
sesaat anggun terbayang bayang wajah kedua orang tuanya dibalkon itu, ia melihat langit langit yang menampakkan bayangan 2A yang masih kecil dengan digendong kedua orang tuanya, kasih sayangnya kini dirasakan oleh anggun walau itu hanya sesaat.
sampai ketika lamunan itu hilang saat ada seseorang yang mengetuk pintu kamar anggun saat itu.
"tok tok tok...
"masuk!
"kakak belom tidur?...
"menurutmu?..
"kenapa kau kemari?...
"aku lagi menghubungi 2D kak tapi mereka tak mengangkat telfon ku..
"terus?...
"mau pinjem hp kakak ya...
"tuh..
(kata anggun dengan menunjuk meja yang terdapat hp milik anggun.
"makasih kakak..
(kata Anggi dengan berlari kecil menuju meja itu.
sesaat ketika Anggi ingin menelfon Dinda lewat hp anggun tiba tiba hp milik Anggi berdering anggi pun langsung melihat dari siapa telfon itu, ternyata telfon itu dari Robby.
sebelum Anggi mengangkatnya tiba tiba hp milik anggun pun ikut berbunyi, dengan cepat anggun melihat siapa yang menelfon dirinya malam malam ternyata itu adalah broyen.
akhirnya 2A segera mengangkat kedua panggilan yang bersamaan itu.
"hallooo...
(ucap broyen panik.
"ada apa kau menelfon ku malam malam..
__ADS_1
"queen queen gawat darurat..
"apa maksud mu, yang jelas jika berbicara...
"ituu ......... queen...
deg...
tiba tiba kedua hp milik 2A terjatuh dari genggaman mereka, segeralah mereka turun dari mension dengan masih memakai baju piyama milik mereka.
hp kedua 2A pun mereka tinggal dikamar dan segera menuju garasi mobil mereka, bnyak pelayan yang binging dengan nona nona mereka namun tak ada yang berani untuk bertaya.
kini 2A telah masuk kedalam mobil mereka, anggun pun yang menyetir segera menancapkan gas meninggalakan mension mereka dengan kecepatan penuh.
tak butuh waktu lama setelah beberapa menit kini mereka telah tiba di markas utama mereka terlihat semua Mafioso berkumpul disana, 2A pun segera masuk tak memperdulikan Mafioso mafioso yang menyapa mereka saat itu.
hingga kini 2A tiba di ruang tengah ia melihat seseorang yang ditutupi oleh kain putih dengan bercak datang yang cukup banyak, disitu 2A lemas ingin rasanya terjatuh disana saat anggun dan Anggi ingin jatuh tiba tiba saja ada yang menangkap mereka dari belakang.
"thann..
(saut anggun saat melihat siapa yang menangkap dirinya.
"sabar lah syangg, tenang lah...
(ucap than dengan memapah anggun untuk duduk disofa.
"kenapa kau disini?..
(ucap anggun.
"broyen memberi tau boy, dan boy memberi tau ku jadi aku segera kesini untuk melihat kondisi mu...
(jelas than.
kini 2A mulai mencoba tegar kini anggun teringat Dinda.
"broyen dimana Dinda?..
(ucap anggun.
__ADS_1
"Dinda diruang rawat queen, ia terluka parah..
"kenapa ini terjadi?..
(ucap than.
"saya juga kurang tau tuan...
(kata broyen pada than.
"saat itu...
#flashback on.
*kini broyen dan beberapa Mafioso anggotanya menjalankan misi disekitar daerah jalan menuju sekolah 2A dan 2D, sehingga perjalanan broyen terhenti saat ia melihat mobil yang ia kenal sedang terparkir berantakan dipinggir jalan yang memang cukup sepi dan tak ada penerangan lampu.
broyen pun terhenti ia melihat lebih dekat mobil itu dengan ditemani oleh beberapa Mafioso yang bersamanya, hingga ia sudah didepan mobil itu ternyata benar saja ini mobil yang dibawah 2D dan nona Anggi bersekolah tadi pagi.
namun broyen tak menemukan seorang pun didalam mobil itu, sesaat broyen berfikir mungkin mobil itu mogok dan 2D dan nona Anggi sudah pulang duluan meninggalakan mobil itu.
namun saat ia ingin pergi broyen terhenti saat ia menginjak pistol yang ada dibawah dekat dengan mobil milik 2D dan Anggi disana, akhirnya pikiran tenangnya itu hilang saat ia juga menemukan bercak darah disekitar sana.
akhirnya broyen dan Mafioso yang ikut bersamanya menelusuri hutan yang ada disana mengikuti bercak darah yang berceceran seperti petunjuk untuk broyen mengikutinya.
setelah lama ia berjalan ia menemukan Dinda yang dengan keadaan teragis saat itu, dengan baju yang sudah robek dan darah dimana mana broyen pun segera berlari ke arah Dinda.
"kau kenapa Dinda...
"t-tolong d-diana..
(ucap dinda dengan menunjuk bangunan tua dihutan itu dan setelah itu Dinda tak sadarkan diri.
broyen pun segera menuju bangunan tua itu, sedangkan Dinda ia ditolong oleh beberapa Mafioso yang bersama broyen untuk mengantarkan ke markas, namun sata broyen tiba di lokasi Diana sesuai yang ditunjuk oleh dinda ia menemukan diana yang sudah tergeletak di tanah dengan darah cukup banyak, namun syaang nya diruangan itu sudah tak ada orang lagi selain Diana.
disitu broyen memeriksa keadaan Diana namun denyut nadi milik Diana sudah berhenti, sudah dipastikan Diana sudah tiada pada saat itu juga
akhirnya broyen segera menelfon boy, dan segera membawah Diana ke markas dan memberitahukan queen, awalnya ia pikir nona Anggi bersama 2D ternyata tidak akhirnya pun segera menuju markas*.
#flashback off.
__ADS_1