Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Twenty five


__ADS_3

"permisi" ucap orang tersebut yang tak lain adalah Sasya.


"Sasya?" ucap Bianca.


"kalok gitu kita keluar dulu ya, gak mau ikut ikutan obrolan anak muda" ucap Bela langsung keluar dan diikuti oleh sahabat sahabatnya.


"Ca lo udah sembuh?" tanya Sasya.


"udah kok Sya"


"maaf ya Ca ini semua salah gue, lo juga kenapa sih nolongin gue, padahal kan gue jahat selama ini sama lo"


"udah lah Sya lagian ini semua bukan salah lo, gue gak dendam kok sama lo, jadi lo gak usah merasa bersalah gini"


"makasi ya Ca"


"iya santai aja kali Sya"


"duh pacar aku kok baik banget sih" celetuk Kenzo mengusap kepala Bianca.


"oh ya Ca, lo liat gak siapa yang dorong tuh pot waktu itu?" tanya Kevin.


"iya Ca gue jadi penasaran kok ada ya orang ***** kayak gitu" lanjut Delon.


"waktu itu sih gue liat Anggi sama temen temennya di rooftop, dan tak sengaja gue liat dia dorong pot bunga itu" jelas Bianca.


"nah kan bener apa gue bilang, pasti si gerandong pelakunya" sambar Dela.


"ye ogeb kita semua juga udah duga dia pelakunya kali cuma kan memastikan aja, cari bukti gitu" ucap Vita.


"eh iya ya" ucap Dela cengengesan.


"tapi ngapain tu orang mau nyelakain Sasya kan dia bermasalah sama gue" ucap Bianca.


"karena gue udah gagalin rencana mereka buat fitnah lo waktu berantem itu, kan gue ungkap kebohongan dia" jelas Sasya.


"tapi gue gak habis pikir sih tu anak bisa senekat itu, gue bakal keluarin tu anak dari sekolah, karena udah bikin pacar gue masuk rumah sakit" ucap Kenzo.


"gue juga gak sabar, pengen gue pites tu anak" ucap Delon.


"kita tunggu Caca balik sekolah, terus kita ungkap tuh kejahatannya si gerandong" ucap Vita.

__ADS_1


________________________________________


Setelah dua hari yang lalu Bianca keluar dari rumah sakit sekarang ia sudah bisa kembali sekolah seperti biasa.


"udah yuk kita keruang kepsek sekarang gue udah gak sabar liat si gerandong di keluarin dari sekolah" ucap Dela.


"kita bisa laporin gitu aja kan gak ada bukti" ucap Vita.


"loh kan udah ada Caca, jadi bisa dilaporin dong" ucap Delon.


"ya emang sih gue lihat, tapi kan bisa aja dia nya ngelak terus nyari alesan lain inget si Anggi itu pinter banget memutar balikan fakta tar malah kita yang difitnah" jelas Bianca.


"bener juga tuh kita harus jebak dia, tapi gimana caranya?" ucap Kevin.


"gue tau" celetuk Kenzo langsung membisikan rencananya.


****


Sekarang Bianca tengah mencari keberadaan Anggi, mumpung sudah jam istirahat jadi semua siswa keluar dari kelas.


Karena Bianca dan yang lainnya akan menjebak Anggi sekarang.


"Anggi" sapa Bianca.


"e..elo" ucap Anggi gugup melihat Bianca.


"Anggi gue tau ya lo penyebab gue kecelakaan kemarin" ucap Bianca.


"jangan ngomong sembarangan lo"


"gue lihat ya nggi, waktu itu lo ada di rooftop dan dorong pot itu, cih gue bakal ungkap kejahatan lo"


"ungkap aja sana toh lo gak ada bukti, siapa suruh lo selametin Sasya kan gue jatuhinnya ke Sasya eh gak taunya ada pahlawan kesiangan yang nolongin, ya itu cerita lo lah"


"oke tunggu tanggal mainnya aja, dasar cewek nekat lo" cibir Bianca langsung pergi meniggalkan Anggi yang masih dengan mukak kesalnya.


Tanpa Anggi sadari ada seseorang yang merekam percakapan mereka yang tak lain adalah Kenzo, karena ini adalah rencananya.


Setelah Bianca pergi dari belakang sekolah Kenzo pun juga pergi dari sana menyesul Bianca.


"yang" panggil Kenzo pada Bianca.

__ADS_1


Bianca pun menoleh kebelakang karena ada yang memanggilnya.


"eh Kenzo, gimana udah dapet gak?"


"udah dong yang, pacar kamu gitu lo" ucap Kenzo bangga.


"baguslah kalok gitu, yang kantin yuk aku laper" ucap Bianca manja.


"iya aku juga laper, yang lain juga palingan udah disana"


"yaudah yuk" ucap Bianca menarik tangan Kenzo.


Mereka pun pergi ke kantin bersama-sama.


"gimana udah dapet belum Ken?" tanya Kevin saat melihat Bianca dan Kenzo yang baru datang ke kantin.


"aman lah, tinggal kasi kepsek aja ****** tu orang" ucap Kenzo.


"gue jadi gak sabar liat tu anak dikeluarin dari sekolah" ucap Dela.


"sama gue juga, gak ada deh lagi yang cari gara gara sama kita" ucap Vita.


"gue heran aja sih sama tu anak kelakuan kok kayak psikopat" celetuk Delon.


"mungkin udah dari sononya kali, tapi gue yakin dia gak bakal berhenti sampek disini aja, mungkin nanti kalok dia udah dikeluarin dari sekoalah, dia bisa aja balas dendam sama kita, terutama--"


"terutama apa yang?" tanya Kenzo memotong ucapan Bianca.


"terutama sama gue, karena dia bencinya sama gue, apalagi nanti kita bakal ngungkap kejahatan dia pakek rekaman yang ada guenya pasti makin benci tu anak sama gue" ucap Bianca.


"kamu tenang aja yang, aku gak bakal biarin kamu kenapa napa" ucap Kenzo mengecup kening Bianca.


"inget tempat oy" cibir Kevin.


"sirik aja lo" ledek Kenzo.


Mereka pun melanjutkan makan mereka karena nanti akan mengungkap kejahatan Trio A terutama Anggi.


**Hai semua jangan lupa like sama koment ya, kasih bintang lima dan di vote juga karyaku, maaf kalok masih banyak typo, happy reading all:)


~TBC**~

__ADS_1


__ADS_2