
Beberapa menit kemudian citra sampai di depan apartemen alif.
Ia langung buru-buru masuk ke dalam.Kepalanya juga terasa pusing.
Citra melihat alif yang sedang fokus mengetik leptop nya. Ia langsung menghampiri alif dan duduk di samping.
Alif langsung menoleh karena merasakan gerakan pada sofa itu.
Kenapa lemas sekali? Tanya alif sambil menutup leptopnya.
Entahlah lah bg tiba-tiba kepala citra pusing, tadi citra sempat di kejar dengan orang suruhan wahyu".Jawab citra memicit-micit keningnya yang terasa pusing.
"Apa jadi mereka ngikuti kamu? Tanya alif.
Citra masih dengan memicit-micit keningnya.
"iya bg"
Alif berdiri dan pergi meninggalkan citra.
5 menit kemudian ia datang membawakan obat pusing dan air minum.
Nih minum dulu ,obat pusing".Ucap alif sambil memberikan air segelas dan obat.
__ADS_1
Citra langsung menerimanya.
"Makasih bg".
alif duduk kembali ,sambil melihat citra meminum obatnya.
"Iya sama-sama"
Bg sepertinya citra harus pindah dari sini".Ucap citra setelah selesai meminum obatnya.
Kenapa? Bukannya orang suruhan wahyu tidak tau tempat persembunyian kamu?" Alif sontak kaget mendengar ucapan citra. Entahlah ia merasa kesal mendengarnya.Alif ingin citra terus berada di dekatnya. Alif berharap lambat laun sering bertemu bisa membuat citra akan menyukai dirinya.
Tapi sayang ternyata citra ingin pindah dari kediamannya.
Ia tapi kamu yakin di luar sana kamu aman? Tanya alif.
InsyaAllah bg".Jawab citra.
Yah itu terserah kamu,Semua pilihan ada di tangan kamu citra".Ucap alif.mau tidak mau alif mengiyakan dia tidak mau egois,Karna dia tau bahwa citra masih istri orang lain.Terlalu egois kalau alif memaksa citra tinggal bersama dirinya.
Besok Citra akan pergi, Citra mau beristrirahat dulu Setalah itu citra akan berkemas-kemas."Ucap citra Tersenyum ,lalu pergi meninggal kan arif di ruangan.
Alif membuang nafas berat.Tidak rela? tapi mau bagaimana lagi.
__ADS_1
Biarlah semua berjalan dengan semestinya.
Terlalu kejam jika harus memaksa.
Citra langsung baring di kasur karna pengaruh obat yang ia minum tadi membuat ia mengantuk.
Ia mengingat kembali kejadian tadi saat ia melihat hidung wahyu yang berdarah.Sebenarnya ia tak tega Saat ia melihat baju wahyu yang kotor tanpa sengaja Citra melihat juga beberapa bekas ciuman di leher wahyu.
Sekuat-kuatnya cintaku padamu, Maka sekuat itu juga aku harus merelakan dirimu."Gumam citra.
***
Wahyu sudah kembali ke rumah dirinya dan citra.
Ia sudah seperti orang yang tidak niat untuk hidup.
Bego kau wahyu bego...".gerutu wahyu kepada dirinya sendiri. Wahyu membanting semua yanh ada di depan matanya. Sehingga membuat rumah itu seperti habis terkena bancana alam.
Sedangkan pelayan yang berada di sana merasa takut melihat wahyu yang seperti orang ke surupan.
Tapi itu semua murni ke salahan wahyu yang telah membuat wanitanya bersedih apa lagi itu istrinya
( pergi sulit bertahan sakit) itulah yang citra rasakan. Sekuat-kuatnya hubungan kalau hanya yang bertahan dan menjaga persaan hanya satu apalah arti sebuah hubungan.Lebih baik Bubar-bubar🤣.
__ADS_1
Jangan lupa kasih like komen dan votenya.Biar author semangat upnya banyak-banyak🙊💜.