Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Thirty Four


__ADS_3

Saat ini Kenzo tengah sibuk dengan pekerjaannya, tiba tiba Kevin dan Delon masuk ke ruangannya.


"hey yo whats up broo" celetuk Delon.


"berisik" ucap Kenzo.


"ngapain lo berdua datang ke kantor gue, ganggu tau gak" lanjutnya.


"woik Lon ini kalimat terpanjang Kenzo ngomong sama kita"


"iya Vin, terimakasih ya tuhan, engkau telah mengabulkan doa hamba karena sudah menyadarkan teman hamba berbicara tidak hamm hmm lagi" celetuk Delon.


"lebay lo, kalok gak penting minggat sono" usir Kenzo.


"elah Ken santai napa, ngopi dulu kek gitu main usir usir aja lo" ucap Kevin.


"gak ada kerjaan banget lo berdua"


"kita kesini cuma mau ngasi tau kalok kita mau nongkrong nanti malem di Cafe lo ikut ya kapan lagi bisa nongkrong" ucap Delon.


"gue sibuk" tolak Kenzo.


"yakin gak mau ikut? padahal Kebahagiannya udah dateng tar nyesel lagi" ucap Kevin.


"maksud lo?" tanya Kenzo.


"penasaran kan lo? makanya ikut, nanti di cafe xx" ucap Delon.


"ck yaudah" ucap Kenzo.


Setelah berhasil memaksa Kenzo, Kevin dan Delon pun pergi dari ruangan Kenzo.

__ADS_1


********


Saat ini Bianca, Vita dan Dela sudah berada di Cafe.


"Ca gue kangen banget tau sama lo" ucap Dela.


"sama gue juga kangen sama lo Del"


"oh ya Ca, kan lo kuliah di Amerika nih, lo tau gak sih Queen Bi yang terkenal itu kan katanya dia lulusan Kampus di Amerika, gue jadi pengen liat mukanya, kenapa sih dia gak pernah gitu posting mukanya di sosmed pasti dia cuma posting karya desainnya aja" ucap Dela.


"iya gue juga suka banget sama karya desain perhiasannya dia" ucap Vita.


jadi ni anak berdua penggemar gue, tapi maaf ya Vit, Del gue gak bisa jujur sama lo kalok Queen Bi itu gue. batin Bianca tersenyum.


"lah Caca kok senyum senyum sendiri? tau gak Queen Bi?" tanya Dela.


"gue pernah denger aja" ucap Bianca.


Dan tiba tiba Kevin dan Delon datang.


"eh Beb kok baru dateng sih?" tanya Dela pada Delon.


"iya maaf ya beb" ucap Delon mengecup pipi Dela.


"modus lo Lon" cibir Kevin.


"eleh bilang aja lo iri"


"ye siapa yang iri orang gue udah punya Vita" ucap Kevin langsung duduk di samping Vita.


"eh ada Caca, apa kabar?" celetuk Delon.

__ADS_1


"baik Lon, eh kalok ada kalian berdua berarti ada--" ucap Bianca terpotong.


"sory gue telat" ucap Kenzo yang baru datang, dan tak sengaja pandangannya bertemu dengan Bianca.


"kayaknya gue gak bisa lama lama deh" ucap Bianca buru buru keluar dari Cafe.


"eh Caca tunggu dulu" teriak Vita.


"Udah sono Ken kejar" ucap Kevin.


Kenzo pun mengejar Bianca


Saat Bianca hendak masuk kemobilnya tiba tiba tangannya ditarik oleh Kenzo.


"lepas!" bentak Bianca.


Namun Kenzo malah menarik Bianca dan memeluknya, Ia sangat rindu dengan Wanita yang ada dalam dekapannya saat ini.


Bianca juga tidak berontak tapi tidak juga membalas pelukan Kenzo. Jujur ia juga sangat rindu dengan Pria yang ada dihadapannya ini.


"Ca kamu kemana aja? aku kangen banget sama kamu, 4 tahun aku gila nyariin kamu Ca maafin aku" ucap Kenzo lirih.


"aku kuliah di Amerika Ken, kamu tenang aja, aku udah maafin kamu kok"


"makasi ya Ca, aku bakal jelasin kejadian 4 tahun yang lalu sama kamu, supaya kamu gak salah paham lagi sama kamu, jujur Ca aku tuh sayang sama kamu, aku gak pernah berpikir sedikitpun untuk hianatin kamu"


"aku udah maafin kamu kok Ken, gak usah dibahas lagi, tapi maaf Ken aku gak bisa seperti dulu lagi sama kamu, kita biasa biasa aja ya mulai sekarang, kita temenan aja" ucap Bianca.


"tapi aku Cinta sama kamu Ca, kamu jangan kayak gini dong, aku gak bisa hidu tanpa kamu, semenjak kamu ninggalin hidup aku gelap Ca, aku sayang sama kamu"


"maaf Ken, aku pulang dulu" ucap Bianca langsung ke mobilnya dan pergi meninggalkan Kenzo yang masih mematung.

__ADS_1


Dan sekarang Kenzo bertekad akan kembali menaklukan hati wanita bar barnya itu, bagaimana pun caranya sekarang ia tidak mau kehilangan Bianca lagi.


TBC


__ADS_2