
/_____...._________________
dilain sisi tepatnya anggun kini ia sedang duduk santai sendirian di salah satu meja diclub itu,seringkali ia didatangi oleh lelaki hidup belang dan ditawarkan beberapa jumlah uang untuk menemani mereka, namun syang anggun selalu menolak mereka semua yang mendatangi dirinya karena sasaran anggun bukan mereka namun ke 3 lelaki yang juga tak jauh dari tempat duduk anggun saat ini.
anggun masih duduk bersantai disana dengan memegang 1 gelas berisi anggur merah ditangan kanannya dan memutar gelas itu, namun tatapan mata anggun mengarah ke 3 lelaki yang tak jauh dari tempat duduknya.
namun tiba tiba saja 2A dan Niko menghampiri anggun sendiri di meja yang saat ini ia tempati,anggun mulai gelisah akan hal itu karna jika mereka disisi anggun akan membuat ke 3 lelaki itu tak berani menghampirinya, akhirnya ia memutuskan untuk menyalakan komunikasi di telinga nya itu agar mereka semua tau.
"hai nona kok sendirian dimana ke 2 temannya yang lain...
(tnya Niko.
"mungkin sedang bersenang senang...
"apa kau tak mau bersenang senang juga? bersenang senang lah dengan ku akan ku turuti semua permintaan mu...
(kata Niko dengan ditatap oleh 2B.
sedangkan disisi lain ke 4 lelaki itu dan juga Anggi beserta Dinda tau jika anggun sedang kesulitan karena mereka ber3, membuat mereka harus membuat rencana untuk menjauhkan anggun dari ke 3 lelaki itu.
"bagiamana Nona?...
"em maaf tuan, aku disini hanya ingin minum tidak untuk yang lain...
"ya sudah aku tak memaksa,apa bole aku menemanimu minum..
(tanya lagi Niko.
"terserah sjaa...
sedangkan kini Anggi memiliki rencana untuk memberi umpan mereka yaitu wanita jalang yang ada di club' ini.
akhirnya Dinda memanggil 3 wanita yang sedang duduk yang tak jauh dari tempat Dinda dan Anggi.
"hei kalian kemarilah..
"yah ada apa kau memanggil kami...
"aku ada tugas untuk kalian, jika kalian bisa maka aku akan memberikan bnyak uang kekalian...
"apa tugas itu?..
(tanya salah satu wanita itu.
"goda ke 3 lelaki itu puas kan mereka, kalian pasti akan diberi bnyak uang dri mereka jika kau bisa memuaskan mereka, tak lupa kau juga akan mendapag bnyak uang dri ku...
"bole juga aku akan lakukan..
(kata wanita itu.
kini Anggi,Dinda,broyen,Robby dan juga boy melihat dari jauh aksi ke 3 wanita itu yang akan menjauhkan ke 3 lelaki itu dari anggun.
___________________
ditempat Anggun saat mereka minum disana tiba tiba ada 3 wanita cantik dan seksi menghampiri mereka, kini ke 3 wanita itu sedikit membuka baju mereka agar ke 3 lelaki itu memandangnya.
anggun pun hanya diam melanjutkan minum yang masih ada ditangannya, sedangkan ke 3 wanita itu langsung duduk dipangkuan ke 3 lelaki itu, tentu 2B sudah tak bisa menahan hasrat mereka ia pun berpamitan pada Niko yang masih digoda wanita itu namun msih belum ada respon.
"bro gua lanjutin dulu ya...
(ucap Bagas.
"yah gua juga, nanggung nih..
(kata Bagus yang hanya diangguki oleh Niko.
sedangkan Niko masih diam saja walau ia sering dijumbu oleh wanita yang ada di pangkuannya itu, Niko tak menghindar namun ia hanya diam sjaa hingga wanita itu berkata pelan pada Niko namun masih bisa didengar oleh anggun yang memiliki pendengaran tajam.
"aku masih pw loh..
(ucap wanita itu di telinga Niko.
ucapan itu membuat Niko menoleh ke arah wanita itu dan melirik ke arah anggun yang pura pura tak dengar dengan tetap memainkan gelas yang ada ditangannya.
__ADS_1
"emm maaf nona, aku ada urusan sebentar lain kali kita berkencan, dan ini kartu nama ku..
(ucap Niko dengan menggendong wanita itu.
kini anggun hanya diam dan sedikit melihat ke arah kartu nama itu, ternyata Niko memiliki perusahaan yang sudah bekerja sama dengan perusahaan milik keluarga anggun.
kini anggun mulai fokus lagi ke tujuan awalnya, namun sebelum itu anggun melirik ternayat yang lain sudah menyelesaikan tugas mereka membuat anggun berbicara lewat alat komunikasi itu.
"tunggu aku dikamar no 400 ..
akhirnya semua pun menuju kamar itu sebelum anggun kesana, disana ia berjumpa than yang menunggu anggun juga dibalik kaca akhirnya semua menunggu anggun dibalik kaca itu.
______________
disisi lain tatapan anggun sudah membuat ke 3 Mafioso itu mendatangi nya.
"hai nona apa kau menatapku dari tadi, atau hanya perasaan ku saja?...
(tanya slah satu mafioso itu.
"apa kaliam Merasa aku menatap kalian?..
"tentu, jika benar apa urusan anda dengan kami?..
"tak ada, aku hanya tertarik melihat tuan tuan..
"kau tak tertarik dengan bos ku, namun kau tertarik dengan kami?..
"bos mu?..
(pura pura anggun tak tau.
"yah nona ke 3 lelaki tadi adaalh bos kami, pasti skrng nona menyesal bukan menolak mereka..
"tidak..
(ucap singkat anggun.
"ha?..
"kami tak bisa memberikan uang banyak dibanding mereka nona...
"aku tak butuh uang dari mereka itu, yang ku butuhkan hanya kalian ber3...
"apa nona berfikir untuk bermain dengan kami ber3?..
"tentu...
"apa kau yakin nona? kami tak ingin membuat nona secantik ini kelelahan apa lagi menangis karna ulah punya kami...
"tak usah memikirkan hal yang tak mungkin terjadi..
"apa maksud nona?..
"maksud aku tak akan menangis, mungkin kelelahan akan sedikit namun itu akan seru..
"baiklah jika nona ingin, sangat beruntung kami dipilih untuk menemani nona malam ini...
"ya sudah ikuti aku..
"apa kita tak perlu memesan kamar nona?..
(ucap saalh satu Mafioso itu dengan mengikuti anggun dibelakangnya.
"tak perlu aku sudah memesannya...
kini ke 3 Mafioso itu hanya bisa mengikuti langkah anggun yang kini memasuki lif dan tepat berhenti di lantai yang tentu itu adalah lantai kamar no 400 kamar yang akan digunakan oleh anggun untuk mereka.
kini terdengar suara pintu terbuka, tentu orang orang di balik kaca itu tau siapa yang akan masuk kekamar itu kalo bukan anggun.
cklek..
kini anggun masuk terlihat kamar yang cukup luas, kamar milik anggun berbeda dari kamar yang disiapkan Dinda dan Anggi kamar yang disiapkan anggun memiliki taburan mawar berwarna hitam, putih dan merah.
__ADS_1
disetiap sudut akan ada taburan ke 3 warna mawar itu, dengan lampu yang dimatikan dan hanya diterangi oleh lilin lilin beraroma kesukaan anggun, tentu lilin aroma itu adalah yang biasa anggun rasakan dimension miliknya maupun markas miliknya.
kini ke 3 lelaki itu masih memandang takjub kamar yang telah disiapkan oleh anggun, sedangkan anggun ia berjalan menuju meja rias yang tersedia beberapa minum diatas meja itu kini anggun menuangkan minuman itu digelas yang sudah tersedia disana.
"melihat lihat lah dulu..
(ucap anggun kepada ke 3 Mafioso SR.
merekapun melihat lihat ruangan itu sedangkan anggun ia berjalan menuju kasur miliknya dengan membawah minuman ditangannya itu dan duduk diatas kasur itu.
"nona apa ini benar kamar yang akan kita gunakan, apa nona tak salah kamar?...
"tentu tidak, jika salah kita tak akan bisa masuk kamar ini...
"yah sih benar juga...
disisi lain terlihat Dinda yanh mengobrol dengan Anggi.
"tuh mafioso bodoh amat yak...
"tau lah gk pntes klo dibilang Mafioso...
"kenapa queen lama sekali...
"dia sangat santai...
"rencana apa yang ia buat...
ya kurang lebih itu lah ucapan orang orang dibelakang kaca kamar anggun.
kini anggun sudah menghabiskan minuman yang sudah ia pegang, kini anggun mulai berjalan menuju meja itu untuk menaruh gelas itu.
ke 3 Mafioso itupun sudah selesai melihat lihat,
"nona ayo lah aku sudah siap..
"yah aku juga sudah kita akan bermalam disini...
"yah nona..
"kalian sangat terburu buru, aku takut mengecewakan kalian dengan impian itu...
"apa maksud nona...
kini anggun berjalan menuju ke 3 Mafioso itu membuka dres miliknya, disana terlihat anggun menggunakan leging panjang dan tentop warna hitam, disana terlihat disamping leging yang anggun milik terlihat katana yang biasa anggun pakai.
ke 3 lelaki itu terkejut dan segera membuka pintu kamar itu namun nihil pintu itu sudah terkunci rapat, dan hanya anggun yang dapat membukanya.
"siapa kau sebenarnya...
"aku hanya membalaskan perbuatan mu pada orang ku...
"apa maksud mu ha?..
"apa kau lupa kejadian malam itu...
"siapa kau, kenapa kau tau kejadian itu...
"tak usah bnyak bicara,jika ingin keluar kau harus bisa membunuh ku...
(ucap Anggi dengan mengarahkan kata miliknya ke pedang yang terpajang disana.
tentu anggun tak suka membunuh lawan yang tak memegang senjata untuk perlawanannya, maka karena itu anggun menyuruh ke 3 mafioso itu bertarung dengan pedang yang berada disana.
Mafioso itu pun segera mengambil pedang itu dan melawan anggun bersamaan anggun dengan santai menghadapi mereka, seperti tak ada beban menghadapi ke 3 Mafioso itu.
hingga tak perlu waktu lama kini anggun melumpuhkan mereka membuat mereka tak bisa berdiri karna luka luka yang diperoleh mereka karna anggun.
"s-siapa kau s-sebenarnya..
"aku queen BDR...
(singkat anggun dan langsung menebas ke 3 kepala Mafioso itu.
__ADS_1
setelah itu orang orang yang berada dibalik kaca itu keluar dan anggun pun segera meletakkan katana itu kembali dan memakai dress miliknya, setelah itu ke 4 lelaki itu,2A dan Dinda pun segera pergi meninggalkan ruangan itu, mungkin ruangan itu tak akan dibuka selama 2 hari karena pemesan kamar itu hingga 2 hari lamanya.
kini anggun dan yang lain pun pergi meninggalkan club' itu dengan wajah santainya agar tak tercurigai oleh orang orang diclub itu.