
Ken yang seharian ini belum mendapatkan kabar dari Calista benar-benar tidak tau ingin mencari Calista dimana! Bahkan Ken tidak tau di belahan dunia bagian mana Calista berada. Tak hanya sampai disitu masalah Ken.
Tadi siang Ken mendapat telpon dari anak buahnya kalau perusahaan yang Ken bangun sedang dalam masalah. Ken telah membangun sendiri perusahaannya tanpa orang yang tau kecuali Orgtuanya. Meskipun hanya orang tuanya yang tau bukan berarti perusahaan nya itu berdiri karena ada kucuran dana dari Papanya. Sedikitpun tidak ada tunjangan dana dari Orang tuanya dan jikalau ada Ken akan mengembalikan kembali uang tersebut kepada Papanya.
Ken sengaja tidak mengumbar bahwa dirinya adalah seorang pengusaha muda. Ken hanya ingin terkenal sebagai Owner Sate Taichan dan hidup tenang, bukan seorang pengusaha. Itu semua Ken lakukan agar jauh dari orang-orang yang hanya bermuka manis termaksud para wanita yang hanya gila kepada uang.
Orang-orang juga hanya tau bahwa pemegang perusahaan tersebut adalah Jeffri Wandess, Tanpa mereka tau yang sebenarnya kalau Jeffry Wandess hanyalah tangan kanan Ken.
Flashback
*Drrrtttdrrttt Tiba tiba hp Ken bergetar dan nama Mr.J tertera disana, Ken mengernyitkan alis karena tak biasa Jeff menelponnya di waktu seperti ini. Karena biasanya Hanya Ken yang menelpon Jeff itupun hanya untuk menjelaskan laporan yang sudah di email kepada Ken.
"Halooo Jeff...."
"Hallooo Tuan, Maaf mengganggu anda"
"Tidak apa Jeff, Katakan ada apa?, tidak biasanya kamu menelpon saya"
"Tuan perusahaan kita sedang dalam masalah saat ini, dan saya berharap tuan segera datang ke perusahaan sesegera mungkin"
"Masalah apa Jeff?" tanya Ken masih tetap tenang
"Perusahaan X telah menarik semua sahamnya tuan"
"Apaaaa...?" Ken sangat terkejut bukan main, Karena selama ini perusahaannya semakin maju karena perusahaan X yang adalah penyumbang Saham terbesar di antara perusahaan lainnya. Dan itu sangat membantu.
"Maaf tuan, Saya sudah berusaha menahannya tapi mereka tetap kekeh tidak mau bertahan. Terkecuali..." Kata Jeff tetap tegas meskipun nyalinya sedikit menciut.
"Terkecuali..????" Tanya Ken yang mengulangi kalimat ujung Jeff
"Terkecuali anda menunjukkan siapa Anda dan menandatangani perjanjian antara tuan dan Perusahaan X"
"Dia sudah tau siapa aku?"
"Dia tidak tau siapa anda bahkan nama anda tuan. Tapi dia sudah tau kalau saya hanya tangan kanan anda tuan, Untuk itu dia ingin tuan bertatap muka dengannya. Tapi kalau tuan tidak mau dan merasa keberatan saya akan mengatakannya kepada mereka dan menyutujui penarikan saham mereka"
"Baiklah, Aku akan kesana 2 hari lagi kabarkan kepada perusahaan X kalau aku bersedia hadir, Dan kau ataur pertemuannya Jeff"
__ADS_1
"Tapi tuan..."
"Ada apa lagi Jeff?"
"Kalau tuan menunjukkan siapa tuan sebenarnya makan perusahaan X tidak akan menyia-nyiakan hal itu, Apalagi kita tau kalau mereka sangat berpengaruh di dunia bisnis ini. Saya takut kalau tuan tidak akan bisa bersembunyi lagi setelah ini" Jelas Jeff berusaha menyadarkan tuannya.
"Apapun akan aku lakukan demi perusahaan Jeff, Kalau sampai akhirnya mereka tahu siapa sebenarnya pemegang perusahaan kita aku siap Jeff. Sudah cukup lama aku bersembunyi di balik layar"
"Tapi tuan... Saya mohon fikirkan terlebih dahulu!" Kata Jeff singkat karena Ken sudah mengetahui makna yang tersirat didalam kata-kata Jeff
"Tidak Jeff, namaku akan tetap baik-baik saja" Kata Ken berusaha menenangkan Jeff.
"Baiklah tuan, saya tunggu kehadiran tuan. Kalau begitu saya tutup telponnya, Selamat malam"
*Bip
Bugghhhh....
"Sial...sialll... siaalll...." Bukan berarti Ken akan tetap tenang sambil menunggu hari itu tiba. Ya hari dimana akan menjadi sejarah besar dalam hidupnya dimana mulai saat hari itu juga hidup Ken akan jauh dari kata tenang.
Bagaimana tidak, Ken sudah memikirkan ini semua dari awal. Hingga akhirnya bom waktu yang di tunggu-tunggu akan segera meledak dalam hitungan jam.
Bukan karena apa Ken menyembunyikan dirinya. Ken hanya tak ingin hidupnya dipenuhi oleh pesaing-pesaing bisnis entah mereka keji, entah mereka curang, entah mereka bermuka dua. Ken juga tak ingin kelak keluarga kecilnya akan di ganggu apalagi sampai kena imbas oleh pesaing-pesaing bisnisnya.
Ken yang sudah agak tenang mengambil hpnya dan menghubungi seseorang.
*Tut...Tut
"Halo"
"Tolong Carikan aku informasi tentang perusahaan X, semua bila perlu! Dan segera Carikan informasi mengenai perempuan yang bernama Calista Adelecia Diandra"
"Baik tuan"
*Bip
Ya inilah Ken yang sebenarnya, Ken bukanlah orang sembarangan seperti yang di tunjukkaannya kepada semua orang termaksud Calista.
__ADS_1
Bukan tidak mau dia meminta seseorang untuk mencari Calista sedari tadi pagi, Hanya saja Ken malas. Karena ia yakin Calista akan membicarakannya sendiri tanpa harus dipaksa dan di cari tau. Kali ini Ken sangat membutuhkan mereka untuk mencari tau Calista. Karena Ken sangat ingin tau apa motif dari kepergiannya yang mendadak.
2 hari setelahnya
Disini lah Ken berada, Didalam sebuah perusahaan yang sudah lama di bangunnya dengan jerih payahnya.
*Toktok
"Masuk"
"Tuan.. Pimpinan perusahaan X sudah hadir"
"Dimana dia sekarang?" tanya Ken tanpa membalikkan badannya
"Saya sudah mengantarkannya keruang pertemuan tuan"
"Baiklah 15 menit lagi saya akan menjumpainya, Buatlah ia senyaman mungkin" Ucap Ken dingin diakhir kalimatnya.
"Baik tuan, saya akan menunggu tuan diruang pertemuan"
Ken masih tak percaya dengan apa yang akan terjadi terhadapnya. Ken benar-benar marah saat ini! Belum lagi keberadaan Calista yang ternyata sedang santai liburan ke Korea tanpa memikirkan ke khawatiran nya disini. Ditambah lagi orangnya tidak mendapatkan dengan detail siapa pemimpin perusahaan X.
Ken membuang nafasnya berat, dan mulai berjalan menuju ruangan yang telah disebutkan Jeff.
Sampai di dalam ruangan tidak hanya Ken, Pemimpin perusahaan X terkejut melihat siapa sebenarnya orang di balik perusahaan yang iya datangin ini.
"Kammmuuuu......" kata pemimpin perusahaan X syok.
.
.
.
Haii reader, pasti bingungkan dengan keadaan ceritanya?. pasti semua bertanya tanya... Kenapa Ken tiba-tiba seorang pengusaha muda? padahal di awal diceritakan Ken hanya orang biasa.
Ya disini aku akan menceritakan mereka dalam 2 versi Cerita orang (Gosip orang) disini. Pertama, Bagi yang hanya sekedar kenal dan hanya tau nama Ken dan Calista aku akan menceritakan mereka sebagai orang biasa (Orang tak pamer harta kekayaan).
__ADS_1
Dan yang kedua kalau mereka sudah sangat mengenal Ken dan Calista mereka pasti tau siapa Ken dan Calista yang sebenarnya (Orang yang sangat luar biasa) tanpa harus di jelaskan secara detail.
Itulah kenapa aku memberi judul "Mi Historia". Karena dalam bahasa Spain "Mi" itu berarti Saya, sedangkan "Historia" berarti sejarah, kisah. Jadilah "Mi Historia" yang berarti Sejarah ku, tentangku, atau kisahku. begitu ceunahhh