Menikah dengan Lelaki Pilihan Kakak

Menikah dengan Lelaki Pilihan Kakak
prolog


__ADS_3

Camila Zendaya


Gadis berumur 21 tahun jurusan kedokteran di Universitas XX dan sudah semester 7. Camila berambut panjang sepinggang dan lurus, cantik, sedikit cuek, pintar, body goals dan idaman banyak lelaki.


Camila berasal dari keluarga yang kaya, orangtuanya


pemilik Zendaya Group bergerak di bidang perhotelan dan juga rumah sakit. Sebenarnya cita-citanya menjadi seorang penyanyi atau pelukis tapi orangtuanya menginginkannya menjadi dokter karena kedua orangtuanyapun dokter.


Kakaknya bernama Jacson 5 tahun lebih tua drinya yang sedari dulu menginginkan Camila menikah dengan sahabatnya xander, Lelaki tampan, berkarisma, mapan di usia muda, cool, dan sedikit cuek. Xander memiliki Hotel bintang 5 yang tersebar di beberapa kota.


Meskipun menolak berulang kali Jacson tetap memaksanya dan meyakinkan bahwa mereka berdua cocok hingga akhirnya menikah. Walau awalnya Jesi sahabatnya Camila yang jatuh cinta pada Xander diam - diam menghalang - halangi Camila untuk tidak menikah dengan Xander dengan berbagai alasan.


***


Juli 2014


"Minum banyak biar ngefly " Jacson mengangkat sebotol wine lagi ke arah gelas Xander


dengan penuh semangat Xander meraihnya


"jam 10 nanti kita ke club, jangan membantah bosmu ini" ajak Xander


Jacson spontan melemparnya dengan sebungkus Kue tepat mendarat di wajahnya.


"Itu di kantor!! ini kita di rumahku"


"kamu tetap bawahanku" Xander semakin mengejeknya

__ADS_1


Jacson hanya menatapnya dengan sinis lalu wajahnya berubah tawa


"iya bosku"


Benar bahwa ia adalah bosnya, Jacson bekerja di perusahaan Xander.


Jacson menginginkan sendiri untuk bekerja bersamanya untuk mencari pengalaman sebelum kembali mengurus perusahaan orang tuanya nanti.


Tak lama kemudian gadis cantik berambut panjang muncul dari balik pintu, masih lengkap dengan seragam SMA sangat terburu-buru dan tak menghiraukan Xander sama sekali, ia hanya menyapa kakaknya lalu berlalu begitu saja.


"adikku Camila cantikkan?" Jacson memukul pundak Xander


Tapi dengan wajah meremehkan Xander hanya menjawab seadanya saja " biasa aja, masih bocah"


"wa waaaaa.. kamu meragukannya? menikahlah dengannya nanti" ucap Jacson serius


Tiba-tiba dari lantai 2 Camila berteriak "kak? kak Jacson?"


"kenapa?"


"klo Jesi datang nti bilangin langsung ke kamarku aja, aku mau mandi" Camila dengan segera berbalik ke kamarnya


"oke"


Jacson mendapati xander ternyata ikut menoleh ke atas melihat adiknya dan jacson pun hanya tersenyum senang, dalam hatinya terselip harapannya serius ingin menjodohkan adiknya nanti dengannya.


Aku harap sahabatku ini adalah jodoh adikku nanti

__ADS_1


Hari itu Camila dan Jesi akan ke pesta ulang tahun teman sekolahnya jadi jam 7 malam Jesi datang menjemputnya. Jesi muncul dipintu dengan dandanan yang begitu dewasa dan cantik.


"hey kak" sapa Jesi


"hey ke atas aja Camila masih mandi"


"oke kak"


Jesi tersenyum dan kemudian pergi. Dari balik tangga Jesi sesekali berhenti memperhatikan Xander


Dia sungguh tampan sekali


pada pandangan pertama aku sepertinya mulai menyukainya


"teman kakakmu sangat tampan ya, ku kira tidak ada yang mengalahkan ketampanan kakakmu ternyata temannya sendiri yang mengalahkan" ucap Jesi yang sedang duduk di sofa menunggu Camila menyelesaikan make upnya


Camila menjawab dengan santai sambil memakai lipstik "lalu?"


"hmmm nggak, cuma ngomong doang" mendengar ucapan Camila, Jesi mengurungkan niatnya untuk kepo.


Dress berwarna hitam dikenakan Camila sangat sexy dan sangat menyatuh dengan bodynya. Sentuhan lipstik berwarna maron di bibirnya sangat tegas dan membuatnya sangat dewasa.


Hari itu adalah pertama kalinya Xander melihat adik kesayangan sahabatnya. Tak banyak harapan Xander saat itu karena ia juga mempunyai kesibukan di perusahaannya.


lagi pula Camila waktu itu masih Kelas 3 SMA.


4 tahun berlalu kisah itu pun dimulai

__ADS_1


Selamat membaca🙌


__ADS_2