Mi Historia

Mi Historia
T e l a t !


__ADS_3

"KKAAALLLIIIISSSTTTAAAAAA......." Jerit mami Airin dari bawah dan langsung menuju kekamar anak gadis semata wayangnya.


"KAAALLLLIISSSTAAAAA..... Yatuhan anak ini!! Calista bangguunn kamu gak kuliah?" Ocehan mami Airin kepada Calista yang mulai terusik akan tidur indahnya.


"Aduh mam masih jam berapa ini??? Tanya Calista yg merasa tidurnya terusik.


"Ini udah jam setengah 9 calista"


"WHHHAAAATTTT!! MAAMMIII I'M LATEEEEE!!!" Jerit Calista yang langsung tersadar dari alam mimpinya dan langsung lari kekamar mandi.


"Ada ada aja anak gadis jaman sekarang, Masih aja untuk bangun pagi susah banget! Gimana entar itu anak nikah yaa?" Gumam Mami Airin dalam hati.


Setelah selesai mandi Calista langsung terburu-buru berangkat kekampus, Calista hampir lupa kalau hari ini yang masuk mata kuliah pak Bambang dosen terkiler didunia menurutnya dan dia juga sempat mendengar dari mahasiswa tingkat atas yang pernah terlambat dijam pelajarannya bisa kena skors 2 kali pertemuan kuliah tidak boleh masuk, lebih ngerinya nama kita bakal terkenal diseluruh penjuru kampus karna terlambat di jam pak Bambang dan ada yg lebih bahayanya lagi akan dijuluki yang aneh aneh oleh pak Bambang.


"Caal sarapan dulu sini, mami masak nasi goreng kesukaan kamu keburu dingin nih" kata mami Airin yang melihat Calista terburu buru menuruni tangga.


"I'm sorry mam, aku makan di kantin aja nanti yaaa! Bye mam love you muuaacchhh" Pamit Calista sebelum akhirnya pergi meninggalkan rumah tercintanya denggan menggunakan mobil kesayangannya.

__ADS_1


"Love you too sayang, hati hati Calistaaaa jangaann ngeebbuuuttt" Teriak mami airin kepada Calista yang mulai meninggalkan area rumah.


*30 Menit di Kampus Universitas Indonesia


Tok tok


"Iya, ada yang bisa saya bantu?" Terdengar suara berat dari balik pintu, Yaaa dia Pak Bambang dosen mata kuliah Ekonomi.


"Ma..Maaf pak saya izin masuk.." cicit Calista.


"Siapa nama kamu!" Sergah pak Bambang. "Ca..Calista Adelecia Diandra pak" cicit Calista kembali sambil memilin milin jari tangannya.


"A...Anu pak!" Cicit Calista tak mampu menjawab pertanyaan pak Bambang.


"Anu apa Calista? Kamu bisu atau tuli?" Hardik pak Bambang dengan suaranya yang semakin dingin.


"Sa...saya..sayaaaa ke...kesiangan bangun pak" Cicit Calista semakin memegang kuat tali tasnya.

__ADS_1


"oohhh jadi masalah mu kesiangan ya Calista? Apa yang kau dapatkan dari mimpi indahmu Calista? dapat pangeran? Atau kamu harus dicium pangeran dulu baru bangun Calista?" Cercah pak Bambang sambil mengejek Calista yang tetap diam ditempatnya berdiri bahkan kepalanya saja tidak mampu diangkatnya bagai tertimpa beton puluhan kilo.


"Ma...maaf pak, sa...saya janji i..ni yang ter..akhir" cicit Calista meminta keringanan.


"Hei Putri Bocan angkat kepalamu! Kamu tahu kan apa konsekuennya kalau terlambat dipelajaran saya?" Tanya pak Bambang dengan raut muka kembali datar.


"Sa..saya tidak boleh masuk di jam mata kuliah bapak selama 2 kali pertemuan kuliah" Ucap Calista ragu, seolah akan ada Dewi Fortuna yang datang dan menolongnya.


"Kamu betul, sekarang putri bocan kamu boleh keluar! Kamu sudah mengambil waktu saya dengan tindakan kebodohanmu!" Hardik pak Bambang.


"Ta..tapi pak!" cicit Calista.


"Apalagi Calista keluar sekarang atau dalam satu semester kamu tidak akan saya perbolehkan masuk kekelas saya!!" Tegas pak Bambang.


"Maa..maaf pak, saya permisi" Ucap Calista lemas dan menutup kembali pintu kelas.


:)

__ADS_1


I Love you so much epri badeh


__ADS_2