Menikah Dengan Lelaki Angkuh

Menikah Dengan Lelaki Angkuh
belum kunjung siuman


__ADS_3

Wahyu yang sudah selesai mengganti pakaian nya itu segera pergi keruangan yang di mana citra yang sedang di tangani


oleh para dokter .


Wahyu lalu lalang tak tentu arah ia begitu sangat gelisah karena dokter belum juga memberi kabar keadaan citra .ingin rasanya ia masuk ke dalam dan mengeceknya apa yang di lakukan oleh para dokter dan suster itu di dalam sana terhadap istrinya kenapa belum kunjung memberi kabar keadaan istrinya.


" Ya Tuhan kenapa lama sekali.... ". Ucap Wahyu ia begitu sangat khawatir kepada istri dan calon anaknya yang berada di perut sang istri .


" Sabarlah.... citra pasti akan baik - baik saja ". Ucap Andre menenangkan Wahyu .


Bagaimana mana aku bisa baik - baik saja sedangkan para dokter itu tidak memberi tahukan tentang ke adaan istriku sedari tadi ". Ucap Wahyu yang mulai emosi .


kedua Orang tua Wahyu yang baru sampai di rumah sakit itu langsung menghampiri putranya .


" Bagaimana keadaan citra ? ". Tanya ibunya Wahyu yang begitu khawatir begitu .


Sedangkan Wahyu tidak mampu untuk menjawabnya ia langsung memeluk ibunya Wahyu langsung menangis sejadi-jadinya di depan orang tua dan sekertaris nya .


" Orang tua citra tidak bisa datang karna ibunya citra pingsan karna mendengar kabar tentang citra yang kecelakaan ". ,Ucap papinya Wahyu .

__ADS_1


" Nak Andre apa kamu sudah menyelidiki siapa yang menabrak citra? Tanya papinya Wahyu .


" Sudah om ". Ucap Andre .


" Segera beritahu ya siapa dalang yang tega menabrak citra ". Ucap papinya Wahyu menahan emosi .


Wahyu yang mendengar itu bergumam dalam hatinya . "siapa pun dia maka tidak akan selamat hidupnya lihat pembalasan ku akan ku buat dia seperti apa yang citra rasakan bahkan lebih"batin Wahyu masih dengan memeluk ibunya .


Bella bersama Bagas datang menghampiri mereka dan langsung menanyakan bagaimana keadaan citra . Namun semua yang berada di sana hanya diam dan menggeleng nampak raut muka ke sedihan dari mereka semua .


" Citra kamu sahabat ku yang hebat kamu pasti kuat ". Batin Bella perlahan air matanya pun lolos jatuh ke pipinya . ia sudah mencoba untuk sedari tadi tidak menangis namun ia tak sanggup . Apa lagi mereka yang ada di sana belum ada yang buka suara prihal keadaan citra .


Dengan raut muka sedih nampak terlihat dari muka dokter itu .


Mereka semua menatap sang dokter yang baru membuka pintu .


" Bagaimana keadaan istri saya dok ? ". Ucap Wahyu . menghampiri sang dokter .


"Maaf pak kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menanganinya namun Tuhan berkehendak lain istri bapak ke guguran, dan kini istri bapak sedang dalam keadaan kritis, mari kita sama - sama berdoa semoga citra bisa Melawati masa kritis ini ". Ucap dokter muda itu .

__ADS_1


Wahyu langsung terduduk di lantai begitu lemas badannya saat mendengar ucapan sang dokter .


Semua pun melihat Wahyu , mereka juga tak kala pilu mendengar ucapan dokter .


" hiks....... Citra.... jangan tinggalkan aku ". Gumam Wahyu . kedua orang tua Wahyu pun tak tega melihat anaknya yang seperti itu .


" Bersabarlah nak citra pasti akan baik - baik saja, dia wanita kuat ". Ucap papinya Wahyu menenangkan anaknya .


" Pi..... hiks... citra tidak akan meninggalkan Wahyu kan ". Tanya Wahyu ia begitu terlihat sangat rapuh. Kedua orang tua Wahyu langsung memeluk anaknya memberi semangat agar Wahyu tidak putus asa .


Bella tak kuasa menahannya ia sudah berusaha tegar tetapi lagi - lagi air matanya keluar . Bagas yang melihat itu pun langsung memeluk Bella .


" bersabarlah citra pasti akan baik - baik saja dia wanita hebat dia pasti bisa melalui ini semua ". Ucap Bagas sambil mengelus rambut Bella .


Sengaja author kasih cobaan begini agar kita bisa mengetahui seberapa tulus cintanya biawak bakau itu ke citra . Kita buat dulu pria tampan itu bersedih agar ia tahu arti kehilangan seseorang yang di cintai.


~ kalau sudah tiada baru terasa bahwa kehadiran nya sungguh berarti ~ kurang lebih begitu lah


" Jangan lupa votenya yea💜

__ADS_1


__ADS_2