
Karena Citra tidak tau nama mereka berdua jadi citra memanggil mereka dengan sebutan abang,karena mereka kawannya wahyu sedangkan wahyu lebih tua beberapa tahun dari citra.
.
.
.
heheh gak pa-pa kok ternyata suara kamu bagus banged yah".ucap didi yang salting .saking saltingnya dia meminum tidak memakai gelas langsung memakai cangkirnya.
Citra pun yang melihatnya menahan tawa, padahal tadi dia liat lelaki itu memegang gelas entah kenapa bukanya di curahkan ke gelas malah dia langsung meminum memakai cangkir besar itu.
Reza pun langsung melotot ke kawanya itu yang bernama didi.
Apa-Apain sih lo ,kan gelasnya elo pegang ngapaen lo minum dengan begitu."Ucap reza sambil menekan suaranya ke pada kawannya itu.
Didi pun menyadari tingkah bodohnya itu.
Sorry yah gue kira gak ada gelasnya."Ucapnya sambil mengambil buah jeruk dan langsung memakannya tanpa mengupasnya Alhasil dia pun tersedak.
Citra dan reza pun tidak tahan melihat tingkah didi. mereka pun langsung tertawa.
Lo kenapa bodoh gini sih".Ucap reza sambil memegang perutnya yang kesakitan karna tertawa.
Entah gue juga gak tau ,kenapa gue jadi salting gini di dekat cewek, biasa gue gak perna gini."Ucap didi sambil menatap reza dengan intonasi suara di teken takut terdengar citra.
Citra pun langsung memulai percakapan.
Abang-abang ini mau cari wahyu yah."Ucap citra .
I.iiya ".Jawab mereka .
__ADS_1
Ooh dia belum pulang sih bang, mungkin bentar lagi." Ucap citra.
iyah gak pa-pa kok kita juga sudah menghubungi wahyu kok bawasaanya kita maen ke sini".Ucap reza.
abang- abang gak pa-pa citra tinggal di sini, soalnya citra mau masak, abang mau kan makan malam di sini".Tawar citra.
Yah pasti mau lah".batin didi.
Mau dong".Ucap didi.
Reza pun hanya tersenyum canggung.
citra pun ke belakang untuk memasak makanan.
Citra pun dengan lihainya memotong sayur dan memasak beberapa jenis makanan.
Tak lama wahyu pun datang dengan sekertarisnya yang bernama andre.
Gak juga ucap mereka berdua.
Mereka pun mencium aroma masakan yang sangat enak.
Citra pun menghampiri mereka yang berada di ruangan tamu itu.
Mereka pun melihat ke arah citra tanpa berkedip .
Yah citra masih menggunakan baju yang belahanya kebuka sedikit yang menapakan belahanya yang montok dan memakai celana pendek .
Mereka pun dengan susahnya menelan ludahnya.
Wahyu pun yang tersadar dan melihat dua kawannya dan sekertarisnya yang tidak berkedip melihat istrinya itu .
__ADS_1
Kamu gak mandi dulu".Ucap wahyu memecahakan ke sunyiian.
Sudah".Ucap citra bingung.
Dia pun langsung menawarkan mereka semua makan masakannya.
Citra udah selesai masak mari kita ke ruangan makanan."Ucap citra tersenyum kepada mereka.
Mereka pun dengan semangat empat lima mengikuti citra dari belakang.
Termaksud Andre sekertaris wahyu yang mengikuti mereka juga, Wahyu yang duduk pun melihat mereka yang dengan semangatnya mengikuti citra ke ruangan makan itu, mau tidak mau pun wahyu mengikuti mereka juga .
Citra pun tiba-tiba berhenti mendadak.
Reza pun ikut berhenti mendadak.
Bbruukk
Didi tertubruk bagian belakang reza.
Reza pun terkejood karna dia merasakan kayu yang mengenai bokongnya.
Reza pun terkejood saat melihat ternyata itu bukan kayu .
Reza pun langsung menatap didi dengan tatapan tajam bercampur jijik.
.
.
.
__ADS_1
.