Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Thirty one


__ADS_3

Sudah sebulan juga Kenzo belum menemukan keberadaan Bianca, Bianca juga tidak memberitahu orang tuanya, ia hanya mengerim pesan bahwa ia baik baik saja.


Kenzo juga sudah meminta nomor baru Bianca pada Risky dan Bela, namun saat dihubungi, selalu tidak ada jawaban.


Kenzo pun sudah bingung mencari kemana, dan Ia sekarang juga sudah kuliah di Universitas terbaik Di indonesia dan juga kadang kadang membantu papanya di perusahaan.


Vita, Reza, Delon dan Dela juga kuliah di tempat yang sama dengan Kenzo dan satu jurusan juga, yaitu management bisnis.


Sekarang Kenzo dan yang lainnya sedang berkumpul di Kantin karena sebentar lagi mereka akan ada kelas.


"belum ada kabar juga Ken dari Caca?" tanya Vita.


Kenzo hanya menggeleng dengan wajah datar.


Semenjak Bianca meninggalkannya, Kepribadian Kenzo yang jahil, dan petakilan dulu kini sudah hilang. Sekarang ia sangat cuek, dingin dan berekspresi datar.


Para sahabatnya sebenarnya kasihan terhadap Kenzo, ya mau gimana lagi toh memang seperti keadaannya sekarang.


"udah dong Ken jangan datar gitu dong, hidup lo gak semangat banget" celetuk Kevin.


Namun Kenzo hanya acuh tak acuh saja dan langsung duluan beranjak dari Kantin.


"buset udah kayak kulkas 5 pintu, dingin banget" ucap Delon.


"emang ada kulkas 5 pintu?" tanya Vita


"ada tuh si Kenzo" celetuk Delon. Dan Vita hanya menatap Delon malas.


"Kasihan Tahu Kenzo ditinggal Caca, padahal cuma salah paham jadi kayak gini" ucap Dela.

__ADS_1


"mungkin mereka gak jodoh, ya jadi gini" ucap Delon.


"enggak, gue yakin Ken sama Caca bakal ketemu lagi, gue tahu mereka juga masih saling cinta, soalnya Cinta Kenzo itu besar banget ke Caca" ucap Vita.


"tapi lebih besar Cinta aku ke kamu Ay" ucap Kevin pada Vita.


"gombal" celetuk Vita tersenyum.


"sa aee lu tong" ucap Delon.


********


Sementara di Amerika, Bianca kini tengah istirahat karena di Amerika sudah malam hari ini, berbeda dengan Indonesia yang sudah pagi, karena perbedaan waktunya 12 jam.


Saat akan mematikan lampu kamar apartemen nya tiba tiba ada yang bertamu, siapa lagi kalau bukan sahabat Bianca yaitu Mia.


Dan kebetulan juga Mia asli Indonesia namun ia tinggal di Bandung berbeda dengan Bianca yang tinggal di Jakarta.


Karena apartemen mereka berdekatan jadi Mia kadang kadang menginap di apartemen Bianca.


"eh Mia, kangen lo sama gue ya?" celetuk Bianca.


"gue numpang tidur ya Bi" ucap Mia.


'Bi' adalah panggilan Mia pada Bianca, padahal Bianca menyuruhnya memanggil Caca aja tapi Mia tidak mau, karena lebih enak katanya memanggi Bianca dengan sebutan Bi.


Bianca juga tidak mempermasalahkannya, toh itu cuma nama panggilan kan.


"yaudah masuk, kita kan ada kelas pagi besok harus tidur cepet supaya gak telat besok" ucap Bianca.

__ADS_1


"yaudah yuk" ucap Mia.


Ini nih si Mia sahabatnya Bianca.



Hari ini Mia dan Bianca sudah berada di kampus pagi pagi karena mereka ada kelas.


Sebelum kelas di mulai Mia dan Bianca sarapan dulu ke Kantin.


Banya para pria disana kagum dengan Mia dan Bianca, terlebih lagi Bianca yang setiap harinya ada saja cowok yang mencari perhatian padanya.


"Bi lo kok gak mau sih pacaran sama cowok cowok disini? kan semua pada ganteng ganteng tuh, kapan lagi dapet bule kece badai" celetuk Mia.


"gak ah gue masih gak pengen pacaran, mau fokus sama study gue aja dulu"


"iya sih"


"makanya belajar dulu dipikirin, lo mah cowok aja yang dipikirin" ledek Bianca.


"ye kalok gak ada cowok hidup gue kerasa hampa Bi"


"buktinya lo masih jomblo sekarang"


"hehe" ucap Mia cengengesan.


Setelah mereka menyelesaikan sarapan, mereka langsung pergi ke kelas karena kelas sebentar lagi dimulai.


TBC

__ADS_1


__ADS_2