
"Diii... diiiaaaaaaa" Kevin menunduk, Calista semakin penasaran dengan keadaan hati merasakan sesuatu yang tidak enak.
"Dimana sih Keviiinnnnn..... Lo jangan buat gue penasaran dengan kata-kata Lo yang menggantung!" Calista menaikkan suaranya karena sudah cukup kesal kepada Kevin
"Lo tenang dulu Cal, Gue gak ada maksud untuk buat Lo penasaran, cumann.." Kevin menenangkan Calista yang sudah emosi
*Braakkk...
"Lo main main sama gue?, Bilang sekarang dimana Ken?" Calista menggebrak meja karena emosi nya semakin tersulut
"Aku disini Cal..." Kata seseorang dengan nada lembut
Seketika Calista langsung membalikkan badan dan membeku saat melihat ke arah sofa yang tersembunyi atau dia yang memang tidak melihat nya disaat masuk tadi kalau sofa itu terletak disitu dan ada seseorang yang dia cari-cari di sofa itu.
"Se..sejak kapan Lo disitu" Kata Calista lemah hampir terhuyung kebelakang beruntung Kevin sigap meletakkan kursi di belakang Calista, akhirnya Calista terduduk di kursi tersebut
"Aku disini dari tadi" Kata Ken tenang sambil terus menatap lembut wanita di depannya
"Jadi gue masuk, Lo udah disitu?"
"Iya, Kenapa gak hubungi aku dulu kalau mau kesini? aku kan bisa jemput"
"Coba Lo periksa hp Lo! Gue udah nelpon Lo dari tadi!" Kata Calista dengan jiwa yang sudah kembali
Ken langsung merogoh hpnya dan benar saja hp nya mati, Ken langsung berdiri dan berjalan menuju Calista "Maaf, Hp aku mati., ayo keruangan aku, Vin Lo temenin gih temennya Calista" Ken menarik tangan Calista menuju ruangannya
"Ada apa?"
"Gak papa!" Kata Calista kesal yang merasakan ditipu oleh pegawai Ken
"Jangan gitu dong, Lo gak mungkin sampai kesini mencari aku kalau gak penting Calista"
"Gue...Gueee... hanya penasaran" Calista gugup saat mendengar perkataan Ken yang ada benarnya
"Penasaran kenapa Calista, Jangan menunduk!"
"Yaa... gue penasaran aja kata pegawai Lo, Lo tadi buru-buru keluar resto, mana tau karena Lo buru-buru Lo kecelakaan atau kenapa kenapa"
"Ohhh.. Tadi gue buru-buru karena gue mau bawa mamah kerumah sakit, papah lagi diluar kota, sopir rumah ikut papah jadi gak mungkin mamah bawa mobil sendiri. Mau gak mau gue ngantar mamah berobat dulu! Dan mungkin tadi pas gue masuk atau kembali ke resto mereka pada Gaada yang lihat" Ken menjelaskan kepada Calista
"Tapi mobil Lo Gaada di parkiran"
"Iya gue barengan sama Kevin, mobil gue cuci dan gue ambil besok! Terus gitu naik gue gak masuk keruangan karena mau bahas kerjaan dulu sama Kevin, setelah selesai bahas kerjaan gue tertidur disini, dan terbangun saat ada yang ngetok pintu"
"Oh gitu, yaudah gue turun ya.. Kasihan Natasya dibawah sendirian, lagian ini udah malam nanti mami nyari gue lagi" Sudah cukup dirasa Calista mendengar perkataan Ken
__ADS_1
"Udah gitu doang?"
"Lo mau apa lagi?"
"Lo gak rindu sama gue?"
"Gak Ken! Udah gue mau pulang"
"Yaudah ayo gue antar pulang"
"Kan mobil Lo Gaada, lagian gue bawa mobil"
"Kan gue bisa bawa mobil Lo"
"Gak mau ah"
"Nanti Lo Kenapa kenapa mau?"
"Ini udah malam, gak baik Lo keluar malam-malam apalagi bawa mobil sendiri"
"Gue bisa jaga diri"
"Pokoknya gue antar, besok gue jemput!"
"Lo apa apaan sih Ken ngatur ngatur hidup gue!"
"Serah Lo deh" Calista mengalah akhirnya mengikuti kemauan Ken
*Cup
Ken mencium kening Calista, Calista terkejut dengan apa yang barusan dilakukan Ken
"Udah yok turun, nanti kemalaman" Calista hanya mengikuti apa yang di ucapkan Ken dan masih syok dengan apa yang Ken perbuat
Sesampainya di bawah, Calista melihat Natasya sedang duduk dengan Kevin sambil membicarakan sesuatu.
"Cal, lama banget sih Lo ke kamar mandinya" Kata Natasya yang sadar akan kehadiran Calista
"I...iyaaa... itu.." Calista bingung mencari alasan apa kepada Natasya, tidak mungkin dia menceritakan semuanya dengan jujur, bisa-bisa jadi tertawaan Natasya dia
"Ohh... ini si Calista nanya-nanya gimana cara menjalankan usaha, kemarin kan kalian bilang mau buka usaha, yaudah sekalian aja aku kasih tips and trik nya sama Calista, iyakan Calista"
"I..iyaa... Ohiya Nat pulang yuk, udah malam loh ini"
"Yaudah yuk, kita pulang dulu ya Vin" Kata Natasya kepada Kevin
__ADS_1
"Aku pulang dulu ya Vin" Pamit Calista
"Vin, gue titip resto ya, mau nganterin anak orang dulu" Kata Kevin dan langsung di jawabin jempol oleh Kevin
Selama di perjalanan, Calista hanya diam sambil melihat pemandangan diluar. Mereka terpaksa harus mengikuti Natasya sampai rumah. Setelah Natasya sampai dirumah mereka berdua pamit, dan langsung menjalankan mobil menuju rumah Calista.
"Cal...." Ken yang mengira Calista tidur mencoba memanggil nama Calista
"Ya, kenapa?"
"Aku fikir kamu tidur, hahaha "
"Ken!"
"Ada apa Cal?"
"Bisa gak Lo jangan aneh banget jadi orang?"
"Aneh gimana?, gue merasa Gaada yang aneh sama diri gue"
"Stop kasih harapan ke gue Ken!, Gue cuma mau kepastian bukan kode kode Lo yang gak jelas" gumam Calista
"Apasih Cal! Lo tu yang aneh, ngomong sendiri!"
"Ken, besok gue gak kuliah! Lo bawa aja mobil gue kekampus, entar gue jemput di resto Lo" Calista mencoba mengalihkan pembicaraan mereka
"Kenapa Lo gak kuliah?"
"Besok mata kuliah pak Bambang, kan masa hukuman gue besok terakhir, jadi gue dirumah aja"
"mana mungkin gue naik mobil Lo ke kampus"
"Kenapa? malu Lo naik mobil butut gue?"
"Masalahnya kalau anak kampus lihat gue naik mobil Lo, entar kita dikira ada apa apanya lagi"
"yaahh coba merasa bodo amat aja lah sama orang sekitar, kan elo tadi yang mau antar gue"
"Terserah Lo deh Cal, gue kan ngantar elo biar gak kenapa kenapa dijalan"
"Yaudah, gue turun! Jangan lupa besok mobil gue jemput di resto Lo oke.."
"Siap tuan putri"
"Hmmm hati hati Lo" Kata Calista langsung turun meninggalkan Ken didalam mobil
__ADS_1
"Untung cantik, jadi kalau cerewet masih enak dilihat nya" Kata Ken senyum, Ken pun melanjutkan perjalanan menuju rumahnya