
Sekarang Bianca Cs sudah tidak diganggu Trio A lagi, dan mereka sudah bisa belajar dengan tenang.
Waktu terus berlalu, Kelas XII saat ini sudah melaksanakan Ujian. Sebentar lagi mereka akan lulus.
Dan sekarang mereka akan menghadapi ujian terakhir mereka.
Bianca Cs dan Kenzo Cs sedang sarapan sekarang di kantin sebelum mereka ujian. Suasana di kantin juga tidak ramai, karena kelas X dan XI diliburkan.
"duh gue gak nyangka bentar lagi udah mau lulus aja" celetuk Dela.
"iya nih, baru kemarin rasanya MOS sekarang, udah mau lulus aja" ucap Vita.
"kalian mah udah 3 tahun sekolah disini, nah gue baru kemarin rasanya pindah kesini sekarang udah mau lulus" ucap Bianca.
"siapa suruh pindah ke Inggris" celetuk Kevin.
"ye gue juga gak mau kali pindah ke Inggris, mau gimana lagi, bokap gue harus ngurus perusahaan kakek gue disana" ucap Bianca.
"oh ya Ken lo rencananya mau lanjut dimana?" tanya Vita pada Kenzo.
"kalok gue si disuruh langsung nerusin perusahaan papah, tapi gue juga mau kuliah, ya jadi sambil kuliah juga sambil ngurusin perusahaan papah" ucap Kenzo.
"gue juga disuruh nerusin perusahaan bokap gue mau nolak tapi mau gimana lagi bokap gue kekeh" celetuk Kevin.
"gue disuruh juga sih ngurus perusahaan sama bokap, tapi bokap gue masih belum percaya sama gue, gue disuruh nyari kerjaan dulu sebelum ngurusin perusahaan bokap" ucap Delon.
"kalok lo Ca, rencananya lo mau kuliah dimana" tanya Dela pada Bianca.
__ADS_1
"gue sih sebenarnya pengen jadi desainer perhiasan gitu sih, gue pengen kuliah di luar negeri, tapi gak tau juga sih" ucap Bianca membuat Kenzo tersedak mendengarnya.
"uhuk....uhuk"
"hati hati dong yang" ucap Bianca langsung memberikan Kenzo minum.
"kamu beneran mau kuliah di luar negeri yang?" tanya Kenzo.
"ya kan gak tau juga yang" ucap Bianca, namun Kenzo malah langsung beranjak dari duduknya dan langsung pergi begitu saja.
"nah lo kenapa tu sih Kenzo dah" ucap Delon.
"kayaknya dia salah paham deh sama lo Ca, secara kan Kenzo sayang banget sama lo, pasti dia gak mau jauh dari lo" ucap Kevin.
"ya kan gue bilang gak tau juga, lagian belum tentu kali gue mau kesana" ucap Bianca langsung menyusul Kenzo.
"Ay kamu gak berencana tinggalin aku keluar negeri kan?" tanya Kevin pada Vita.
"enggak lah Ay, lagian aku tuh gak mau jauh dari mama papa, soalnya aku anak tunggal jadi kasian aja ninggalin mama sama papa" ucap Vita.
"makanya kita haru cepet cepet nikah Ay biar punya anak, kan ada tuh nanti yang nemenin mama sama papa kamu" celetuk Kevin.
"nikah pala mu, aku gak mau nikah muda ya tunggu umur ku 20 an dulu ya Ay" ucap Vita.
"yang penting kamu gak ninggalin aku aja Ay" ucap Kevin memeluk Vita.
"gaya lo Vin" cibir Delon.
__ADS_1
"sirik aja lo" ucap Kevin.
"siapa yang sirik gue juga udah punya Dela ya gak beb" ucap Delon yang ditanggapi senyuman oleh Dela.
Sementara Bianca sudah kemana mana mencari Kenzo namun belum ia temukan juga, dan dia memutuskan pergi ke rooftop karena disana belum ia cari.
Saat sampai di rooftop benar saja, Kenzo tengah duduk termenung disana.
"sayang" ucap Bianca, namun Kenzo tidak menggubrisnya.
"yang jangan gini dong, aku kan bilang gitu cuma keiinginan aku doang, bukan berarti aku mau kuliah di luar negeri yang" ucap Bianca.
Namun Kenzo masih diam.
"maafin aku deh yang, kamu jangan diem kayak gini dong, jangan berlebihan juga kayak gini" lanjut Bianca.
"jadi kamu bilang aku berlebihan gitu? kamu nyadar gak sih aku itu sayang sama kamu, aku tu gak pengen kamu jauh dari aku!!" ucap Kenzo sedikit membentak.
"loh kok kamu jadi bentak aku kayak gini sih, aku udah ngomong baik baik lo sama kamu, aku juga sayang sama kamu, udah deh Ken jangan besar besarin masalah kayak gini, jangan kayak anak kecil" ucap Bianca yang mulai emosi.
"jadi kamu tuduh aku besar besarin masalah gitu, kapan sih aku pernah dewasa dimata kamu, toh kamu selalu bilang aku anak kecil" ucap Kenzo.
"kamu kenapa sih Ken jadi kayak gini? aku gak ngerti deh sama kamu, cuman masalah sepele aja kamu besar besarin kayak gini, tauu ahh" ucap Bianca langsung pergi meninggalkan Kenzo, ia merasa aneh dengan Kenzo padahal itu hal sepele tapi malah dibesar besarin sama dia.
Kenzo pun mengacak rambutnya frustasi ia juga tidak mengerti mengapa ia bisa semarah itu dengan Bianca, mungkin karena ia sudah cinta mati dengan Bianca jadi dia takut kehilangan Bianca.
Halo semua jangan lupa like sama koment ya, kasih bintang lima dan di vote juga, maaf ya kalok masih ada typo nya. Happy reading guys:)
__ADS_1
~TBC~