
Wahyu yang sudah selesai berbicara melalui sambungan telephone dengan sekertaris nya itu langsung menuju sofa yang ada di kamar itu.
Ia langsung berkutit dengan leptopnya.
Tak lama wahyu duduk seseorang mengetuk pintu.
Tok..
Tok...
Andre langsung masuk ke dalam kamar di mana citra menginap itu.
Malam tuan ini dia su...".belum sekertaris andre selesai berbicara. Bella sahabat citra langsung histeris .
"Citra.... ya ampun... sahabat aku yang paling aku rindukan".Ucap bella sambil memeluk citra.
Citra kaget melihat Bella sahabatnya itu ,yang mengetahui keberadaannya di rumah sakit.
"Bella? kok kamu tau aku di sini? sama siapa kamu ke sini?Tanya Citra.
Ish... kamu gak perlu tau aku tau dari siapa dan kamu gak perlu tau aku ke sini dengan siapa, Yang pastinya aku sebagai tante dari anak kamu ini , aku ingin kamu segera meminum susu ini".Ucap bella sambil mengambil susu di gelas itu.
Citra langsung melirik ke wahyu dan sekertaris andre.
__ADS_1
Ia sudah paham bahwa bella pasti tau dari mereka berdua.
"Iya ini aku minum ".Ucap Citra langsung meneguk air susu yang berada di dalam gelas.Hanya sekali tegukan saja citra langsung menghabiskannya.
"Wah mantap".Ucap bella melihat Citra meminum sampai habis.
Citra tersenyum melihat bella yang begitu rempong bella membuka bingkisan buah yang sempat ia beli sebelum berangkat tadi.
Lalu bella memotong buah apel dan menyuruh citra untuk memakanny.
Sebenarnya Citra sedang tidak ingin memakan buah -buahan itu. Tetapi Bella terus menerus memakasa Citra untuk memakannya mau tidak mau citra memakan buah yang sudah bella kupas itu .
"Citra maaf ya belakangan ini aku sibuk jadi belum sempat, mengunjungi apartemen baru kamu".Ucap bella meminta maaf.
" ihh citra aku serius ih...".Ucap bella memanyunkan wajahnya.
"Iya tidak apa - apa loh,kamu tuh kek ngomong sama orang lain aja ". Jawab citra sambil mengunyah buah apel.
"Tidak perasaan tidak mau, tetapi sepertinya kamu lahab banget makannya".Ucap bella yang melihat citra makan.
" Hahaha iya kek manalah mulut aku tidak mau,tetapi perut aku mau".Ucap citra sambil tertawa.
Mereka terus - terusan bercerita tanpa memperdulikan dua pria tampan yang berada di dekat sofa tak jauh dari mereka. Wahyu tersenyum melihat citra yang tertawa lepas itu. Sedari tadi bersama dirinya wahyu tidak melihat senyum atau pun ketawanya citra, bahkan untuk berbicara saja citra begitu irit dengannya.
__ADS_1
Dua pria itu pun sekarang mulai sibuk fokus dengan pekerjaan yang ada di depan.
sesekali wahyu melirik citra dan melihat citra tertawa bahagia itu, ada rasa bahagia dan ada rasa sedihnya. Bagaimana tidak andai citra tertawa lepas bersama dirinya itu jauh lebih baik, tetapi tidak pa - pa setidaknya ia dapat melihat citra tersenyum bahagia meski bukan sedang berbicara dengannya.
Sebenarnya ruangan itu berasa berisik bagaimana tidak Bella sedari tadi mengoceh sehingga membuat citra tidak tahan dan terus tertawa.
Dua orang seperti mereka saja sudah seperti sepuluh orang yang berada di sana . Namun itu semua tidak membuat wahyu marah justru ia sangat ter lihat bahagia.
Sedangkan andre tidak fokus bagaimana tidak bella membicarakan dia di depan dirinya .
"Kamu tau citra, sekertaris suami mu itu nyebelin banget, di sepanjang jalan aku tanya dia , dia hanya jawab ia atau tidak saja, kaku banget udah kek kenebo kering hahahah".Ucap bella sambil ngakak.
" huss...itu orangnya ada di situ ".Ucap citra.
" Biarin aja citra biar dia tau hahaha".Jawab bella.Citra hanya menahan tawanya saat bella menjelek- jelekan andre di depan orangnya.
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa kasih vote yo💜💜