
Sebelum Calista datang
*Toktok
"Masuk" Jawab Ken
"Wooyyy Bannnggg"
"Laraasss? Kapan sampai di Indonesia?
"Udah 2 hari sih, Abang aja yang sok sibuk gak pernah di rumah"
"Gue kalau dirumah entar malah di suruh pakai rok sama Papah"
"Huahahah Iya juga sih, Apa kabar bang?"
"Sehat, Lo apa kabar ras?"
"Sakit gue"
"Sakit apa Lo?"
"Kanker" Ucap Laras serius
"Apaahhh!!! Jangan main-main Lo, itu penyakit bahaya Lo Laras!"
"Gampang bang ngobatinnya, kalau Abang kasih aku uang 50 juta sekarang aku langsung sehat kok"
"Mana cukup itu uang untuk operasi Laras, Lo juga harus berobat keluar negeri, ngapain Lo balik ke Indonesia, kan di Singapore bisa berobat Lo " Ucap Ken yang tidak menyadari kalau wanita yang ada di hadapannya ini hanya bercanda
"Ini tanpa Operasi langsung sehat wal'afiat bang, Asalkan Abang kasih uang Cash 50 JT"
"Sakit apa sih Lo sebenarnya ras? Jangan main-main lo?!" Ucap Ken yang sudah merasa curiga
"Iya kanker bang!"
"Kanker apa Lo?
"Kantong kering huahahahha"
"Kurang ajar Lo ya sama gue"
"Hahaha Abang sih, serius banget daahhh"
__ADS_1
"Ya gimana gue gak serius , gimana kalau lo ternyata beneran sakit kanker"
"Hahaha ya enggak lah Abang, aku kan bodygoals gini, mana mungkin bisa sakit"
"Jangan Sambong ras, Kalau tuhan berkehendak Lo gak bisa bilang jangan dulu ya Allah Laras khilaf Hahahha" Ejek Ken
"Abaannggg ngedoain gue yang buruk-buruk nih, ohiya dari tadi banyakan ngobrol nya, gue kangen loh bang! Gamau meluk gue apa?"
"Sini-sini gue peluk, dasar anak manja"
"Beneran nih boleh gue peluk?"
"Iya Laras"
*Toktok
"Masuk" Ucap Ken, tanpa Ba-bi-bu Laras langsung memeluk erat Abang sepupunya
"Ehmm.. Maaf gue..guee gatau kalau Ken ada tamu, Gu..guueee permisi.." Ken terkejut bukan main saat mendengar suara Calista, dan langsung melepaskan pelukan Laras.
"Caaall..." Ken berusaha memanggil tapi Calista sudah lebih dulu menutup pintu ruangan.
"Siapa dia bang?, Pegawai Lo?"
"Dia temen gue, Duhhh selesai deh gue" Kata Ken yang panik, dan bingung antara mau mengejar Calista atau tidak. Kalau dia mengejar Calista dia tidak enak dengan adik sepupunya, Semoga aja semuanya baik-baik saja batin Ken
"Coming soon temen hidup gue itu"
"Haahhh... Mampus Lo bang hahahha"
"Kenapa Lo ngetawai gue?
"Gimana gue gak ketawa, Belum jadian tapi udah di salah pahami Lo bang! Waahhh masa jomblo lo semakin panjang bang heheh"
"Jelek banget doa Lo ras, dia itu punya trauma terhadap laki-laki yang bergaya hidung belang! Dan gobloknya gue barusan seolah bertingkah hidung belang di depan dia" Kata Ken panik
"Maksud Lo bang? Dia bolak-balik di selingkuhi gitu?"
"Dia pernah hampir di perkosa sama laki-laki yang tak di kenal, memang sih dari kecil dia gak terlalu dekat sama laki-laki lain! di tambah lagi kejadian pemerkosaan itu jadilah dia menutup diri untuk laki-laki sembarangan!, Dari kejadian dia itu baru gue cowok yang berhasil menyembuhkan trauma nya dia"
"Yaampun, jahat banget laki-laki itu! Maafin gue deh bang, gue gak tau cerita dari awal! Lagian kan tadi gue udah ijin minta peluk elo"
"Iyaa dia mana tau kalau kita sepupuan"
__ADS_1
"Ya juga sih, Aahhh ntar gue bantu Lo deh bang,Semua bakal gue jelasin kedia, termasuk tuturan keluarga kita biar dia gaksalah paham"
"Gimana kalau dia udah gak percaya lagi sama gue?"
"Gimana ceritanya gak percaya kalau semua gue jelasin pasti percaya dia bang, gue jelasin tuturan kita, kalau bisa gue sebutin semua keluarga kita"
"Yayayaya, serah Lo deh ras! Gue pusing"
"Yaudahlah jangan pusing, gue bantuin deh sampai jadian entar"
"Iya Ras iyaaaaa... Yaudah sana persen makanan di bawah! bilang di antar ke atas ya ras"
"Oke bang"
Ken tetap tidak bisa tenang, dia berusaha menghubungi Calista tapi sayang Calista tidak mengangkatnya, Ken tidak menyerah dan terus menelpon Calista. Namun di panggilan Ketiga Calista sudah tidak bisa dihubungi.
"Aduuuhhhh mampus gue!" Ucap Ken risau
Taklama kemudian Laras muncul kembali
"Kenapa Lo bang?"
"Mampus gue!"
"Kenapa mampus baanngg??"
"Calista beneran marah, tadi gue udah coba telpon, panggilan pertama dan kedua menyambung sialnya di panggilan Ketiga udah gak aktif! Aarrgghhh"
"Duh sabar dong bang! Gue juga bingung jadinya mau kaya gimana! Ohiya bang, Lo gatau dimana rumahnya?"
"Tau gue"
"Yaudah Lo kerumahnya ajaa bang! Gue ikut deh, entar gue yang bantu jelasin ke dia"
"Duh.. Masalahnya gue takut gak diterima dirumahnya! Bisa selesai hidup gue di tangan Dady nya dia!"
"Ya elo kan bukan main dibelakang sih bang, kan kita sepupuan!"
"Mereka mana tau kalau kita sepupuan Laras bego" Ucap Ken semakin kesal
"Yaa dijelaskan ke mereka kalau begitu baanngg!"
"Besok aja deh gue jelasin ke Calista, Besok Lo juga gue bawa! Lo harus bertanggung jawab atas kelakuan Lo tadi"
__ADS_1
"Iye bang iyeeee"
-> Next!!!