Menikah Dengan Lelaki Angkuh

Menikah Dengan Lelaki Angkuh
87


__ADS_3

Citra dan bella yang sekarang sudah berada di sebuah wisata para hewan itu pun tidak sengaja bertemu dengan satria yang kebetulan berada di sana juga.


Mereka pun berjalan bersama.


Wah kebetulan banget yah Keberuntungan berpihak ke pada ku".Ucap satria merasa senang karna ia bisa bertemu dengan gadis pujaan hatinya.


Bella pun menarik tangan citra untuk berjalan duluan.


eh tunggu dong".Satria pun berlari kecil mengejar mereka yang meninggalkan dia.


Bella yang mengetahui bahwa satria seorang playboy itu pun tidak suka kalau ia mendekati citra.


Bella yang sudah mengenal satria sudah lama karna ayahnya dan pak bambang sahabatan. pak bambang yang sering mengajak satria pergi bersama ia .


Eh satria liat itu saudara kau".Ucap bella sambil menunju hewan yang sedang berada di air itu.


Sontak satria pun menelan ludahnya karna bella menunjuk buaya yang sedang di beri makan .


hei tolong jaga mulut kau , enak saja kau bilang buaya itu saudara aku".Protes satria kepada bella.


Hahahahhaha emang itu saudara kau bedanya dia menggoda sana sini di laut sedangkan kau menggoda sana sini di darat ".ucap bella sambil terkekeh.


Hei mulut kau itu, untung saja kau wanita."Ucap satria merasa kesal, bisa hancur martabatnya di depan citra .


Hei sudahlah kau kenapa kau harus marah, sudahlah mengaku saja".Jawab bella .


Kau liat kau sama saja seperti itu, Menjengkelkan ".balas satria sambil menunjuk monyet yang sedang mengerjai pawangnya yang sedari tadi sedang menyapu namun terus-terusan monyet itu menyerakkannya.

__ADS_1


Hei jaga mulut kau, mana ada seorang wanita secantik aku , kau sama kan dengan monyet itu".Protes bella dengan melotot ke arah satria itu.


hei nona bella mata kau bisa jopot kalau terus-terusan melotot hahahah ".Goda satria .


Citra pun hanya bisa geleng kepala melihat percekcokan mereka yang tidak ada henti-hentinya . Ia pun meninggalkan mereka dan pergi melihat-lihat hewan di sana seorang diri.


Saat Citra sedang memberi makanan para kelinci tiba-tiba ada yang memegang


pundak citra.


Citra ".Ucap pria yang memegang pundak citra itu.


Citra pun menoleh ke sumbersuara itu.


Eh...".Ucap citra ingin menyebut nama pria itu namun ia lupa namanya.


Eh iya kak galang".Ucap citra sambil tersenyum.


Panggil aja galang".jawab pria itu.


oh oke, ngapaen ke sini? Tanya citra.


Galang pun tersenyum mendengar pertanyaan citra.


Ini kan tempat umum jadi saya gak boleh gitu ke sini".jawab galang sambil tersenyum.


Seketika muka citra menjadi merah bak kepiting rebus.

__ADS_1


Dia pun sampai lupa kalau dia sedang berada di tempat umum.


Heheh sorry lupa".Jawab citra menahan malu sambil menggaruk tangannya yang tidak gatal.


sendirian aja kamu? Tanya galang.


Oh gak sama bella sahabat aku, tapi dia lagi melihat-lihat hewan yang lain .


oohh boleh aku temenin kamu? Tanya galang.


Boleh."Jawab citra .mereka pun bersama-sama memberi makan kelinci itu. Setalah selesai memberi makan kelinci mereka berjalan bersama sambil bercerita.


Kamu gak sama pasangan kamu ke sini? Tanya citra kepada galang.


Galang pun terdiam tidak menjawab pertanyaan Citra.


Apakah kamu denger aku? Tanya citra karna pertanyaan dia belum di jawab.


Tidak semua kalimat tanya ada kata jawabnya". Ucap galang menatap citra.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2