Misteri Queen Mafia

Misteri Queen Mafia
part 2


__ADS_3

disisi lain tepatnya kini pukul 3 pagi terlihat dimarkas 2B sedang heboh, begitupula 2B yang terlihat sangat marah karena lelaki itu bisa melarikan diri, baru ini ada orang yang disekap oleh 2B bisa meloloskan diri.


"maaf king dia kabur ...


"apa?....


"kok bisa dia lolos...


"bagaimana kerja kalian semua ha?...


"m-maaf king ia lolos karena ada seseorang yang membantunya...


"seseorang?..


"apa ia seorang mafia juga?...


"sepertinya tidak king karena yang membantunya hanya 1 orang saja dan sepertinya itu seorang wanita...


(jelas salah satu Mafioso itu.


"apa!...


(kini kemarahan Bagas makin menjadi.


"apa kerja kalian, apa ini yang disebut mafia mengurus 1 wanita sjaa tak bisa...


(bentak bgus pada para Mafiosonya.


"ia sangat tangguh dalam memainkan pisau lipat ditangannya king...

__ADS_1


"apa lagi ini, kalian kalah dengan seseorang yang hnya menyerang dengan pisau lipat?..


"memalukan sekali...


"lalu bukti apa yg Klian temukan saat mengecek kembali tempat itu?..


"ini king pisau lipat wanita itu sempat tertinggal karena ia terburu buru keluar sebelum Mafioso yang lain datang...


kini 2B mengambil pisau lipat itu dan menyutuh semua Mafioso untuk pergi dari hadapannya, kini diruangan itu hanya tersisa 2B saja keduanya saling memperhatikan pisau lipat itu.


Bagas seperti mengenal pisau itu hingga ia meminta pisau itu yang tadinya dipegang oleh bagus untuk melihatnya.


"sini aku mau lihat pisau itu, sepertinya aku pernah melihatnya...


kini pisau itu segera bagus kasihkan kepada Bagas langsung saja Bagas ingat dengan apa yang pernah ia berikan pada anggun, ya tentu ia melihat simbol mawar digenggaman pisau itu walau pisau itu tertutupi karna darah darah namun ia tak lupa dengan apa yang pernah ia miliki.


"tunggu ini seperti pisau yang pernah ku berikan pada anggun...


"tidak ini pisau itu, pisau ini aku yang membuat dan mengukirnya sendiri..


kini keduanya saling tatap mereka memikirkan hal sama saat ini.


"emm apa anggun masih hidup?..


"lalu bagaimana anggun bisa membunuh Mafioso kita dengan selinca itu...


"sepertinya tidak, aku tak pernah melihat ia bertarung sedikitpun...


"lalu siapa pemilik pisau lipat ini?..

__ADS_1


"bukannya itu pisau yang kau hadiahkan pada anggun...


"yah itu yang aku pikirkan, kenapa hadiah ku berada ditangannya...


"apa ini semua ada hubungannya pada lelaki yang menguping pembicaraan kita?....


"aku juga belum tau...


kini akhirnya Bagas menyimpan pisau di disebuah kotak dan menaruhnya didalam lemari pribadi miliknya.


keduanya kini membicarakaan rencana milik mereka yang cukup lama sudah berjalan bisa dibilang kini mereka berada di 1/2 jalan dari rencana mereka.


mereka hanya perlu membunuh anak itu saja, tak ada yang tau rencana itu kecuali 2B dan mafioso yang terlibat di dalam rencana itu sjaa.


selain itu tadi baru saja 2B mendapat 1 kotak yang berisi beberapa jarum, mafiosonya pun juga memberi tahu tak hnya membawa pisau lipat untuk menyerang melainkan dengan menancapkan jarum itu juga pada lawan.


kini 2B melihat jarum itu, saat bagus ingin menyentuh jarum itu tangannya dihentikan oleh Bagas tentu kini Bagas curiga dengan jarum itu.


"jangan sentuh jarum itu...


(kata Bagas dengan memegang tangan bagus agar tidak menyentuh jarum itu.


"kenapa?..


"aku curiga jarum itu ada racun yang sangat berbahaya, karena Mafioso kita saat terkena langsung tiada.


kini akhirnya bagus tak jadi memegang jarum itu dengan kulitnya, melain kann ia mengambil menggunakan suatu alat untu memeriksa jarum itu, dan benar saja saat di priksa jarum itu mengandung campuran racun yang sangat berbahay, raciun itu bisa membunuh dengan hanya hitungan detik.


kini 2B yakin jika lelaki yang mendengarkan obrolannya itu bukan lelaki biasa, karena setelah dilihat lihat oleh 2B yang menolongnya pun handal dalam masalah racun lagian sampai berani menolong pria itu sendiri kesini.

__ADS_1


sampai akhirnya 2B memutuskan untuk tidur setelah mengecek semua yang telah menjadi bukti pembunuhan Mafioso itu, keduanya sangat lelab akhirnya mereka pun berjaln menuju kamar masing masing dan beristirahat.


__ADS_2