Menikah Dengan Lelaki Angkuh

Menikah Dengan Lelaki Angkuh
Bercerita tentang masa kecil wahyu


__ADS_3

sang ibu langsung menatap tajam anaknya itu .


" Baiklah - baiklah wahyu akan memesan yang lain saja ". Ucap wahyu kesal ia pun memesan makanan yang lain.


Awalnya wahyu kaget melihat semua menu yang ada di meja istri dan mertuanya itu tidak ada makanan yang berbaur dengan yang namanya sayur. Tetapi ia berpikir mungkin itu bawaan orang hamil yang ingin makanan seperti itu.


Setelah memesan ia melihat seorang pria yang langsung duduk di meja bersama mereka sepertinya ia merasa tak asing melihatnya . Tetapi ia lupa pernah jumpa di mana .


" Oh iya aku lupa ucapin selamat yah , atas ke hamilan kamu ". Ucap galang .


" Ia terima kasih galang ". Jawab citra .


Wahyu melihat galang dengan pandangan datar, ia tidak suka istrinya itu mengobrol dengan pria lain selain dirinya.


Sedangkan maminya wahyu berpamitan pulang duluaan karna ada keperluan mendadak .


Sekarang tinggallah wahyu , citra dan galang.


Kini Citra dan galang sedang mengobrol sesekali citra tersenyum dan tertawa mendengar cerita galang tentang anak - anak panti yang pernah ia kunjungi .


Wahyu sangat merasa kesal melihat citra dan galang yang terlihat akrab . Ia sengaja berpura - pura berdehem agar mereka berhenti mengobrol , namun itu semua sia - sia citra tidak memperdulikan nya sedangkan galang hanya menatap wahyu biasa saja tanpa expresi .


". Ehem... sayang sepertinya hari sudah mulai sore , tidak baik seorang wanita yang hamil pulang malam - malam ".Ucap wahyu lembut ke pada sang istri .

__ADS_1


Citra dan galang berhenti berbicara dan melihat jam mereka masing - masing .


Mereka berdua saling melihat dan ke duanya pulak melihat wahyu bersamaan .


" Galang ? apa kah jam kamu juga menunjukan pukul satu siang ? Tanya citra masih dengan melihat wahyu .


" Iya Citra , jam di tangan aku juga menunjukan pukul satu siang ? .Jawab galang .


Wahyu berpura - pura tidak mendengarnya ia berpura - pura menikmati makanan yang ia pesan tadi .


Citra dan galang pun saling melihat satu sama lain .


Citra mengedipkan bahunya tanda tidak tahu . Ia dan galang pun melanjutkan mengobrol nya .


Wahyu sengaja menggeser kan badannya ke dekat sang istri . ia merapatkan duduknya mendekat kepada citra sambil berpura - pura menikmati makanan nya .


Citra merasa risih karna posisi wahyu yang sangat mepet terhadap dirinya .


Tangan wahyu pun tak tinggal diam .


" Sayang bersandarlah padaku nanti kamu merasa lelah kalau terus - terusan begitu ". Ucap wahyu sambil meletakan pelan kepala citra di bahunya untuk di sandar .


" Ah tidak perlu , aku tidak lelah ". Jawab citra dan langsung menggeser kan bokongnya agak jauh dari sang suami .

__ADS_1


Bukan wahyu namanya kalau tidak bisa mendekat ke sang istri .


Ia ikut menggeser kan badan nya mendekat ke sang istri .


Citra merasa kesal melihat wahyu yang seperti cacing ke panasan .


Galang hanya memperhatikan saja dua pasangan itu .


Ada perasaan sedikit suka melihat citra yang sepertinya tidak begitu menyukai suaminya itu .


Apa lagi wahyu yang sesekali menatap tajam galang .


Galang hanya membalas nya dengan sebuah senyuman . Sehingga membuat wahyu semakin kelas terhadap dirinya .


" Bisa tidak , tidak usah bergeser - geser ? ". Ucap citra menahan kekesalannya terhadap suaminya itu .


" Tidak bisa sayang , anak kita ingin Ayahnya selalu berada di dekat ibu nya ". jawab wahyu .


" Oh iya ? Sejak kapan ia berbicara begitu ? bahkan aku saja yang sedang mengandung tidak mendengar ucapan seperti itu ? ". Jawab citra masih menahan kekesalannya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2