Menikah Dengan Lelaki Angkuh

Menikah Dengan Lelaki Angkuh
72


__ADS_3

Sssejak... kkkapan... ka..k dddi situu..".Ucap bagas terbata-bata dia pun merasa aura iblis kakaknya bakalan keluar.


Bagas pun teringat masa kecilnya pas dia bersama wahyu membuat ulah hanya mengambil setangkai bunga yang berada di samping rumahnya untuk di berikan kepada wanita yang bagas sukai.


~ flashback~


Eh liat deh bagus banged bunganya".Ucap dinda yang usianya setara dengan bagas 12 tahun itu.gadis yang mulai hendak dewasa itu menyukai bunga yang ia kasih tunjuk kepada kawannya itu melalui ponsel canggihnya . dan kebetulan bagas yang berada dalam kantin itu pun mendengar ucapan gadis itu yang berada tak jauh dari ia. bagas pun sengaja lewat belakang gadis itu dan dia mengintip bunga apa yang di maksud gadis yang ia sukai itu saat dia sudah mengetahui itu dan kebetulan pula dia seperti tidak asing dengan bunga itu.


Sepertinya bunga itu tidak asing, tapi di mana yah".Batin bagas.


saat Pulang sekolah pun tiba di mana dia mengajak wahyu menginap di rumahnya.


Saat mereka sudah tiba di halaman depan rumah bagas pun sekilis menoleh samping rumah, dia langsung terhenti dan menoleh kesamping rumahnya yang terdapat banyak tanaman bunga.


dan pada saat itu juga terpancar senyum lebar di wajahnya. Dia pun membayangkan jika dia memberi bunga itu kepada gadis yang ia sukai itu maka dirinya akan mendapatkan nilai pless di mata gadis itu.

__ADS_1


Wahyu pun yang melihat senyum bagas itu langsung merinding melihat sahabatnya itu.


Bagas menoleh ke wahyu dengan senyuman yang masih terlihat jelas serta menampakan gigi putihnya yang masih tersangkut bekas cabe .


Wahyu pun sontak merasa jijik melihat bagas seperti itu.


Hei apa yang kau senyumi sedari tadi itu? sehingga menampakan gigi kau yang ada cabe itu sungguh menjijikan cepatlah kau bersihkan.


Sontak senyum itu pun langsung hilang dari wajah bagas.Bagas pun membuka tasnya dan mengambil cermin kecil yang berada di dalam tasnya.


Bukan hanya itu saja.Bahkan dia mencatat nama kau sebagai orang terjorok di dalam ke hidupan dia".Ucap wahyu asal.


Hei jagalah mulut kau itu.Bahkan aku juga akan menghancur kan repotasi kau di depan gebetan kau juga."balas wahyu tak kalah.


Hei apa-apaan kau".Jawab wahyu.

__ADS_1


Sudahlah ayok kau temenin aku mencari bunga yang model ini di situ ."Tunjuk bagas kepada wahyu.


Hei kau yang benar saja itu bunga milik kak dila .Kau tidak lihat kak dila begitu sayang bunga-bunga itu kebanding dengan kau dan asal kau tau itu sama saja mencuri.".tegas wahyu yang menatap sahabatnya itu.


Hei kau jangan sok mencerahmahkan aku bahkan kau juga pernah mencuri uang di dompet orang tua mu saat kau ingin membelikan barang mahal kepada gebetanmu itu".Jawab bagas yang mengingat kejadian saat wahyu menyuruh dia membawa papanya wahyu keliling komplek untuk berjoging dan dia memulai aksinya untuk menngambil uang orang tuanya itu.


Okok baiklah terserah kau".jawab wahyu ketus.


Nah gitu baru kau sahabat ku, ayok kawan kan aku ke situ".Ucap bagas menarik tangan wahyu.


.


.


..

__ADS_1


__ADS_2