
Hari pernikahan Kenzo dan Bianca sudah semakin dekat. Hari ini Kenzo dan Bianca berencaan akan fitting baju pernikahan mereka.
"ayo yang mama pasti udah nunggu disana" ucap Kenzo pada Bianca.
Ya Kenzo sekarang tengan menjemput Bianca di perusahaannya.
"yaudah yuk" ucap Bianca.
Sesampainya mereka di butik langganan Tania, Kenzo dan Bianca langsung masuk mencari Tania.
"loh mama juga ada disini?" celetuk Bianca yang melihat Bela juga ada disana.
"iya dong sayang, mumpung tante Tania jemput tadi" ucap Bela.
"yaudah Ca kamu ikut Tante yuk" ajak Tania.
"hai jeng ini calon menantunya ya?" tanya Santi si pemilik Butik.
"iya jeng ini menantu saya"
"Bianca tante" ucapnya memperkenalkan diri.
"ihh cantik banget sih, panggil Tante Santi aja ya sayang"
"iya makasi tante"
"ayo ikut tante kamu coba pakai gaunnya dulu" ucap Santi seraya memberikan Gaun berwarna putih yang menjuntai kebawah dan berkesan mewah itu.
Bianca pun mencoba gaun pernikahannya dan itu sangat pas dan cantik di tubuh Bianca.
"sayang kamu cantik banget" ucap Bela yang melihat putrinya.
"iya Ca kamu cantik banget" puji Tania juga.
__ADS_1
"ayo liatin ke Kenzo pasti meleleh deh dia liatnya" lanjut Tania.
Bianca pun menemui Kenzo yang juga sudah siap dengan tuxedo putih yang senada dengan gaun Bianca.
"gimana Ken cantik Kan anak mama" ucap Bela.
Kenzo yang melihat Bianca yang cantik memakai gaun itu pun tidak berkedip.
Bianca yang ditatap oleh Kenzo pun menjadi malu, Kenzo juga sangat tampan memakai tuxedo itu.
"awas Ken nanti ilernya netes" ledek Tania dan berhasil membuat Kenzo sadar dari lamunannya.
"Cantik" hanya kata itu yang keluar dari mulut Kenzo yang membuat Bianca salah tingkah.
"kamu juga ganteng Ken" bisik Bianca pada Kenzo. Dan Kenzo hanya tersenyum melihat calon istrinya itu.
Setelah selesai fitting baju Tania dan Bela pun pulang sementara Kenzo mengantar Bianca dulu ke kantornya.
"gak usah yang"
"kok gak usah?" tanya Kenzo bingung.
"aku udah buat cincin pernikahan kita, dan aku yang desain jadi kamu gak usah beli lagi, kamu lupa ya kalok calon istri kamu itu desainer terkenal" sombong Bianca.
"oh iya ya calon istri aku kan desainer terkenal" ucap Kenzo mencubit hidung Bianca gemas.
"aduh sakit tau yang, udah deh fokus aja nyetirnya" kesal Bianca.
"habisnya aku gemes sih sama kamu yang"
"apa sih" ucap Bianca malu.
Sesampainya di kantor Bianca,,
__ADS_1
"aku masuk dulu ya ke kantor" ucap Bianca yang hendak turun dari mobil Kenzo tapi tidak bisa karena masih dikunci oleh Kenzo.
"ih yang buka dong pintunya gimana cara aku turun nih" kesal Bianca.
"gak mau kasih aku kiss dulu" goda Kenzo.
"udah deh yang ini di kantor jangan macem macem kamu"
"ini kan masih dimobil aku yang, yakin gak mau? yauadah kamu bakal terus ada di mobil aku"
Tiba tiba Cup Bianca mengecup pipi Kenzo singkat.
"udah kan? sekarang bukain ya pintunya"
"kan aku belum suruh kamu kiss dimana kok udah nyosor aja sih"
Bianca mulai jengah dengan Kenzo dia pun menangkup kedua pipi Kenzo dan menegcup wajah Kenzo mulai dari mata hidung pipi dan yang terakhir bibirnya.
"udah kan sayang, cepet deh aku kesel nih sama kamu" rengek Bianca.
Kenzo yang melihatnya menjadi semakin gemas, ingin rasanya ia menerkam Bianca sekarang.
"iya iya maaf sayang, abisnya aku gemes banget sama kamu" ucap Kenzo membukakan pintu untuk Bianca.
"aku kesel ya yang sama kamu" ucap Bianca mendengus sebal dan langsung masuk ke kantornya.
Kenzo terkekeh melihat Calon istrinya itu, ia jadu gak sabar pengen cepet cepet nikah dengan Bianca.
**Suksema Sampun Singgah (bhs Bali) artinya Terimakasih sudah mampir:)
inget like sama koment nya ya.
TBC**
__ADS_1