Menikah Dengan Lelaki Angkuh

Menikah Dengan Lelaki Angkuh
Citra bertemu Yogi


__ADS_3

Tak lama Citra berhenti di sebuah taman.


Ia langsung duduk di kursi taman itu.


Tanpa sengaja air matanya terjatuh.


Belum puas kah kamu menyakiti aku Wahyu, Sungguh jijik aku melihat muka memohon mu itu, Sungguh kau pintar sekali berakting, Kalau aku bertahan maka aku akan terus merasakan sakit".batin Citra.


Ehem.... Ucap seseorang pria yang baru datang.


Citra langsung menoleh ke sumber suara dan langsung Segera ia mengelap air matanya .


Yogi ".Ucap Citra kaget melihat mantannya yang berada di taman.


Hai Citra ".Ucap yogi.


Sudah lama yah kita tidak bertemu? Bagaimana kabarmu? Tanya yogi dan duduk di samping Citra.


Baik." Jawab Citra ketus.


Oh iya, Tidak ada orang bilang dirinya sedang baik , padahal dia baru saja mengeluarkan air mata".Ucap yogi. Citra langsung membuang muka ke arah samping.


Tadi mata aku terkenak debu".Ucap Citra berbohong.


Bibir kamu bisa membohongi aku Citra tetapi tidak hatimu".Batin Yogi.


Oh iya sini mari aku bantu tiup".pinta Yogi dan langsung memegang pundak Citra.


T.tidak perlu".Ucap Citra langsung melepas tangan Yogi yang memegang pundaknya.


Citra langsung pergi meninggalkan yogi yang duduk di kursi samping Citra.

__ADS_1


Citra mencari Tempat yang lain untuk ia duduki. Ia malas kalau harus satu kursi dengan mantannya itu.


sedangkan Yogi hanya tersenyum simpul sambil menggempalkan tangan. Melihat mantan yang masih ia Cintai itu berlalu pergi meninggalkan dirinya.


***


Begitu pilunya Wahyu ia sudah seperti orang yang tidak berniat hidup,bahkan ia Begitu frustasi Saat melihat foto pernikahannya yang berada di kamarnya itu.


Wahyu membanting semua yang ada di kamar itu.


Sedangkan orang tuanya tidak ingin mencampuri urusan anaknya itu.Ke dua orang tua Wahyu kecewa sekali dengan sikap Wahyu yang memperlakukan Citra seperti itu.


papi wahyu langsung menuju ke atas Tepatnya kamar wahyu.


Ceklek...


Papinya melihat kamar Wahyu yang sudah seperti terkena bom nagasaki.


Buanglah sifat buruk mu itu, papi menyesal pernah menjodohkan kamu dengan Citra kalau ujung-ujungnya kamu memperlakukan Citra seperti itu, Papi tidak pernah mengajarkan kamu untuk berperilaku kasar terhadap wanita, kalau kamu tidak menyukai dia kamu pulangkan ia baik-baik ke orang tuanya, Wajar Citra menggugat Cerai kamu, Sudah Cukup sabar dia bertahan dengan sifat kamu itu."Ucap Papinya wahyu tegas.


Aarrgghh....


Bbuukk....


Wahyu memukul dinding itu dengan keras sehingga membuat tangannya terluka. Padahal Luka yang ada di perut beserta kakinya pun belum sembuh total Namun hati serta perasaan Wahyu jauh lebih sakit ketimbang Kecelakaan waktu itu.


Ia langsung pergi keluar dari Rumah. Dengan perasaan Kesal ,kecewa dan emosi ia terus mengutuk dirinya tanpa henti.


Wahyu langsung mengendarai mobilnya untuk menenangkan dirinya.


Saat berada di perjalanan tanpa sengaja ia melihat Citra yang sedang berjalan di taman itu.

__ADS_1


Wahyu segera memarkirkan mobilnya di dekat taman itu dan menyusul Citra.


Citra ".Ucap wahyu yang sudah di belakang Citra.


Citra yang sedang berjalan itu langsung Terhenti seketika karna ia tidak asing dengan suara tersebut.


Ia menoleh dan terkejod melihat Wahyu yang berada di belakangnya.


Mau apa kamu? Tanya Citra ketus. Dan menatap tajam Wahyu.


Citra ku m..." belum sempat wahyu menyelesaikan kalimatnya Citra langSung memotongnya.


Mau heels aku? nih...".Citra melepas heelsnya...


Saat Citra ingin melempar ke arah jidat Wahyu.


Namun Wahyu masih berdiri di tempatnya dan hanya menutup matanya.


ppukk..


ppuukk...


Tepat terkenak sasaran .Citra melempar heels tapak tahunya di dada bidang Wahyu.


Padahal Citra ingin melempar di kepala Wahyu namun ia merasa kasihan saat Wahyu begitu pasrah. Wahyu hanya diam saja dan menutup matanya.


Citra langsung bergegas pergi setelah melempar heelsnya itu.


.


.

__ADS_1


.


Kasih votenya dung💜.


__ADS_2