
Sekarang sudah 2 minggu Bianca masih belum sadar dari komanya. Ia masih terbaring lemah.
Kenzo juga selalu setia menemani kekasihnya itu.
Seperti sekarang ia pagi pagi sudah berada di rumah sakit karena kebetulan hari ini hari minggu jadi ia akan menemani kekasihnya itu seharian.
"eh Kenzo pagi pagi udah dateng aja" celetuk Bela yang juga ada disana.
"iya Tan"
"kalok gitu kamu jagaain Caca dulu ya Tante mau pulang sebentar" ucap Bela.
"yaudah Tante pulang aja dulu, biar aku yang jagain Caca"
"makasih ya Ken" ucap Bela langsung keluar dari kamar Bianca karena ia akan pulang.
"yang kamu bangun dong, udah 2 minggu nih kamu tidur terus, gak kangen apa sama aku?" ucap Kenzo mengajak Bianca bicara.
"A..airr" ucap Bianca tiba tiba.
"sayang kamu udah sadar sebentar aku ambilin air dulu" ucap Kenzo senang akhirnya kekasihnya itu sadar juga setelah 2 minggu koma.
Kenzo pun langsung, memberikan Bianca air.
"makasih" ucap Bianca singkat.
"aku kangen sama kamu yang" ucap Kenzo ingin memeluk Bianca.
"maaf kamu siapa ya?" tanya Bianca.
Jedeeerr bagaikan disambar petir Kenzo mendengarnya, Bianca tidak mengenalinya.
"serius kamu gak kenal sama aku" tanya Kenzo.
"kamu siapa?"
Kenzo pun langsung terududuk lemas, ia tidak menyangka bahwa Bianca tidak mengingatnya.
"Bercanda kali sayang" ucap Bianca terkekeh yang melihat Kenzo terduduk lemas.
"ih yang kamu kok bercanda sih, aku udah kaget loh, aku kira kamu Amnesia tau" kesal Kenzo.
"ya maaf kali" ucap Bianca.
__ADS_1
"aku kangen banget sama kamu yang" Kenzo.
"sama aku juga kangen"
Tiba tiba Chuupp Kenzo mengecup bibir Bianca.
Bianca pun tersentak kaget,
"ih yang malu tau"
"ga papa sayang, lagian kita berdua aja disini" ucap Kenzo.
"oh ya aku kabarin mama kamu dulu ya kalok kamu udah sadar" lanjut Kenzo.
Kenzo pun langsung memberitahu Bela, Tania dan juga para sahabatnya.
Dan tak lama kemudian, para sahabat Bianca dan juga Kenzo pun datang begitu juga orang tua Bianca dan Mama Papa Kenzo, Reza dan Cintia juga datang, begitupun Citra dan Candra, karena mendengar kabar dari anak mereka, mereka semua pun menjenguk Bianca.
"sayang kamu udah sadar?" celetuk Risky dan Bela bahagia melihat putrinya itu sudah sadar.
"udah dong pah mah" ucap Bianca
"kamu baik baik aja kan Ca?" tanya Tania.
"akhirnya lo sadar juga Ca kita kangen tau sama lo" ucap Vita dan Dela.
"masih ada yang sakit gak Ca?" tanya Cintia.
"enggak Tan aku udah baik baik aja"
"oh ya Ca ini buat kamu" ucap Citra yang membawa parsel buah untuk Bianca.
"makasi ya Tante Citra"
"iya sama sama"
"tuh liat kayak Bini gue dong, kalok jenguk orang sakit tuh bawa buah tangan bukan bawa badan doang" cibir Candra.
"eh ogeb, kita juga tadi buru-buru kalok gak gue beliin Caca tadi" ucap Varel.
"sa ae lu Can, tenang aja Ca om Reza masih belum bangkrut kamu mau minta dibeliin sama kiosnya juga om Reza mampu" celetuk Reza.
"sombong amat lu" ledek Risky.
__ADS_1
Para istri yang melihat suami mereka asik berdebat hanya geleng geleng kepala.
"udah tua juga masih suka debat inget umur kali" cibir Tania.
"iya udah jadi bapak bapak juga" sambar Kevin.
"anak kecil gak usah ikutan" celetuk Candra.
"enak aja om Candra bilang aku kecil, aku udah gede loh om, Om Candra baru udah tua" celetuk Kevin.
"oh jadi kamu ngatain Om tua Vin? om gak jadi ah restuin kamu sama Vita" ucap Candra.
"na yoo Vin, gak dapet restu lo" ledek Delon tertawa.
"eh Om Candra jangan gitu dong, Vita kan belahan jiwaku Om, kalok om gak kasih aku restu bisa bisa gak tidur 7 hari 7 malem dong akunya" ucap Kevin.
Vita yang melihat kelakuan papa dan pacarnya itu hanya memutar bola mata jengah.
"kayaknga kamu cinta banget sama Vita ya Vin?" tanya Citra.
"iya dong tante, cinta mati malah"
"lebah kamu Vin" cibir Reza.
"lebay pa bukan lebah" ucap Kevin.
"lebah itu bukannya capek ya?" celetuk Varel.
"itu Lelah gimana sih" ucap mereka serempak, Varel yang mendengarnya hanya nyengir kuda.
Bianca yang sedari tadi mendengarnya hanya tersenyum, ia sangat senang dikelilingi orang orang yang sangat menyayanginya itu.
"kenapa yang kok senyum senyum gitu?" tanya Kenzo yang menggenggam tangan Bianca.
"gak aku bahagia aja" ucap Bianca.
"ehemm ini di rumah sakit oy, jangan pacaran dulu napa" ledek Delon yang melihat Kenzo dan Bianca.
Semua orang yang asik ngobrol pun melihat ke arah Kenzo dan Bianca mereka hanya tersenyum melihatnya.
Sampai kemudia seseorang masuk ke kamar rawat Bianca.
"permisi--
__ADS_1
~TBC~