
Citra melihat mertuanya yang sedang menatapnya karna ucapan galang itu . Mertua citra itu tidak pernah tau jika menantunya itu bisa bernyanyi.
" Heheheh tidak ".Ucap citra merasa kikuk.
Karna mertuanya melihat ke arahnya.
". Baiklah aku maju depan dulu ya ". Ucap galang berpamitan dan menuju ke depan untuk menyumbangkan sebuah lagu .
Galang duduk di kuris sambil memangku gitar dan Ia menyanyikan sebuah lagu .
Mengapakah kita selalu berjauh hati?
Selalu sendiri dan terasa hati
Apakah kita tak sehaluan lagi?
Berat bagiku, berat bagiku...
Apakah salahku kau buatku begini?
Selalu sendiri, tinggal sendiri...
Cinta yang ku pinta, kau balas dengan dusta
Berat bagiku...
Melepaskanmu...
Bukan mudah bagiku untuk melalui semua ini
Pabila kenangan kita mengusik jiwa dan hati
Kala malam tidurku tak lena mengenangkanmu
Ku cuba pertahankan
__ADS_1
Separuh jiwaku hilang ikut terbang bersamamu
Episod cinta hitam ku kini berulang kembali
Berulang kembali menguasai diriku ini...
Oh Tuhan, ku mau yang terbaik
Terbaik buatku, insan kerdil ini
Oh Tuhan, noktahkan kehilangan ini
Munculkan dia, dia terakhir buatku...
Huuooohh...
Melepaskan Mu...
Bukan mudah bagiku untuk melalui semua ini
Pabila kenangan kita mengusik jiwa dan hati
Ku cuba pertahankan
Separuh jiwaku hilang ikut terbang bersamamu
Episod cinta hitam ku kini berulang kembali
Berulang kembali menguasai diriku ini...
Oh Tuhan, ku mahuku yang terbaik
Terbaik buatku, insan kerdil ini
Oh Tuhan, noktahkan kehilangan ini
__ADS_1
Munculkan dia, dia terakhir buatku...
Dan buat dirinya...
Galang begitu menjiwai saat menyanyikan sebuah lagu yang sebenarnya lagu itu di tujukan untuk citra. Ternyata galang sudah mengetahui tentang Citra yang sedang hamil itu . Sakit sekali mendengarnya ingin marah? Oh tidak mungkin karna galang bukan siapa - siapa citra . Rasanya ia ingin sekali berteriak se kencang - kencangnya kanapa ia bisa jatuh cinta kepada istri orang.
Salah kah ia mencintai istri orang? Tentu saja tidak kecuali kalau ia berniat menghancurkan rumah tangganya.
" Ya tuhan sisakan aku wanita satu lagi yang mirip dirinya karna aku tidak bisa memilikinya maka setidaknya yang mirip dengannya".Batin galang setelah selesai bernyanyi dan menatap citra dengan begitu lekat.
Saat galang yang sedang menatap citra dengan begitu lekat itu tiba - tiba ia melihat pemandangan yang sangat menyakitkan saat di mana suami citra datang dan langsung mencium pipi kanan citra begitu saja.
Cup..
" Sayang kenapa kamu tidak mengangkat telephone dari ku? Ucap wahyu dan langsung duduk di samping citra.
Citra kaget saat wahyu mendadak mencium dirinya .
" Hei anak nakal , Tidak kah bisa kau untuk tidak mengagetkan istri mu itu , ia sedang makan ". Ucap maminya Wahyu.
" Heheheh wahyu sudah sangat rindu ibu ". Ucap wahyu cengengesan sang ibu pun hanya menggelengkan kepalanya pelan saat melihat tingkah konyol anaknya itu .
" Kenapa tidak di jawab pertanyaan aku tadi sayang ? Kenapa kamu tidak menjawab telephone dari suami tampan mu ini ".Ucap wahyu kesal sambil terus menatap sang istri.
" Oh handphone aku sedang berada dalam mode hening , Jadi aku tidak tahu kalau kamu menelephone ". Jawab citra ia langsung melanjutkan dan menikmati makanannya.
" Bahkan kamu saja tidak mau menawarkan aku makan ". Ucap wahyu berpura -pura kecewa .
" Hei - hei anak nakal jangan kamu ganggu istri mu yang sedang menikmati makanannya, jika kamu lapar pesanlah yang lain ". Ucap maminya wahyu .
" Ya tuhan bahkan ibuku saja sama sensitif seperti istri ku ". Gumam wahyu pelan.
" Tetapi menu kalian ini saja masih banyak mami, tidak mungkin kalian mampu menghabiskannya bukan ? ".Ucap wahyu .
.
__ADS_1
.
. Jangan lupa votenya kkk ,💜