Menikah Dengan Lelaki Angkuh

Menikah Dengan Lelaki Angkuh
Orang tua mereka


__ADS_3

"Hahahah cepat yah nak bagas kamu segera menyusul wahyu ".Ucap papinya wahyu.


" Itu pasti om,bakal secepatnya bagas, melamar anak orang".jawab bagas dengan bangganya.


"Bagus. oh iya citra suami kamu mana? Tanya papinya wahyu.


" Lagi mandi papi, bentar citra lihat ke atas dulu".Ucap citra dan langsung pergi meninggal kan mereka yang berada di ruangan keluarga itu.


Citra yang sudah sampai di depan kamar wahyu merasa malas untuk mengetuk pintu.


mau tidak mau akhirnya ia mengetuk.


Namun yang di ketuk tak kunjung membuka kan pintunya.


Ceklek..


Citra langsung membuka pintu itu karna pintuny tidak di kunci .


Matanya langsung tertuju pada pria yang sedang baring di kasur sambil memainkan handphonenya.


"Orang tua kita sedang berada di bawah cepatlah turun ".Ucap citra jutek dan langsung berbalik arah meninggalkan wahyu.


Wahyu yang mendengarkannya langsung bangun dan segera mengikuti sang istri .


ia langsung menggandeng tangan sang istri.


" Lepas... ".Ucap citra yang menyuruh wahyu untuk melepaskan tangannya yang di gandeng wahyu.

__ADS_1


" Sayang orang tua kita bakalan sedih kalau kita tidak akur, Ayok Lah kerja samanya".Ucap wahyu berbohong pada citra.


Mau tidak mau akhirnya citra pasrah saat wahyu menggandeng tangannya.


Wahyu langsung mencium pucuk kepala sang istri saat mereka sudah sampai di depan orang tuanya.


Wahyu langsung menyalimi orang tua dan mertuanya.


"Wahyu papi minta sama kamu jaga baik - baik anak dan istri kamu,jangan pernah kamu ulangi lagi ke salahan ke salahan kamu itu." Ucap papi wahyu dengan tegas.


"Iya pi wahyu tidak akan mengulangi ke salahan itu lagi, wahyu akan menjaga anak istri wahyu," Ucap wahyu sambil memegang perut citra yang masih rata itu dan mencium pipi citra di depan kawan dan orang tua serta mertuanya.


Ehm... Ucap bagas berpura - pura berdehem.


"Kenapa bagas, apa kau iri padaku cepatlah kau menikah agar kau tau rasanya".Ucap wahyu.


Mereka yang berada di sana pun tertawa mendengarnya.


Apa kalian semua sudah makan ? Tanya maminya wahyu kepada bagas , bella dan juga bejo.


" Susah tante ".Jawab bella.


"Ah tidak baik main ke rumah orang kalau tidak makan, ini juga sudah masuk jam makan siang, mari kita makan sama - sama"Ucap maminya wahyu.


mau tidak mau mereka ikut makan bersama keluarga sahabatnya itu sambil sesekali bercanda gurau.


Sedangkan wahyu terus saja menempel ke pada sang istri. Karna di sini citra tidak menolak ia begitu pasrah saat wahyu memegang dan menciumnya.

__ADS_1


"papi , mami , ibu ,ayah menginaplah beberapa hari kalian di sini "Ucap wahyu tiba -tiba.


Citra yang tau maksud wahyu itu hanya bisa menyubit paha wahyu yang tertutup oleh meja makan itu.


Wahyu langsung mengambil tangan sang istri dan menciumnya.


" Ia kan sayang, biar kamu ada kawan ".Ucap wahyu sambil bersandar di pundak sang istri dengan manjanya.


" Pi lihat anak mu itu sudah seperti kamu jaman dulu".Ucap maminya wahyu .


"Ih mami kan buah tidak jauh jatuh dari pohonnya".Ucap papinya wahyu.


Semua yang ada di situ pun tertawa. sedangkan wahyu Justru semakin menjadi - jadi karna citra yang tidak berani menolaknya di depan orang tua dan mertuanya.


Wahyu sangat memanfaat kan momen - momen ini ia terus mencium tangan dan pipi citra.


Sedangkan citra ingin sekali rasanya memberontak ke pada sang suami yang tidak tau malu itu.


.


.


.


.


jangan lupa kasih vote kkk💜💜

__ADS_1


__ADS_2