
"Kammmuuuu......" kata pemimpin perusahaan X syok.
"Ommmm..." Ken dan pemimpin pengusaha X sama-sama terkejut
"Kamu Kenward kan?"
"Iya om.."
"Ka...kamu pemilik Perusahaan ini?"
"Iya Om..."
"Kamu gak bercanda kan?"
"Aku tidak bercanda Sedikitpun om.."
"Kenapa kamu harus sembunyi Ken?"
"Aku hanya tidak ingin orang tau om"
"Hanya ituu....?"
"Aku hanya tidak mau para pesaing bisnis mencelakakan keluarga ku nanti om?"
"Bukannya papamu sudah bisa melindungi keluarga kamu?"
"Lebih tepatnya anak dan istriku om"
Lelaki dihadapan Ken kagum mendengar jawaban Ken, bagaimana bisa Ken lebih memilih bersembunyi sedangkan yang lain sibuk mencari nama? Bahkan Ken yang terbilang masih sangat muda tidak mau orang tau kalau dia salah satu pengusaha muda? Kali ini dia yakin kalau Ken mampu menjaga anaknya.
"Ehmm Ken, Om minta maaf"
"Kenapa minta maaf om?, Om jelas tidak salah.. Karena kalau om tau siapa Ken dari awal om tidak akan memutuskan untuk menarik semua saham om" Sindir Ken
"Tidak Ken, saya tidak akan menarik saham saya di perusahaan kamu Ken"
Ken mengangkat sebelah alisnya, "Kenapa om?"
"Kemarin saya ingin menarik seluruh saham saya karena, saya banyak mendengar desas-desus kalau perusahaan kamu ini ilegal Ken, Tidak jelas siapa pendirinya! Aku yang awalnya hanya mengetahui keberadaan Jeffry goyah dan mencari tau, Dan benar saja setelah aku mendapatkan informasi ternyata benar kalau Jeffry hanya sebagai tangan kanan. Aku langsung berniat menarik semua saham ku tanpa menggali lagi informasi siapa pendiri sesungguhnya dan lebih tepatnya sangat sulit mendapatkan informasi kamu Ken" Jelas Pemimpin perusahaan X
"Tapi om, saya dengar kalau anda ingin saya mendatangi perjanjian! Apa itu benar om?"
"Nah, setelah aku mendapatkan informasi tersebut, aku langsung mengutus anak buah ku untuk membawa Jeffry kehadapanku. Namun dia sangat setia kepada tuannya, dia sama sekali tidak menyebutkan siapa nama tuannya. Jeffry hanya menyebutkan kalau dia akan berusaha mempertemukan aku dengan pemilik perusahaannya, Tapi aku tidak percaya sama sekali dan tetap ingin menarik saham ku. Tapi Jeffry tidak menyerah dan memberikan tawaran, yang akhirnya aku menyetujuinya" jelas Pemilik perusahaan X kembali.
__ADS_1
"Apa yang di berikan Jeffry untuk om?"
"Dia berkata kalau dalam waktu seminggu dia tidak bisa mempertemukan kita, maka Jeffry tidak akan menghalangi aku untuk menarik semua saham ku bahkan Jeffry akan dengan sukarela mengumumkan kalau perusahaan ini benar benar ilegal"
"Berarti om mengharapkan perusahaan ku bangkrut?" Tanya Ken agak mengubah suaranya
"Aku tidak mengharapkan, tapi aku tidak ingin menanam saham di sembarang perusahaan, bayangkan Ken! Karena kegigihan anak buahmu la aku berani menanamkan saham paling banyak dari pada perusahaan yang lain tanpa tau bahwa kamu ada di balik layar. Aku menarik saham ku hanya untuk mewanti wanti jika benar apa yang ada di berita"
"Terus om, kalau ternyata yang diberitakan benar, dan perusahaan ini benar-benar ilegal dan akhirnya valid, dan setelah valid ternyata aku muncul dan mengaku sebagai pemilik perusahaan ini gimana om?"
"Kalau itu terjadi, aku pasti sangat menyesal dan akan bertanggung jawab atas kesalahanku"
"Apa yang om rasakan sekarang setelah mengetahui kalau aku pemilik perusahaan ini?"
"Bangga"
"Hanya itu om?"
"Sebenarnya om lebih terkejut dan tidak habis fikir kalau ini kamu. Om hanya mengira perusahaan ini punya mafia"
"Sudahlah om, aku juga memang sengaja tidak menampakkan diri, jadi wajar saja kalau om menarik saham om. Kalau Ken jadi om juga pasti Ken akan melakukan seperti apa yg om lakukan"
"Baiklah Ken, sekali lagi Om minta maaf, om tidak bermaksud apa-apa"
"Jadi Ken kata putri om, kamu itu owner salah satu restoran cepat saji, apa itu benar?"
"Itu hanya sebagian dari aset Ken om, dan selama ini Ken hanya berdiam di salah satu restoran Ken"
"Setelah kejadian ini apa yang akan kamu lakukan Ken?"
"Menampakkan diri om"
"Begini saja, bagai mana kalau kamu tetap bersembunyi dan om meyakinkan kepada pesaing bisnis lain kalau Jeffry lah pemegang perusahaan ini sebenarnya"
"Om yakin?"
"Saya yakin Ken"
"Bagaimana kalau mereka tidak percaya dan tetap mencari tau siapa pemilik perusahaan ini?"
"Kita hanya cukup mengantisipasi dengan menyembunyikan informasi tentang Jeffry dan kamu"
"Gimana kalau ada orang yang menemukannya om"
__ADS_1
"Begini saja, kamu ubah di media dan informasi lainnya kalau Jeffry pemegang perusahaan ini"
"Baiklah om akan aku usahakan"
"Aku akan menanamkan saham juga melalui anak perusahaan lainnya"
"Terimakasih banyak om"
"Ken, kamu tidak merindukan putri ku?"
"Sangat om, apa kabarnya sekarang?"
"Sangat baik, Kemungkinan 3 hari lagi putri om akan kembali ke Indonesia"
"Aku sudah tidak sabar menunggunya"
"Maaf om memisahkan kalian, karena om fikir putri om punya masalah dengan kamu"
"Tidak apa apa om, ehmm om kenapa tidak menyusul putri om?"
"Mana mungkin om biarkan putri om sendiri, ini om akan menyusul putri om, Baru sehari ditinggal om sudah sangat rindu"
"Titip salam untuk putri om.."
"Baiklah, om permisi ya Ken, om akan kembali terbang menyusul putri om"
"Hati-hati om"
Setelah pertemuan yang sedikit ada ketegangan Akhirnya Ken merasa lega. Bagaimana tidak? Ken tidak perlu susah payah untuk menampilkan diri. Dan pujaan hati yang sangat dirindukan akan kembali dalam waktu dekat.
"Jeff, urus semua permasalahan ini"
"Baik tuan"
"Okelah kalau begitu aku pulang ya Jeff. Kirim laporan segera ke email seperti biasa aku akan memeriksa di resto"
"Baik tuan, hati-hati" Ucap Jeffry dan langsung mengantarkan bosnya ke loby perusahaan.
.
.
.
__ADS_1
.