Mencari 9 Istri Kaisar

Mencari 9 Istri Kaisar
Bab 32 Cerita masa lalu


__ADS_3

Akhirnya mereka duduk bersama di ruang tamu kediaman Giok Hong dan membicarakan apa yang terjadi kemarin.


Mereka duduk saling berhadapan dan hanya dibatasi sebuah meja kecil berbentuk persegi 4, Jiyu melihat ke arah Giok Hong dan dia meminta untuk berbicara lebih dulu.


''Aku ingin menceritakan kenapa sikapku seperti kemarin, harap Putri mau mendengarkan ceritaku lebih dulu,'' kata Jiyu.


...Dimulai dari waktu itu ketika Jiyu sedang bersama 9 istrinya, dia sedang menikmati waktu senggangnya di sebuah taman di istana langit....


...mereka menghabiskan waktu bersama bercanda gurau, suasana bahagia keceriaan kasih sayang serta kebersamaan jelas terasa....


...''Toko langganan kakak ke 3 membuat gaun model terbaru,''...


...''benarkah mari kita kesana nanti.''...


...''kakak ke 5 ada makanan enak di pinggir kota, meski jauh dari keramaian tapi pelangganya sangat banyak.''...


...''Aku ingin pergi ke pasar dan berbelanja.,''...


...Begitulah percakapan yang terjadi di sekitar Jiyu, dan dia mengamati ke 9 istrinya dengan raut bahagia terukir di wajahnya....


...Jiyu mendekati salah satu istrinya yang tidak terlibat dengan pembicaraan yang terjadi di sekitarnya....


...''Kau tidak ikut bergabung dengan mereka?,'' tanya Jiyu sambil berpindah duduk di dekatnya,...


...''tidak, aku lebih suka membaca. Dan tolong Yang mulia jangan menggaguku.'' Dorongnya yang merasa suaminya duduk terlalu mepet dan mengangunya....


...''Apa buku itu lebih menarik dari pada aku,?'' tanya Jiyu dengan muka di buat cemberut untuk mengoda istrinya....


...Mereka benar benar asik menikmati kebersamaan mereka, sampai seorang prajurit datang tergopoh gopoh ke hadapan Jiyu dengan darah mengalir dari bahunya....


...''Ada apa prajurit,? Apa ada sesuatu yang mendesak dan kenapa dengan bahumu?.'' Tanya Jiyu beruntun ke arah prajurit itu yang masih membungkuk di hadapanya sambil terengah dan memegangi bahunya yang terluka....


...''Yang ... Yang Mulia Kota Langit di serang oleh ratusan ribu pasukan asing, mereka membunuh setiap rakyat dan prajurit yang mereka temui,'' kata prajurit itu tergagap....


...Booommmm Bunyi ledakan di kejauhan terdengar nyaring membuat mereka beranjak dengan cepat, dan seketika berlari ke asal suara ledakan....


...Jiyu menerintah semua pasukan elitnya untuk berperang, sedangkan dia bersama 9 istrinya melawan pemimpin pasukan musuh dan para jendralnya....

__ADS_1


...Waktu itu mereka melawan musuh di tempat terpisah, hingga Jiyu tidak tau apa yang terjadi sampai dia merasa ke 9 istrinya terluka parah....


...Jiyu yang merasa ada yang terjadi dengan istrinya, dia melawan musuhnya sekuat tenaga dan berhasil mengurung musuhnya....


...Ketika Jiyu sampai di tempat istrinya mereka sudah sekarat dengan para jendral musuh yang sudah mati di seliling mereka....


...Sebelum di hembusan nafas terakhirnya mereka berjanji akan tetap mencintai Jiyu dan terus bersamanya....


''Itu gambaran terakhir yang terjadi, dan menjadi penyebap kita berpisah,'' kata Jiyu sambil memperlihatkan gambaran ingatanya pada Hiok Hong di sebuah cermin yang ada di depan mereka.


Jiyu juga memperlihatkan gambaran ingatanya yang lain.


...Seorang gadis berambut coklat panjang, bermata emas kecoklatan dan bergaun putih sedang duduk sambil menyulam di sebuah kamar mewah yang luas....


...Gadis itu begitu serius menyulam benang merah membentuk sebuah syal yang sangat lembut dan tampak indah....


...Begitu seriusnya Gadis itu sampai dia tidak menyadari ada yang datang, dan tiba tiba sebuah tangan melingkar di lehernya membuatnya terkejut....


...''Aaaauuuu,'' Gadis itu berteriak kesakitan karna jarinya tertusuk jarum, dan orang yang melingkarkan tanganya di leher gadis itu langsung mengulum jarinya yang berdarah....


...''Makanya berhati hatilah,'' kata orang itu yang ternyata seorang laki laki berambut putih pendek dengan mata berwarna biru jernih, gadis itu tau kalau dia laki laki dari suaranya yang terdengar berat....


...''Nah ... sudah jadi. Syal merah ini kamu harus terus memakainya kemanapun kau pergi mengerti?,'' kata gadis itu....


...Gadis itu lalu memakaikan syal merah hasil rajutanya ke leher laki laki itu, dan dia tersenyum gembira lalu laki laki itu mengecup 2 pipi gadis tersebut sampai membuatnya memerah malu....


''Gadis itu mirip denganku,'' kata Giok Hong syok melihat gambaran yang di perlihatkan Jiyu padanya.


''Itu memang kau putri Giok Hong, dan masih banyak memori kebersamaan kita yang belum ku perlihatkan,'' kata Jiyu.


Jiyu lalu memperlihatkan kenanganya ketika pertama kali bertemu Giok Hong, ketika mereka bermain bersama di padang bunga, ketika mereka menikah dan masih banyak kenangan yang Jiyu perlihatkan saat itu pada Giok Hong.


Melihat itu semua Giok Hong hanya mampu terdiam, dia bingung mau bersikap seperti apa.


''Percayalah dulu kita suami istri, dan kita berpisah karna kau hampir meninggal. Tapi aku mengambil jiwamu dan kau berrainkarnasi kembali,'' kata Jiyu berusaha meyakinkan Giok Hong.


''Kita masih terikat benang takdir yang artinya kau masihlah jodohku di kehidupan keduamu ini.''

__ADS_1


''Maaf sikapku kurang ajar kemarin karna kau melupakanku akibat rainkarnasimu,'' kata Jiyu agak sedih.


''Kupikir dengan aku menciummu kau mungkin akan mengingatku lagi,'' kata Jiyu menunduk.


Giok Hong mengamati Jiyu dengan seksama dan melihat bahwa dia benar benar menyesali perbuatanya kemarin.


Tok Tok Tok


Suara ketukan pintu mengagetkan mereka berdua, seketika pembicaraan mereka berakhir. Dan Giok Hong berdiri lalu membuka pintu di ikuti Jiyu yang berdiri di belakangnya.


Seorang pemuda berkulit putih berambut ungu panjang mengenakan baju hitam, armor lengan serta bahu dan sarung tangan.


Pemuda itu bermata hitam dan dia menyandang sebuah pedang di pinggul serta mengenakan sepatu tempur dan celana panjang warna hitam.


Pemuda itu membungkuk di hadapan Giok Hong, sambil tangan kananya memegang gagang pedang yang ada di pinggang kiri.


''Kasatria mu sudah kembali Tuan Putri,'' kata pemuda itu manis, sampai membuat Giok Hong wajahnya memerah malu.


''Selamat datang kembali Helio,'' katanya malu malu.


''Ah ... ya siapa pemuda di belakang mu itu Tuan putri,?'' tanya pemuda bernama Helio itu dengan tatapan curiga ke arah Jiyu.


''Dia Dokter Jiyu, dokter yang berhasil menyembuhkan ayahanda.''


''Aku Helio Dan, komandan pasukan elit dan pengawal pribadi sang putri. Putra Duke Dan, salam kenal Dokter Jiyu.''


Jiyu lalu menjabat tangan yang mengenakan sarung tangan besi itu dan memperkenalkan dirinya.


''Zhou Jiyu master alkemy bintang 10, sekaligus tetua Asosiasi Alkemy.'' Kata Jiyu sangaja memperkenalkan diri dengan gelarnya sambil bersalaman dan meremas tangan Helio erat.


Helio balas saling meremas tangan Jiyu, aksi mereka tidak di ketahui Giok Hong.


''Dokter Jiyu, Helio Dan ini dia tunangan ku.'' Kata Giok Hong enteng tanpa meperdulikan dampak dari ucapanya.


''Apa,!!!'' teriak Jiyu setika melepaskan jabat tangan Helio dan mundur 3 langkah dengan ekpresi syok dan tercengang.


Helio yang melihat reaksi Jiyu tersenyum miring, seketika aura jahat sempet bocor ke kesekitarnya dan di rasakan Jiyu.

__ADS_1


''Jadi aku berharap Dokter tidak mengharapkan apapun lagi, karna bagiku itu semua hanya masa lalu jika seandainya benar.'' Kata Giok Hong lugas.


Jiyu yang mendengar itu semua hanya bisa pergi dan kembali ke kediamanya selama di istana, dengan linglung dan pikiran kacau.


__ADS_2