Mi Historia

Mi Historia
B e r s a m a


__ADS_3

Selesai menyuapi Calista makan, Ken Langsung menuju administrasi untuk membayar semua tagihan. Setelah itu, Ken mengajak Calista pulang untuk istirahat.


"Ken kita keliling yuk?" Ajak Calista merasa tidak enak karena insiden kecilnya tadi.


"Calista... Kamu harus istirahat jangan jalan jalan aja isi kepala cantikmu itu"


"Tapi Ken....."


"Stoooppp... Kali ini aku gak mau dengerin kamu merengek atau melihat kamu mayun. Yang aku mau kamu sehat"


"Serah Elo dah!" Kata Calista dingin


"Kamu itu lagi sakit Lo Cal, coba deh kamu kacaan, muka kamu pucat, mata kamu cekung, bibir kamu gak berwarna. Kamu itu persis banget sama pasien yang lari dari rumah sakit. Entar kalau aku nurutin kamu jalan-jalan terus ternyata kamu masih lemah, Terus pingsan dan akhirnya di infus. Kamu mau diinfus? Disuntik?" Jelas Ken supaya Calista memahami kondisinya yang masih lemah.


"Enggak mau!"


"Nah kalau gak mau berarti kamu harus pilih dulu, banyakin istirahat, obatnya diminum, konsumsi makanan yang sehat sehat, Jangan begadang, Paham?"


"Iya.. Aku paham.. maafin yaa aku ngerepotin kamu terus"


"Kamu sama sekali enggak ngerepotin aku, udah udah fikiran kamu jangan macem-macem. istirahat aja kamu, entar kalau udah sampe rumah kamu aku bangunin"


"Iya, Makasih"


Tak berapa lama Calista sudah terlelap, Ken yang menyadarinya pun tersenyum. Hingga akhirnya sampai di pekarangan rumah Calista.


"Cal...."


"Hmmm..."


"Ayo, udah sampe..."


"Ehh iyaa... Duh sorry aku ketiduran"


"Kan yang suruh kamu istirahat aku, kenapa harus minta maaf?"


"Heheeh iyaiya"


"Yaudah, ayo turun, aku antar sampe rumah"


"Inikan udah dirumah"


"Ini Halaman Rumah Calista"


"Eh iyaa... heheheh aku linglung"


"Yaudah itu kamu artinya masih ngantuk, sana buruan masuk langsung tidur dikamar ya..." Perintah Ken


"Iya, aku masuk ya, Ohiya Ken, Makasih banyak ya..."


"Ingat Lo gak ngerepotin gue, jadi jangan sebut makasih atau maaf"


"Iyadeh, Gue masuk yaa... Bye.."


"Iya, bye.."


Setelah mengantarkan Calista Ken memasuki mobilnya dan pergi menuju restonya. Tak berapa lama Ken sudah sampai dan langsung menuju ke ruangannya.

__ADS_1


"Lohh.. Papah?" Kata Ken saat begitu masuk sang papa sudah ada di ruangannya


"Kamu kemana aja Ken?" Tanya papa Ken


"Ohh Ken baru dari tempat teman Ken pah, kebetulan temen Ken sakit"


"Oh gitu..."


"Papah tumben singgah? Pengen Sate ya pah?" Kata Ken yang tidak paham mengenai kedatangan papanya, karena seumur umur restonya baru ini papahnya datang sendiri secara tiba-tiba. Biasanya kalau datang hanya sampai bawah sekedar makan terus pulang.


"Enggak, Papa lagi diet... Ken ada yang mau papa bicarakan sama kamu"


"Ada masalah pa?"


"Hanya masalah kecil, karena berhubung papa sudah tua, kesehatan papa juga lagi kurang mendukung, papa gak yakin bisa kesana tanpa mama kamu. Kamu tau kan mama kamu paling takut yang namanya naik pesawat. Jadi setelah papa fikir-fikir, sepertinya kali ini papa minta bantuan kamu"


"Tapi pah, Ken gak terlalu memahami tentang perusahaan" Kata Ken tiba-tiba menyeleneh


"Kamu tidak memahami perusahaan? Kenapa selalu itu yang kamu sebutkan di depan papa Ken? Bahkan papa sendiri tau kau sudah punya perusahaan sendiri dan bahkan sudah punya cabang di USA!"


"Bukan begitu pah, Ken hanya takut kalau Ken tidak mampu, papah tau sendiri kan setiap perusahaan punya beda-beda masalah, ditambah lagi jenis perusahaan kita aja sudah berbeda papah"


"Papa yakin kamu bisa Ken, Papa sudah bilang tadi Hanya masalah Kecil. Kalau pun akhirnya masalah bertambah berat papa juga yakin kamu bisa Ken"


"Apa yang harus Ken lakukan untuk Papa?" Kata Ken pasrah.


"Kamu harus ke perusahaan papa yang ada di USA, sampai sana kau tanya sama sekretaris papa apa permasalahannya dan pelajari permasalahannya"


"Kapan Ken harus kesana pah?"


"Lusa... Persiapkan dirimu baik-baik, sampai di sana kamu juga boleh mengajak orang kepercayaan kamu untuk kerja sama Ken, Bukan kita sama-sama punya perusahaan disana?"


"Tergantung penyelesaian masalah, Kalau kamu lama mencari penyebab dan memperbaiki makan kamu akan lama kembali"


"Ya sudah, Ken siap pah"


"Nah, dari kemarin kamu mau seperti ini kan, papa bisa tenang tenang di rumah sama mama kamu"


"Udah deh paaa... Udah tua... Malu sama umur"


"Kamu salah Ken, harusnya papa yang bicara seperti itu, Udahh kennnn.... Udah tuaa.... Malu sama umur gak nikah-nikah"


"Sabar aja pah, Ken lagi usaha"


"Bertepuk sebelah tangan ya Ken?"


"Pah, barusan mamah wa nanya papah, ini Ken jawab Papah mau pulang kerumah atau papah lebih mau dijewer mamah?"


"Iya... iyaaa ini papa pulang kerumah"


"Ken gak ngusir ya pah, Ken hanya sampein pesan mamah"


"Iya iya amaannn... yaudah papah mau jumpa sama bidadari dulu yaa..."


"Iya hati hati pahh..... Ingat udah tua..." Papa Ken hanya berlalu tanpa menghiraukan Ken, Ken yang melihat Tingkah papa nya hanya menggelengkan kepala.


Tak berapa lama, Ken Termenung memikirkan semua ini. Kalau Ken pergi pasti Ken merindukan Calista. Kalau Ken tidak pergi, apa gunanya Ken untuk orang tuanya.

__ADS_1


Ken merogoh Hp dan menelpon seseorang


*Tut...Tut


"Hallo tuan"


"Halo Jeff, Lusa aku ke USA tolong siapkan semua kebutuhan dan keperluanku"


"Tuan mau tinggal dimana selama di USA?"


"Sepertinya aku akan tinggal di Apartemen yang tidak terlalu jauh dari perusahaan"


"Baik tuan, Ada lagi?"


"Ohiya, tolong siapkan semua berkas-berkas perusahaan aku ingin memeriksanya"


"Baik tuan, ada lagi tuan?"


"Tidak sepertinya itu dulu, Hhmm Jeff tolong Carikan aku orang kepercayaan untuk membantuku nanti, ingat harus laki-laki"


"Baik Tuan"


*Bip


Ken tidak tau apa yang akan terjadi di sana, tapi Ken yakin semuanya baik-baik saja dan harus cepat selesai. Kali ini Ken benar-benar tidak tenang, entah itu karena kepergiannya atau Calista? Apa juga yang akan jadi alasannya untuk pamit Kepada Calista. Membenahi perusahaan? Atau liburan? Ken juga belum tau seberapa lama dia disana! Seminggukah? Sebulan kah? atau setahun? yang Ken rasakan saat ini hanya pusing.


*Tut..Tut... Ken menelepon Kevin


"Halo..."


"Vin, mulai besok gue minta tolong liatin Resto gue ya"


"Mau kemana Lo Al?"


"Gue mau ke USA lusa, gatau berapa lama disana"


"Sama siapa Lo?"


"Sendiri lah.."


"Ngapain Lo kesana?"


"Perusahaan Papa lagi ada masalah, mau gak mau gue harus kesana"


"Yaudah hati hati loh ya"


"Lo jagain juga Calista ya..."


"Tenang aja Lo... Eh Lo udah pamit sama Calista?"


"Belum, rencana besok gue kerumahnya sekalian pamit"


"Okedeh, hati-hati Lo, kabarin ntar kalau udah di Bandara"


"Okey, gue tutup ya"


"Sippp"

__ADS_1


*Bip


"Oke, keputusannya adalah, gue ke USA mau itu berapa lama gue usahain cepat selesai! Gue gak akan lama lama ninggalin Calista, Apa lagi sampek Calista lupa sama gue" Kata Ken dalam hati.


__ADS_2