
* sudahlah. Aku bosan dengan alasan mu akhir akhir ini. kamu itu kemana sih sayang. Sudah beberapa bulan terakhir selalu keluar kota. sampai nginap seminggu lagi. Emang ada proyek apa. Dan kemana*
*Apa jangan jangan ada yang kamu rahasiakan dari ku* yuni mulai emosi ketika tuan baskara menolak untuk menemaninya ke acara pernikahan anak teman arisan sosialitanya.
*Gak ada rahasia apapun yang, kamu kemarin aku ajak gak mau, sekarang malah nuduh aku yang tidak tidak* tuan baskara.
*Abis kamu ngajak aku nya pas lagi aku benaran gak bisa sih, pas aku di rumah aja kamu gak ngajakin aku tu. Malah ngajak dian* yuni.
*Ya itu salah kamu* tuan baskara.
*Kok malah nyalain aku sih* yuni tambah bete.
...******...
Sudah 7 bulan lamanya orang tua amel menempati rumah baru pemberian tuan baskara dan juga dian. Selama itu pula usaha kakek dan nenek dian memjalankan usaha di toko kue mereka yang di beri nama granmapa cake itu.
*Apakah hari ini aku bisa memakan kue granmapa* Ucap seorang gadis memakai topi dan masker menutupi sebagian wajahnya.
__ADS_1
*Tentu saja nak, ini baru saja kami masak, rasakan masih sangat panas* jawab grenma.
*Wah, memang grenma yang paling bast* puji wanita tersebut.
*Sepertinya kau mengerjai ku nona* nenek keluar dari bali lemari kaca tempat kue.
*Haha itu mustahil, mana berani aku mengerjai orang tu, tapi kalau menggodanya bisa jadi* gadis itu mengambil sebotol susu kedelai murni dari dalam kulkas yang ada di samping lemari kue.
*Mana cucu ku, kenapa datang sendiri cantik* tanya nenek.
*Aku di sini nek, sudah rindu berat ya* dian datang membawa banyak barang*
Ya begini lah mereka tiap kali bertemu, selalu di hiasi canda tawa dan obrolan receh. Amel dan dian setiap dua minggu sekali menjenguk nenek dan kakek nya . Baskara pun sering datang mengunjungi dang mertua jika tak ada waktu senggang.
Kebetulan hari ini hari libur, jadi banyak pembeli yang datangbke tokoh granmapa, ada yang makan di tempat ada pula yang di bawa pergi.
Selain roti jajanan tradisional, di toko ini juga menjual jajanan dan minuman kekinian, tentu saja dian dan baskara memperkerja kan karyawan yang sudah ahli dalam hal permakanan zaman now.
__ADS_1
Saat mereka asik mengobrol di ruangan biasa di pakai kakek dan nenek untuk beristirahat, tiba tiba seorang staf koto datang.
*Maaf semua nya, saya mengganggu* ucap staf tersebut.
*Ada apa nina, kenapa wajah mu seperti panik* tanya amel yang sudah akrab dengan seluruh staf di sana.
*Di luar ada keributan kak* ucap nya.
*Keributan, siapa yang ribut* tanya dian.
*Tidak tau mas, tapi yang perempuan itu pelanggan kita* jelas nina.
Semua keluar menuju tempat perdebatan bahkan bisa di katakan perkelahian antara dua pria yang memperebutkan satu irang wanita cantik dan seksi.
*Hentikan, tolong hentikan. Jangan membuat keributan di sini* dian mencoba melerai dua oria yang saling baku hantam.
Di bantu oleh pengunjung lainnya akhirnya dua pria tersebut berhenti, dian membawa mereka ke salah satu meja yang ada di dalam toko dan meminta staf untuk memberikan mereka minum air mineral.
__ADS_1
*Minumlah dulu, tenangkan pikiran kalian, tak ada maslah yang tak bisa di selesaikan* ucap dian pada dua pria itu.
Bersambung.......