Mi Historia

Mi Historia
K a b a r


__ADS_3

Sementara itu Calista cukup lama untuk termenung memikirkan antara ingin menghubungi Ken atau melanjutkan tidurnya. Calista memahami pasti saat ini Ken sedang sibuk hingga tak sempat menghubungi nya dari kemarin.


Calista juga paham dengan perbedaan perputaran waktu antara Indonesia dengan Amerika, jika pagi ini di Indonesia sudah pukul 06.40 berarti di Amerika sudah sore menjelang malam 18.40. Apakah Calista tetap harus menunggu?


Tapi entah keberanian dari mana Calista mendial nomor Ken dan betapa bahagianya Calista saat nomor itu terhubung.


"Halloo..." Kata Ken dari seberang sana


"Ha...haloo... Apa aku mengganggu mu?"


"Tidak sayang, aku baru saja ingin menelpon mu tapi aku takut kamu masih tidur"


"Aku tidak bisa tidur" Jawab Calista lesu


"Kenapa hmm?? Apa yang mengusik isi kepala cantikmu?"


"Kekasihku.."


"Ada apa dengan kekasihmu?" Tanya Ken pura pura bertanya


"Iya... Kekasihku melupakanku saat dia sudah tak lagi berada di Negara yang sama denganku" Calista pura pura bersedih


"Kenapa tidak kau hubungi saja kekasihmu dan menanyakan kabarnya?"


"Aku takut kalau aku mengganggu"


"Sayang, Jangan seperti ini lagi ya... Kalau kau merindukanku telpon saja aku, kalau aku tidak mengangkat telpon mu berarti aku sibuk dan aku yang akan menelpon mu kembali"


"Aku takut mengganggu pekerjaan mu"


"Kamu tidak akan mengganggu sayang, ya sudah kamu mandi, sarapan dan berangkat ke kampus"


"Aku tak ingin kekampus kalau kamu tidak ada"

__ADS_1


"Yasudah kamu keresto atau tidak kamu bisa menemui Natasya"


"Kamu ijinkan aku ke resto atau kemanapun?"


"Iya, aku menjadikan mu kekasih bukan untuk aku jadikan tahanan, Nikmatilah dirimu sendiri. Aku tak mau kau kepikiran kekasihmu terus apalagi sampai sakit" Kata Ken


"Baiklah, kau jaga kesehatan, jangan begadang apalagi sampai mabuk mabukan"


"Aku tidak akan mabuk seperti apa yang ada di kepala cantikmu, aku masih mencintai diri ku sendiri"


"Baiklah aku tutup, Aku mencintaimu Ken" Kata Calista ingin m ngakhiri


"Aku juga mencintaimu"


Begitu menutup telponnya Calista sudah merasakan bahagia yang luar biasa. Calista segera bersiap dan mengikuti saran Ken untuk berkunjung ke resto nya.


*Resto


"Gue baik-baik saja, tumben Lo ke resto?" Heran Natasya


"But I Miss you"


"I not trust you" Kata Natasya santai karena tau bagaimana sifat sahabatnya ini luar dan dalam


"Hmm.. Gue suntuk Gaada temen main"


"Kemana bodyguard Lo itu?"


"Ke Amrik, udah ah ayo ceritakan pengalaman bulan madu Lo"


"Gamau ah, Lo masih terlalu kecil untuk mengetahui tentang honeymoon"


"Hallooowwww.... Umur gue udah tua, Udah 22 dan itu Lo anggap bocah"

__ADS_1


"Iya Lo masih terlalu bocah" Ejek Natasya


"Dan Lo lupa umur Lo hanya beda enam bulan dengan gue, dan sialnya aja Lo udah 23 sedangkan gue masih menuju 23!!" Kata Calista dengan sengaja menekankan kata kata terakhir


"Tapi tetap aja Lo masih bocah"


"Lo juga bocah kalau gitu, Mana masih bocah udah nikah aja"


"Gakpapa, Karena Gue laku! Meskipun gue bocah setidaknya gue lagi ngandung bocah"


"Yaiyalah, namanya Lo bocah otak kotor, lagian juga Lo udah berbagi tempat tidur dengan laki Lo mana mungkin Lo gak bisa dapetin bocah" Kata Calista santai tanpa menyadari, hingga akhirnya "Ehhhh... Lo ngandung bocah??"


"He'em.." Jawab Natasya sambil ngelus perutnya yg masih rata


"Kenapa Lo baru ngabarin gue sihh.... Haloo sayangnya onty, Maafin onty ya karena ngomong kasar ke mami kamu... Onty kesel sama mami kamu nak.. Cepat keluar ya temenin onty disini" Kata Calista yang tiba-tiba sudah berjongkok sambil mengelus perut Natasya.


"Iya Onty.. Tunggu aku ya onty" Jawab Natasya menirukan suara anak-anak


"Udah berapa bulan?"


"kemarin terakhir kita USG udah 6 Minggu"


"Dan Lo baru ngasih kabar sekarang sama gue...."


"Gue juga tau nya 2 Minggu yang lalu, dan berketepatan kita baru pulang honeymoon gue ngerasain mual mual berat sampai jalan aja udah gabisa, karena si Kevin takut gue jetlag atau keracunan makanan Langsung deh gue dilarikan kerumah sakit, dan ternyata itu karena bawaan hamil"


"Syukurlah kalian baik baik aja.. Tapi Please apapun yang terjadi cepat kabarin gue, gue gak mau jadi orang yang terakhir dengar kabar bahagia dari Lo" Kata Calista masih Kesal


"Iya..iyaa.. Eh Lo udah makan?"


"Aduh yaampun udah jam 2 siang dan kita belum makan, Maafin Onty sekali lagi ya sayang, kamu jadi kelaparan.. Ayo makan"


"Ayo.." Dua orang itu langsung menuruni tangga dan mencari posisi tempat duduk agar nyaman untuk mengeksekusi makanan.

__ADS_1


__ADS_2