Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Twenty Eight


__ADS_3

Sekarang Bianca jadi tidak fokus mengerjakan soal ujian setelah, bertengakar dengan tadi dengan Kenzo.


"Ca lo kenapa sih kok kayak gak fokus gitu?" bisik Vita.


"gue ga papa Vit" ucap Bianca langsung melanjutkan mengerjakan soalnya.


Sementara Kenzo terus memperhatikan Bianca, ia merasa bersalah pada Bianca karena telah berbuat seperti tadi pada Bianca.


Waktu menjawab pun sudah habis, semua siswa mengumpulkan Lembar jawaban pada pengawas, dan setelah itu mereka diijinkan untuk pulang.


"duh akhirnya selesai juga nih ujian, bisa santuy deh dirumah, tinggal pengumuman kelulusan aja" celetuk Dela.


"iya nih libur libur mantap jiwa" ucap Vita cekikikan.


"guys gue balik duluan ya" ucap Bianca langsung pergi.


"yang tunggu yang" ucap Kenzo menyusul Bianca.


"ngapa dah tu anak?" tanya Delon.


"ya mana gue tau emang gue emaknya" celetuk Kevin.


"kayaknya mereka ada masalah deh" ucap Dela.


"udah biarin aja dulu gitu, kita gak usah ikut campur" ucap Vita.


"yaudah yuk pulang" lanjutnya.


"yang tunggu dulu" ucap Kenzo menarik tangan Bianca.


Namun Bianca malah menepisnya.


"yang kok kamu malah gitu sih?" ucap Kenzo.


"seharusnya kamu sadar sama sikap kamu Ken" ucap Bianca.

__ADS_1


"udah deh aku gak mau debat sama aku" ucap Bianca.


"kamu udah gak cinta lagi ya sama aku Ca?" tanya Kenzo.


"oh jadi kamu ngira aku gak cinta lagi sama kamu gitu? heran sih aku Ken kok bisanya kamu bilang gitu? kamu ragu sama cinta aku ke kamu? kalok kamu ragu dulu ngapain nyatain perasaan kamu sama aku ha! kamu sadar gak sih dengan ucapan kamu itu bisa nyakitin hati aku Ken!" ucap Bianca langsung naik ke taksi online yang sudah dipesannya tadi karena kebetulan sudah datang.


"yang aku gak maksud ngomong gitu" teriak Kenzo saat taksi yang dinaiki Bianca sudah jalan.


*******


Sampai di rumah Kenzo terus menelpon Bianca namun tak kunjung di jawab oleh Bianca, ia juga sudah spam chat pada Bianca untuk mengajaknya bertemu, namun semua chatnya hanya dibaca oleh Bianca.


Kenzo berpikir apakah Bianca semarah itu padanya.


"kenapa Ken kok murung gitu?" tanya Tania yang tiba tiba masuk ke kamar Kenzo.


"ada masalah ya sama Caca?" lanjut Tania.


"iya mah" ucap Kenzo dan langsung menceritakannya pada Tania, karena Kenzo memang terbuka dengan Tania setiap ia ada masalah.


"iya mah, Kenzo bakal usaha minta maaf sama Caca"


________________________________________


Sudah 2 minggu Kenzo dan Bianca belum juga baikan, pengumuman kelulusan mereka sudah diumumkan 1 minggu yang lalu, sekarang mereka sudah benar benar lulus dari SMA Garuda.


Tak bisa dipungkiri juga Kenzo sangat sibuk dalam 2 minggu ini karena dia mengantikan papanya di perusahaan, karena Varel sedang sakit saat ini.


Ditambah lagi Bianca yang tidak membalas pesan dari Kenzo membuat Kenzo semakin frustasi.


Sementara Bianca juga merasa bersalah terhadap Kenzo, dan sekarang ia berencana akan mengunjungi rumah Kenzo, karena Bianca tahu bahwa Kenzo sibuk menggantikan papanya di perusahaan.


Saat ia akan masuk ke mobilnya tiba tiba ia mendapat pesan dari nomor yang tidak dikenal.


08144xxxxxx

__ADS_1


Pacar lo lagi di hotelxxx sekarang.


Bianca pun mengerutkan dahinya, membaca pesan dari orang aneh tersebut, karena penasaran Bianca pun langsung pergi ke hotelxx


Memang saat ini Kenzo akan meeting bersama kliennya di hotelxx ia juga merasa aneh kenapa klienny itu mengajak meeting di hotel.


Saat sudah sampai disana Kenzo pun bertemu kliennya yang ternyata seorang wanita.


"permisi pak Kenzo saya sekertarisnya bapak Wijaya dari wijaya group, bapak Wijaya berhalangan hadir jadi beliau menyurh saya menggantikannya, dan perkenalkan nama saya Fara"


"oh baik lah kita mulai saja meetingnya" ucap Kenzo.


Fara pun membawa Kenzo ke salah satu kamar yang ada di hotel sana, karena Fara sudah memesan kamar atas nama Kenzo tanpa sepengetahuan Kenzo.


"maaf bu kok meetingnya disini ya?" tanya Kenzo heran.


"ia pak karena ini proyek penting jadi sedikit privasi" ucap Fara.


"yasudah kita mulai saja meetingnya karena saya ada pertemuan lagi setelah ini"


"oh iya baik pak, ini silahkan diminum dulu" ucap Fara memberi Kenzo minuman yang ternyata sudah dicampur obat olehnya.


Setelah Kenzo minum itu tiba tiba kepalanya jadi sakit.


"sial lo kasih apa minuman itu" bentak Kenzo memegangi kepalanya.


Fara yang melihat Kenzo sudah terkena efek obat pun langsung menggoda Kenzo ia membuka satu persatu kancing kemeja Kenzo.


"apa yang lo lakuin ba****t jangan macem macem" ucap Kenzo yang merasa badannya panas, tapi ia menahannya untuk tidak melakukan sesuatu yang tidak diinginkan.


Tiba tiba


BRAKKK seseorang membuka pintu kamar dengan kasar.


~TBC~

__ADS_1


__ADS_2