Mi Historia

Mi Historia
P e r n y a t a a n


__ADS_3

06.45 pagi


Pagi ini sebelum berangkat ke Bandara Ken menuju kerumah Calista, Ken ingin menyatakan perpisahan dan membuat Calista tidak akan melupakan Ken dan setia menunggu kepulangan Ken.


*Tok...tok, pintu terbuka dan menampilkan wajah Mami Airin


"Assalamualaikum Tante, selamat Pagi.... Apakah Ken mengganggu?" Kata Ken sopan


"Waalaikumsalam Ken, Pagi juga, Sama sekali tidak mengganggu sayang.. Ayo masuk.."


"Baik, terimakasih Tante, Oh iya Tante Calista udah bangun?"


"Baru aja bangun, Paling sebentar lagi turun, Mau Tante panggilkan?"


"Tidak usah Tante, Ken tunggu aja Calista turun dengan sendirinya"


"Baiklah, Tante tinggal ya Ken, Tante kedapur dulu"


"Iya Tante.."


Tak berapa lama setelah kepergian Tante Airin, Calista pun menuruni tangga dan terkejut melihat Ken sudah berada dirumahnya sepagi ini.


"Ehm.. Kenapa dirumah aku pagi-pagi?" Tanya Calista


"Bagaimana keadaan kamu?" Jawab Ken tanpa menggubris pertanyaan Calista


"Aku udah jauh lebih baik dari pada kemarin"


"Baguslah, Cal Ada yang mau aku bicarakan, tapi aku gak punya waktu lama"


"Yaudah bicarakan apa yang mau kamu bicarakan"


"Aku gakbisa bicara disini, bisakah kita keluar sebentar?"


"Sebentar" Calista Langsung menuju dapur berniat untuk pamit kepada Maminya dan setelah mendapat ijin Calista Langsung mengajak Ken keluar. "Ayo"


Ken yang paham maksud Calista langsung keluar mengikuti langkah Calista, Mereka menaiki mobil. Ken Langsung melajukan mobilnya ketempat yang akan di tuju.


Sesampainya di tujuan Calista bingung kenapa harus ke apartemen, Tiba-tiba Calista merasa takut. Dengan langkah kaki yang ragu Calista mengikuti langkah Ken.


Ken yang mengetahui ketakutan Ken berusaha menenangkan Calista dengan menggenggam tangan Calista seolah mentransfer kekuatan.


"Masuk dulu Cal.." Kata Ken lembut begitu sudah membuka Pintu Apartemennya.

__ADS_1


"Ki..kita mau ngapain Ken" Calista masih dengan segala fikiran yang menakut kan


Ken datang membawa sepiring cemilan buah yang sudah tersedia di kulkas dan beberapa minuman.


"Tenang Cal.. Aku hanya ingin berbicara kepadamu, Please kasih aku waktu sebentar saja.. bukankah aku sudah bilang kalau aku tidak banyak waktu" Kata Ken memohon


"Baiklah aku akan berusaha tenang, Ayo bicaralah"


"Cal.. Aku... Aku mencintaimu, sangat sangat mencintaimu.. Aku tidak tahan lagi untuk bersikap acuh tak acuh terhadap perasaan yang aku punya.. Aku sangat sangat tidak mau kehilanganmu... Sumpah aku takut kau pergi meninggalkanku.. Apalagi kau meninggalkanku hanya karena laki-laki lain.." Lirih Ken, Kemudian Ken berlutut di kaki Calista sambil menggenggam tangan Calista "Calista maukah kamu jadi kekasih ku.. Mau kah kau bertukar kabar kepada ku di setiap waktunya.. maukah kau berbagi perasaan kepada ku.. Mau kah kau menjadi milikku hingga aku siap meminta restu kepada orang tuamu nanti?"


Calista Syok mendengar kata-kata yang Ken ucap kan. Semua terlalu indah menurut Calista. Ia tak menyangka bahwa selama ini cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.


"Ken... Aku.. Akuuu" Kata Calista tidak sanggup melanjutkan kata-katanya karena terlalu syok


"Kalau kamu belum siap tidak apa, Aku siap menunggu sampai kapanpun, aku siap menunggu setahun lagi atau bahkan seumur hidup ku pun aku siap menunggu Calista" Lirih Ken karena takut cintanya di tolak


"Tidak Ken, Aku juga mencintaimu. Aku mau menjadi kekasihmu, Aku mau bertukar pesan di setiap waktu ku, Ken tolong jaga cinta ku, cinta kita, Aku percayakan semua kepadamu Ken" Kata Calista dengan senyum bahagianya.


"Terima kasih Calista, Iya aku akan menjaga, Aku akan menjaga hati ini, cinta ini untuk mu. Untuk kita selamanya" Ken Langsung memeluk Calista erat.


Akhirnya beban yang di pundak Ken tidak seberat kemarin malam, semua terasa enteng baginya.


"Tapi aku minta maaf sebelumnya" Kata Ken menunduk


"Dihari pertama kita pacaran ini, aku akan meninggalkan mu dengan waktu yang cukup lama" Kata Ken pasrah dengan jawaban yang akan diberikan Calista


"Kamu mau kemana?" Tanya Calista berusaha tenang


"Aku akan berangkat ke USA jam 10.00 nanti, Dan tidak tau kapan akan pulang" Jawab Ken Lesu


"Kamu ngapain kesana?"


"Perusahaan Papah yang di USA mengalami masalah, dan aku diutus papah kesana langsung, karena papah udah tua dan tidak memungkinkan untuk berpisah dari mamah dalam waktu yang lama" Kata Ken tak semangat menjelaskan tujuannya terbang jauh.


"Yaudah, kamu siap-siap ayo, sebentar lagi kamu harus ke Bandara" Kata Calista menyemangati lelaki yang masih hitungan menit menjadi kekasihnya


"Aku gak semangat, aku undurin aja besok, aku akan meminta keringanan ke papah" Kata Ken yang memeluk erat Calista


"Aku akan marah kalau kamu jadi pembangkang, Ayo bersiap, Apa pakaian mu sudah di siapkan?"


"Aku tak perlu bawa pakaian, aku hanya perlu bawa dokumen penting dan membawa diri" Jawab Ken enteng


"Jadi pakaian ganti mu di sana bagaimana?" Tanya Calista yang memang masih belum tau siapa Ken sebenarnya

__ADS_1


"Orang-orang ku akan menyiapkan semuanya, Aku takperlu pusing memikirkan pakaian ganti" Jawab Ken yang membuat teka-teki bermunculan di kepala Calista


"Yasudah terserahmu, ayo kita sarapan dulu, kamu harus sarapan sebelum menempuh perjalanan panjang" Kata Calista


"Baiklah, tapi kamu yang masak ya"


"Iya, tapi hanya nasi goreng apakah tidak apa?" Tanya Calista kepada Ken


"Tidak apa, asal itu masakanmu akan aku telan sampai habis"


"Baiklah tuan, duduk yang manis saya akan masak nasi goreng spesial untuk anda" Kata Calista semangat sambil mengedipkan matanya.


Tak berapa lama Calista sudah selesai masak, dan Langsung memanggil Ken yang duduk sambil memainkan ponselnya.


"Tuan, makanan sudah siap mari kita makaaannn"


"Suapin ya sayang" Kata Ken membuat Calista terkejut dengan panggilan Sayangnya


"Baiklah, ayo buka mulutmu makan dan segera habiskan".


Setelah selesai semuanya, Ken Langsung mengantar Calista pulang karena keberangkatan nya sudah ada di depan mata. Selama diperjalanan Ken tak pernah sedetikpun melepaskan genggamannya. Calista pun yang memahami perasaan bimbang dan bingung Ken hanya bisa menguatkan dan memberi semangat kepada kekasihnya ini.


"Calista berjanjilah untuk memberi kabar kepadaku, jangan berusaha menutupi segalanya dari ku" Kata Ken tegas


"Siap Ken, aku tidak akan menyembunyikan apapun dari mu, kau bisa menghubungi Kevin untuk bisa memantau ku juga"


"Baiklah, aku percaya kepada mu, kalau kamu berusaha menyembunyikan sesuatu dariku, aku akan memberimu hukuman" Kata Ken menakuti


"Iya sayang, aku akan usahakan tidak akan menyembunyikan apapun. Ken selama jauh tolong jaga hati dan cinta kita ya.." Kata Calista dengan suara yang terdengar pasrah


"Aku akan menjaganya, Aku tidak akan mengecewakanmu. Akan aku selesaikan pekerjaan ku secepatnya"


"Terima kasih"


"Sudah sampai, maaf aku tidak bisa mengantarkan mu sampai ke dalam, waktuku menipis"


"Tidak apa apa, Jaga kesehatan ya sayang, aku mencintaimu" Kata Calista Langsung mencium pipi Ken


Ken yang tiba-tiba mendapat Serangan Calista tersenyum bahagia, "Aku pergi, jaga dirimu selama tidak ada, aku sangat-sangat mencintaimu"


Setelah mengatakan itu, Ken langsung melesat meninggalkan pekarangan rumah Calista menuju Bandara.


"Jaga dirimu Ken, aku akan menunggu kepulangan mu dengan bahagia" Ucap Calista setelah kepergian Ken

__ADS_1


__ADS_2