
Mereka bertiga langsung menghampiri pria yang terjatuh di samping paret itu.
Bagas yang mengenali pria itu dari samping langsung segera membantu ia berdiri.
Wahyu , apa yang kau lakukan".Tanya bagas sampai membantu wahyu berdiri.
Ah kau terlalu banyak tanya ,Kenapa kau tak sedari tadi membantu aku ".protes wahyu sambil mengelap hidungnya yang keluar darah,akibat siku tangan citra yang begitu keras mengenai hidungnya.
Bagaimana aku mau membantumu sedari tadi, sedangkan aku saja baru tau ternyata itu kau yang hampir masuk keparet.Lihatlah baju mu juga menjadi kotor".Ucap bagas saat melihat baju wahyu yang terkenak tanah.
Citra dan bella kaget ternyata pria yang memeluk tiba-tiba citra dari belakang itu adalah wahyu.
Citra langsung pergi meninggalkan wahyu dan bagas yang sedang berdebat. Sedangkan bella masih memperhatikan mereka dan tidak menyadari kepergian citra.
Citra ak.....".Ucap wahyu terpotong saat melihat citra sudah tidak ada lagi.
Ah sial kemana citra".wahyu menjadi kesal dan hendak mencari citra namun tangannya di tahan oleh bella.
Kenapa kau harus mengejar citra.Apa kau tidak malu apa yang selama ini kau lakukan ke citra dan lihatlah pasti citra juga telah melihat bekas merah di leher mu itu, Sungguh menjijikan kalian berdua sama saja".Ucap bella menatap sinis wahyu dan bagas. Bella langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
Bagas melihat leher wahyu , Wahyu juga melihat leher bagas.
Sontak mereka berdua baru teringat kejadian semalam.
aarrghh....Sial".Ucap wahyu mengusap mukanya dengan kasar.
__ADS_1
Ah...Kenapa aku baru menyadarinya.Ini karna perbuatan kau wahyu".Ucap bagas kesal.
Hei kenapa kau salahkan aku".Jawab wahyu yang merasa tidak terima.
Coba kau ingat-ingat kembali kejadian semalam kau tiba-tiba mencium aku ,saat aku mengantarkan kau pulang dalam keadaan mabuk berat."Ucap bagas kesal.
Wahyu terdiam dan mengingat-ngingat kembali.
Seingat dirinya ,dia semalam mencium citra. Setelah di ingat-ingat kembali.
Ah sial pantes rasanya pahit."Ucap wahyu membuang ludahnya merasa jijik.
Ck Bahkan kau lebih liar dari wanita yang biasa aku sewa".Ucap bagas dengan mata sinisnya.
***
Di Dalam mobil citra masih terus melajukan mobilnya untuk menghindar dari orang suruhan wahyu yang mengintai ke beradaan dirinya.
Citra melihat mobil bewarna hitam itu masih terus mengejar dirinya.
bukan citra namanya kalau tidak bisa menghindar dari orang suruhan wahyu itu.
Seettt....
Citra langsung membelokan stang mobilnya ke kanan.Sedangkan yang mengejar ia itu terus lurus.Dan pada akhirnya mereka kehilangan jejak mobil citra.
__ADS_1
Citra masih terus mengendarai mobilnya sesekali ia melihat dari kaca spion berjaga-jaga takut tiba-tiba ada yang mengikuti ia kembali.
Setalah ia merasa aman citra langsung menuju ke apartemen alif .
Namun dia tidak menggunakan mobil yang tadi karna kalau memakai mobil yang itu lagi, pasti orang suruhan wahyu akan mengetahui kediaman citra yang sekarang.
Citra meninggalkan mobilnya dan memesan taxi yang berada di sekitar sana.
kemana neng?Tanya supir taxi itu.
ke jalan xxx pak".Jawab citra.
Supir taxi itu langsung menyalakan mesin mobilnya menuju alamat yang citra katakan.
Citra langsung menyandarkan badannya.
sambil melihat ke arah samping.
iya mengatur nafasnya.Entah mengapa dia merasa cepat sekali lelah belakang ini.
.
.
.
__ADS_1