Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar

Menaklukan Hati Si Gadis Bar-bar
Thirty


__ADS_3

Sekarang Bianca sudah berada di pesawat, pesawatnya juga sudah take of lima menit yang lalu.


"mungkin ini pilihan terbaik buat gue melupakan semuanya, oke sekarang gue gak boleh sedih lagi, disana nanti gue akan menata kehidupan baru gue, semangat Caca" gumam Bianca menyemangati dirinya.


Sementara Bela sedang melamun dikamarnya sampai dia tidak menyadari Risky yang baru pulang dari kantor.


"mah kok ngelamun sih?" tanya Risky melihat istrinya itu.


"Caca pergi ke luar negeri pa"


"loh kok bisa?"


"katanya dia mau kuliah disana pah jadi desainer perhiasan, dia juga minta maaf sama papa kalok gak sempet pamitan, sama kberangkatannya mendadak juga dan kayaknya dia ada masalah deh pa sama Kenzo jadinya dia pergi buru buru gitu"


"yaudah lah mau gimana lagi toh itu keputusan Caca, kita cuma bisa dukung dia aja ma, negara mana dia kuliah?"


"Caca gak ngasih tau tadi pah, dia bilang dia akan baik baik aja dan kita jangan khawatir sama dia nanti dia juga bakal sering ngabarin kita.


"yaudah deh mau gimana lagi" ucap Risky yang mengerti dengan sifat bar bar anaknya.


Sementara Kenzo sekarang sudah berada di rumah Bianca, ia akan minta maaf sama Bianca sekarang.


"eh Kenzo nyari Caca ya?" tanya Bela yang menghampiri Kenzo di ruang tamu bersama Risky.


"iya Tan om, Caca nya dimana?"


"Ken kamu ada masalah ya sama Caca?" tanya Risky.


"iya om" Ucap Kenzo langsung menceritakan semua kejadian yang menimpanya tadi, lebih baik ia jujur sekarang dari pada nanti Risky tahu dari orang lain, dan natinya jadi benci sama Kenzo.


"emang sialan tu cewek uler" celetuk Bela.

__ADS_1


"iya Tan makanya aku sekarang mau jelasin yang sebenarnya sama Caca"


"tapi maaf Ken Caca gak ada di rumah, di pergi seret seret koper tadi katanya mau keluar negeri dan dia gak mau bilang di negara mana ia akan pergi" ucap Bela.


Deg


hancur sudah hati Kenzo, belum sempat menjelaskannya ia sudah ditinggal pergi oleh Bianca.


"yaudah kalok gitu Ken pulang aja ya om tante" ucap Kenzo lemas.


Risky dan Bela menjadi kasihan pada Kenzo, karena Caca tidak mau mendengar penjelasannya dulu.


Sampai dirumahnya Kenzo langsung masuk ke kamarnya tanpa memperdulikan Varel dan Tania yang menatapnya heran.


"araghhh" teriak Kenzo frustasi.


"praaaang"


"bruggg"


"mah kenapa tu anak" tanya Varel.


"gak tau pah susul yuk, kayaknya dia ada masalah, tapi kok tumben pecahin barang barang gitu"


Tania dan Varel pun langsung pergi ke kamar Kenzo, dan mereka melihat keadaan Kenzo yang berantakan, kamar sudah seperti kapal pecah.


"Ken kamu kenapa, kok tangannya berdarah gini" ucap Tania khawatir, melihat tangan Kenzo berdarah.


Bagaimana tidak berdarah dia habis memukul cermin yang ada dikamarnya.


"gara gara cewek sialan itu, Caca ninggalin aku ma, Caca gak mau temuin aku lagi, caca udah pergi" tangis Kenzo pecah.

__ADS_1


Varel dan Tania juga sedih karena baru kali ini mereka melihat Kenzo serapuh ini.


"yaudah kamu tenang dulu ya, kamu istirahat dulu, besok kamu cerita sama mama ada apa sebenarnya, sekarang kamu tenang dulu" ucap Tania.


"iya Ken kamu gak boleh kayak gini" ucap Varel.


"pah kenapa nih kamar kakak kayak kapal pecah?" celetuk Viona yang tiba tiba datang.


"udah ga papa, sekarang Vio tidur udah malem" ucap Varel.


Viona pun mengangguk, karena ia tahu pasti saat ini kakaknya tidak sedang baik baik saja.


********


sementara Bianca kini sudah sampai di bandara internasional Newark Liberty Amerika serikat setelah menempuh penerbangan selama 22 jam.



"oke Bianca sekarang ini adalah kehidupan baru lo"


Bianca pun pergi ke salah satu hotel di Amerika karena besok ia akan mendaftar ke salah satu kampus di Amerika yaitu Washington University.


setelah besok mendaftar baru ia akan mencari apartemen dekat Washington state.


Sementara Di Indonesia,,,


Kenzo masih tidak menyangka, ia ditinggal pergi oleh kekasih yang sangat ia sayangi itu gara gara salah paham.


Kenzo juga sudah menceritakan kejadian yang menimpanya sehingga membuat ia dan Bianca bertengkar.


Ia terus menghubungi Bianca namun ponsel Bianca tidak aktif, Kenzo berencana mencarinya tapi kemana? Bianca saja tidak bilang sama orang tuanya mau pergi ke mana.

__ADS_1


Seingat Kenzo memang Bianca ingin kuliah di luar negeri tapi ia tidak menyebutkan negaranya.


TBC


__ADS_2