
Hai cantik boleh saya duduk di sini? Ucap pria itu. Namun Citra tidak memperdulikannya.
Ia menatap kagum melihat Citra yang sangat begitu cantik.Apa lagi Citra sekarang terlihat agak berisi di bagian dada dengan bokong nya yang terlihat sangat padat dan besar dari biasanya .Sehingga membuat pria berotak mesum ingin sekali memiliki Citra.
Citra hanya diam saja tidak menanggapi ucapan pria itu.
Pria itu langsung duduk di samping Citra dan melihat Citra yang tengah asik menikmati makanannya.
Hei nona ".Ucap pria itu kepada Citra.
Citra langsung meminum airnya dan menoleh ke pria itu.
Pria itu langsung terpesona melihat Wajah Citra yang teramat Cantik apa lagi jarak mereka Dekat sehingga membuat pria itu jadi dag dig dug Entah kenapa ia menjadi dag dig dug melihat wajah Citra yang melihatnya.
Ada apa? Tanya Citra dingin.
B.boleh aku duduk di sini? Ucap pria itu menjadi gugup.
Bahkan kamu belum aku suruh duduk saja tetapi kamu sudah duduk duluan".Ucap Citra dingin.
Citra langsung berdiri dan menuju kasir untung membayar makanannya.
Pria itu terus menatap Citra dengan penuh nafsu.
Aku ingin mencicipi tubuhnya ".batin pria itu sambil melihat Citra yang sudah hilang dari pandangannya.
Citra segera pergi dari tempat itu.
Saat Citra sedang berjalan menuju keperusahaannya. Tiba-tiba hidung Citra di tutup dan membuat ia pingsang. Dua pria itu langsung mengangkat Citra dan membawa ia masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
Ini bos bram mau di tarok mana wanita ini ". tanya anak buahnya itu.
Bram langsung membuka pintu mobilnya dan keluar pindah duduk di belakang.
Kalian yang nyupir Wanita ku biar dengan aku di belakang".Ucap bram. Yah bram pria yang menghampiri Citra di restoran tadi.
Tak lama sampailah Mereka di sebuah rumah yang Cukup mewah .
"ini buat kalian".Ucap bram sambil menyodorkan beberapa lembar uang.
Bram langsung mengangkat Citra masuk Rumahnya.
Tak lama sampailah ia di kamar Pria itu .
Citra yang terbangun dan melihat ke sana kemari.
Ia melihat bram yang baru selesai mandi yang masih menggunakan jubah mandi itu.
" Di mana aku ."Ucap Citra masih dengan memegang kepalanya yang sakit.
Tadi kamu pingsan, ini minum dulu".Ucap bram berbohong.
Dan menyodorkan minuman ke Citra.
pingsan?" Tanya Citra sambil mengingat-ngingat.Ia langsung menerima minuman dari pria itu.
Iya Ayok Lah minum agar kamu bisa mengingatnya".Ucap Bram tersenyum sinis.
Citra langsung meminum air itu ".
__ADS_1
Terima kasih ,Sudah menolongku ".Ucap Citra bergerak dan melepaskan selimut yang menyelimutinya.
Kenapa begitu panas yah".Batin Citra.Citra langsung berjalan menuju pintu.
Arghh.... panas sekali ".Ucap Citra.
Bram yang melihat obatnya yang sudah mulai bereaksi itu segera berdiri dan menghampiri Citra.
Kamu kenapa?Ucap bram berpura-pura.
Tidak tahu".Citra yang hampir jatuh itu. Langsung di tangkap oleh Bram.
Citra meremas jubah mandi bram.
Ah...kenapa panas sekali".Ucap Citra.
bram langsung tersenyum dam mengangkat Citra ke kasur kembali .
Ah panas ".Ucap Citra yang sudah mulai meracau.
Sini aku bantu buka".Ucap bram membuka kemeja Citra setelah itu celana Citra. Dan kini Citra hanya menggunakan daleman saja.
Bram menelan Saliva nya saat Tubuh Citra hanya memakai daleman saja tambak dada Citra yang besar.Membuat bram ingin Cepat- mencicipinya.
Bram mencium bibir Citra dan setelah itu turun ke lehernya dan memberi tanda merah di leher Citra.
Citra yang sudah tidak sadar itu hanya mengucapkan panas dan ah saja. Saat bram yang mulai liar meremas payudara Citra.
.
__ADS_1
.
jangan lupa kasih vote💜