
"Sayang... di mana kamu "Ucap Wahyu khawatir dan terus mencari sang istri .
Wahyu mendengar suara bising dari arah kanan tak jauh darinya .
Ia langsung segera berlari dan menuju ke sumber suara .
Setelah sampai ia langsung melihat kerumunan orang yang sedang melihat seseorang yang sedang kecelakaan .
Dengan langkah cepat Wahyu langsung menyelip - nyelip untuk memastikan ada apa disana .
Bagai tersambar petir di siang bolong . Ia melihat citra yang sudah tidak sadar kan diri dengan darah yang sudah bercecer di mana - mana .
"Citra...... ". teriak Wahyu dan langsung menghampiri sang istri . Wahyu segera mengangkat kepala citra yang sudah banyak bercucuran darah itu kepelukannya .
Terasa sesak di dada, ini semua bagaimana mimpi bagi Wahyu ia tidak kuasa melihat sang istri yang sangat di cintainya tergeletak dengan penuh darah .
Tak lama ambulance datang dan langsung membawa citra menuju rumah sakit .
Wahyu terus memegang tangan sang istri . Wahyu sudah tidak peduli saat baju dan celana sudah di penuhi banyak darah .
__ADS_1
" Sayang bertahan lah ada aku disini yang selalu menemanimu ". Ucap Wahyu dengan air mata yang terus terusan menetes tiada hentinya. Ia menggenggam dan mencium tangan istrinya .
Sampai lah mereka di rumah sakit .Wahyu terus menggenggam tangan sang istri .
"Maaf pak bapak tidak boleh ikut masuk". Ucap suster kepada Wahyu.
"Saya suaminya saya berhak masuk !". Ucap Wahyu emosi .
"Maaf pak ini sudah peraturannya pak , tolong biarkan kami segera menahani istri bapak , karena sekarang ia berada dalam kondisi yang sangat tidak baik pak ". Ucap dokter muda itu .
Wahyu emosi karena istrinya di bilang dalam kondisi yang sangat tidak baik.
"Apa kau bilang... istri ku bakal baik - baik saja , kau dengar itu ". Ucap Wahyu yang menarik kerah baju dokter itu .
Wahyu terdiam dan hanya melihat sang istri yang sudah berlumuran darah di Bawak masuk ke dalam .
Wahyu begitu frustasi saat ini , ia mengutuk dirinya sendiri . Ia merasa benar - benar bodoh menjadi seorang laki - laki tidak bisa menjaga wanitanya .
Andre sekertaris Wahyu langsung menghampiri tuannya itu .
__ADS_1
ia begitu terkejut saat melihat pakaian dan tangan Wahyu yang sudah banyak bekas darah.
" Tuan... apa anda baik - baik saja ? ". Ucap Andre khawatir melihat kondisi Wahyu .
" Istriku ndre, istriku ". Ucap Wahyu menatap Andre. air matanya pun menetes .
" Tenangkan lah dirimu dulu , ganti baju dulu di ruangan sana nanti kita ke sini lagi ". Ucap Andre menenangkan Wahyu .
" Tidak - tidak aku tidak mau meninggalkan istriku sendiri lagi ". Ucap Wahyu menolak dengan suara yang pilu . Andre tau bahwa Wahyu sangat frustasi dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini .
" Tidak mungkin kau bertemu dengan istrimu nanti dengan keadaan seperti ini ". Ucap Andre yang sudah mulai kesal karna Wahyu sedari tadi menolak ajakan dia untuk mengganti baju .
Wahyu melihat dirinya dan ia pun baru menyadari ternyata pakaiannya sudah banyak terkenak darah dan akhirnya Wahyu menerima ajakan Andre untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu sebelum melihat kembali istrinya .
Di lain tempat orang tua citra yang mendengar berita tentang citra yang kecelakaan itu seketika sang ibu langsung sesak nafas saat mengetahui putri tercintanya kecelakaan .
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa votenya 💜