
"apa kau ingat teror beberapa hari lalu Niko?..
seketika Niko tersadar dan melihat mafiosonya satu persatu.
"ah tidak sepertinya mereka hilang..
"yah kuliat yang tidak ada Mafioso mu yang terlibat diinsiden malam itu..
"lalu bagaimana ini?..
"ini benar benar terlibat oleh seorang mafia, mreka tak akan bisa terkalahkan muda jika hanya preman atau orang suruhan saja...
"jika benar seorang mafia, bisa dipastikan ke 10 Mafioso mu sudah tiada broo..
(ucap bagus.
"a-apa?..
"siapa mafia yang berurusan dengan ku?..
"aku juga tidak tau, lebih baik kita cari tau di dalam club' itu...
"kembali kesana jalan satu satunya untuk tau tentang hal ini...
"baiklah ayo kesana..
(ucak Niko yang kini berjalan menuju mobil mereka ber 3.
kini mereka ber 3 menancapkan kecepatan penuh menuju club' semalam, tak lama hanya beberapa menit kini mereka sudah tiba di club' itu disana mereka ber 3 langsung turun dan berjalan masuk club itu.
"ada yang bisa saya bantu tuan?..
(ucap staf di club' itu.
"saya ingin melihat cctv disini, karena orang saya menghilang disini tadi malam...
staf itu pun segera mengantar ke 3 lelaki itu menuju ruang cctv yang ada dalam bar itu, namun nihil semua serasa lenyap bnyak cctv yang terpotong atau bisa dibilang hilang, kini mereka benar benar yakin jika ada ulah mafia dibalik ini.
kini tiba tiba Niko teringat ada bercak darah di kamar no 345 akhirnya ia bertanya pada staf itu namun staf itu bilang jika ada 3 kamar yang disewa seseorang hingga 2 hari, namun Niko memaksa untuk masuk ke 3 kamar itu untuk mengecek didalam kamar itu.
awalnya staf itu menolak karena itu adalah privasi seseorang yang harus dijaga oleh staf staf yang bekerja di dalam sana, Namun Niko pun memaksa akhirnya mau tak mau Niko diantar oleh staf itu menuju ke 3 kamar itu.
staf itu memulai dari kamar paling bawah yaitu kamar no 309 mereka kini sudah berada didepan kamar itu, sering kali staf itu mengetuk kamar itu namun nihil tak kunjung ada yang menjawabnya.
akhirnya terpaksa kini pintu itu didobrak oleh 2B sangat terkejut begitu juga staf itu, kini Niko harus menyogok staf itu agar bungkam dan kamar selanjutnya akan ia lanjutkan sendiri bersama 2B staf itu pun segera pergi setelah menerima uang dari Niko.
disana ia melihat 3 mayat Mafioso miliknya yang terpenggal dengan darah bercucuran, kamar yang terlihat romantis kini menjadi tempat lokasi yang tragis.
__ADS_1
terlihat ada sepucuk surat di atas kasur itu dengan ditulis dengan darah.
"hy ini hanya pembalasan awal saja..
(kata surat itu dengan tinta darah.
dilain sisi mereka ber 3 langsung menuju kamar no 345 terlihat bercak darah disana 2B pun segera mendobrak kamar itu, lagi lagi ia menemukan 3 mafiosonya yang sudah mati terpenggal.
ada sepucuk surat lagi diatas kasur itu.
" hy kita bertemu kembali, mungkin ini pembalasan ke2 ku...
(isi surat itu.
kini mereka benar benar marah dibuatnya merekapun segera menuju kamar no 400 ia melihat hening disana, hingga 2B mendobrak pintu itu terlihat 3 Mafioso itu sudah tiada dengan tubuh yang tercincang cincang.
dan lagi dan lagi ada sepucuk surat di kasur itu.
"rupanya kita ditakdirkan untuk bertamu, tunggu ucapan maaf dan trimakasih kami pada mu karna berani berurusan dengan kami...
(kata surat itu.
Kini Niko menyadari sesuatu, kamar yang ini berbeda dari kamar kamar sebelumnya bau dari ke 3 Mafioso itu pun tak tercium, mungkin itu karena aroma lilin lilin itu dan bunga bunganya pun berbeda disini memiliki 3 warna bunga mawar.
bisa diyakini bahwa pimpinan mafia itu sudah turun tangan, namun kini Bagas tersadar sesuatu.
"sebentar ini 9 Mafioso mu, lalu 1 orang lagi dimana?..
"aku juga tak tau..
"jika dilihat ia tak akan terselamatkan sama dengan nasib ke 9 Mafioso mu ini..
(ceplos bagus.
"jaga ucapan mu..
(kata Bagas yang membuat bagus langsung diam.
kini mereka ber3 keluar dari kamar itu dan kembali menuju mobil mereka dengan membawa ke 3 surat itu ke villa mereka.
setibanya divilla ia meletakkan surat itu diatas meja dan tak sengaja Mafioso srigala read menjatuhkan air minum itu disurat itu, tiba tiba sjaa surat itu menjadi surat yang cukup panjang dengan tulisan tinta berwarna merah.
Niko dan 2B pun langsung mengangkat surat itu dan membacanya.
"maaf kami harus membunuh ke 10 Mafioso mu tak bermaksud untuk menjadikan kalian pendatang menjadi musuh baru kami,
kami melakukan ini hanya untuk memberi pelajaran dan sekaligus memberi tau jika nyawa akan dibalas dengan nyawa camkan itu,
__ADS_1
kami tak akan menyerang jika kalian tidak berulah terlebih dahulu, kami diam jika kalian juga diam, kami bertindak jika kalian juga bertindak.
cukup dengan melihat ke 10 Mafioso mu yang membuat ulah tiada membuat ku sedikit lega dengan kematian salah satu keluargaku karena mereka, jika kau berfikir kami ingin bermusuhan dengan mu itu salah, walau benar pun kami pasti sudah menghabisimu dibandara saat kau baru saja datang.
akan kami kirim besok tanda maaf dan terimakasih kami jika kalian dapat membaca surat ini...
Salam kami untuk kalian smoga kita bisa berjumpa kembali sebagai teman bukan lawan diatas pertarungan."
(kurang lebih seperti itu isi surat yang tersembunyi dikertas itu.)
kini Niko sedikit tersentuh akan isi surat itu namun kini Bagas tau mafia Mana yang memiliki sopan santun untuk berbicara dan menganggap Mafioso nya adalah keluarga mereka sendiri.
"sepertinya aku tau kau berusan dengan mafia apa Disini..
(ucap Bagas.
"apa katakan...
"mafia BDR sesuai dengan dugaan dan ketakutan ku sejak awal...
"apa itu benar?..
"yah Hanya mafia itu yang bisa memberi ucapan sopan, dan menganggap anggota mafianya adalah keluarga...
"sepertinya kau ikhlaskan saja Mafioso mu itu..
(ucap bagus.
"kenapa begitu..
"mereka tau segalanya dengan pimpinan queen yang cerdik, cantik, pintar dan juga memiliki insting yang kuat...
"hanya seorang wanita, aku tak akan mengalah oleh nya..
"jangan meremehkan queen itu broo, bnyak yang sudah bilang memang diluarnya terlihat lemah jika berjumpa, namun didalamnya terlihat singa yang tertidur..
"lebih baik jangan membangunkan singa itu bro...
"apa kalian takut dengan mereka?..
"tidak kami hanya tak mau bertindak ceroboh, mereka mafia yang tertutup sedikit yang tau tentang mereka lagian tak ada yang tau tentang kekuatan dan jumlah mafioso mereka...
(jelas bagus.
"aku malah lebih memilih tidak menemui singa betina itu jika ingin selamat, dia memang wanita namun tak seperti wanita pada umumnya..
"yah kini wanita itu hanya tersisa 3 orang karena 1 nya sudah dibunuh oleh Mafioso mu namun 1 yang mereka bunuh 9 Mafioso mu melayang, entah bagaimana nasib 1 lagi tangan kanan mu itu..
__ADS_1
(jelas bagus.
kini Niko hanya bisa diam melihat ke2 saudaranya itu menceritakan tentang mafia BDR itu dengan pimpinan seorang queen, kini akhirnya Niko memutuskan untuk menunggu apa maksud dari hadiah trimakasih itu, wlaau sudah bisa ditebak mungkin saja itu mayat dari tangan kanan Niko namun ia lebih baik menyimpan pikiran itu dan melihat sampai hadiah itu datang.