca anak mak lampir udah dateng aja.


"tuh kan bener gue bilang" ucap Bianca menepuk jidatnya.


"eh kuman ngapain deket deket sama yayang gue" ucap Sasya.


"yayang pala lo peyang" kesal Kenzo.


"ih Beb kok gitu sih sama aku" ucap Sasya sok sedih.


"minggat sono lu gangguin gue aja, emang nya lo siapa panggil panggil gue beb, jijik tau gak gue dengernya" Kenzo.


"kamu kan pacar aku" ucap Sasya ngaku-ngaku.


"pacar pala lo, kapan gue nemabak lo, jangan kan nembak liat mukak lo aja gue ogah" ucapan Pedas Kenzo keluar.


"ini semua gara gara lo ya kuman" ucap Sasya membentak Bianca.


"lah kok nyalahin gue? salah gue dimana?" Bianca.


"karena lo udah rebut Kenzo dari gue" Ucap Sasya mendorong Bianca.

__ADS_1


Dan.........


~TBC~


__ADS_2