
Jam menunjukan pulkul 7.15 Wib. para tamu undangan telah datang dengan perasaan bahagia, sama seperti amel dan dian saat ini.
Karena tak ingin acara kacau dan gagal, dian dan baskara memindahkan acara di rumah amel, bukan tanpa alasan. semua karena niat jahat yuni dan camelia yang sudah tersusun rapi untuk menggagalkan acara pernikahan dian hari ini.
Flashback.
*Oke, semua susah beres. Sekarang kita pulang dulu, besok ketemu lagi jam 6 ya.* ucap yuni.
*Siap camerku* jawab camelia.
Ya, mereka memotong salah satu kabel lampu gantung yang nanti nya persis berada di atas kepala amel saat ijab kobul. Tak hanya itu, meeeka juga membayar beberapa karyawan hotel untuk memasukkan cairan pencahar kedalam makanan yang akan di sajikan besok.
*Sialan, beraninya mereka ingin mencelakai bos ku* ucap fadlan asisten pribadi dian yang baru bertugas sekitar 2 tahun terakhir.
Dian memang selalu wanti wanti akan hal buruk yang akan terjadi nantinya saat acara pernikahannya. Maka dari itu dian meminta fadlan untuk selalu memantau cctv di lokasi acara. Tentunya kerjasama dengan pihak hotel yang tak lain adalah sahabat tuan baskara.
Flashon
Yuni dan camelia kini telah berada di hotel, mereka tak henti hentinya membayangkan amel di timpa oleh lampu gantung dan membayangkan para tamu undangan sakit perut.
__ADS_1
30 menit menunggu di dalam ruangan yang sudah di dekorasi sedemikian rupa. Namu tak ada satupun tamu undangan yang datang ke sana.
*Tan, mana ni tamu undangannya, kok dari tadi yang lalu lalang hanya petugas ketring aja.* camelia mulai gelisah.
*Iya, tante juga bingung ini. Kenapa jam segini belum ada tamu undangan yang datang ya* yuni ikut bingung.
*Mbak, acara nya jam berapa sih, kok dari tadi gak ada tamu undangan yang datang. Mempelai dan oenghulunya juga gak kelihatan* tanya camelia pada pelayan catering.
*Ooh, acara nya nanti bu, di undur jam 10* jawab pelayan tersebut.
*Ha, jam 10. Kok bisa jam 10 sih, kan anak saya akad nya jam 7.30, brarti 10 menit lagi* selah yuni, melihat jam tangan elit nya.
*Maaf ibu, saya kurang tau juga. Tapi yang saya tau acara di mulai jam 10. Permisi* pelayan tersebut pun pergi melanjutkan pekerjaan nya.
*Iya, tante rasa ada hal yang mereka sembunyikan dari kita berdua* yuni.
*Ah, gimana kalau kita tanya sama resepsionis nya saja tan. dari pada kita di sini begong doang* ide camelia.
Mereka akhirnya turun ke lantai dasar dan menanyakan kepada penjagan meja resepsionis.
__ADS_1
*Maaf mbak, cara di room lantai 12 atas nama siapa ya* tanya yuni pada resepsionis tersebut.
*Ooh, itu acara resepsi tuan Antoni brata dan ibu yuanda bu. Ada yang bisa kami bantu ibu* ucap resepsionis tersebut.
*Haaaaa* yuni dan camelia kaget mendengar penjelasan dari resepsionis. Lalu mereka melihat papan nama dan banner yang ada di sekitaran sana memang bukan nama dian dan amel.
Sementara di rumah amel, akad nikah sedang di lansungkan dengan sangat khimat, denga satu nafas dian mengucapkan kata pengikat janji suci nya di depan amel dan seluruh yang hadir di sana.
*Bagaimana saksi* tanya pak penghulu.
*SAH* ucap seluruh yang hadir.
*Alhamdulillah* jawab orang tua mempelai dan juga yang lainnya. Setelah doa bersama. Amel dan dian duduk menis bak ratu dan raja di atas singgah sananya.
Begitu banyak rekan, kerabat, sahabat, dan tetangga amel yang datang menghadiri acara ini. Semua terlihat sangat bahagia hati ini.
*Sayang, terimakasih sudah mau menjadikan ku imam mu* ucap dian sambil menggenggam erat jemari amel yang baru 25 menit lalu menjadi istrinya yang sah.
Bersambung...
__ADS_1
Mohon maaf lama gak up ya, akhir akhir ini lagi banyak kerjaan. 🙏🙏
Terima kasih masih setia. Semoga episod hari ini bisa menghibur semuanya..