
kini sudah cukup lama Anggi dan than menjaga anggun hingga sampai saat ini keadaannya masih tetap sama, membuat keduanya hampir menyerah dengan keadaan anggun saat itu.
hingga sampai saat itu ulang tahun perusahaan Roberto ke 20 th bnyak yang datang Anggi dan than pun mengajak anggun namun penjagaannya sangat luar biasa ketat terutama untuk keselamatan anggun.
untuk soal xio ia dikirim kembali ke Kanada oleh Anggi, anggi tak mau xio melihat kondisi momynya setidaknya itu tak akan membuat xio khawatir terhadap momynya, xion kembali bersama 4C ke rumah yang berada di Kanada tepatnya rumah pribadi xio.
disana ia kembali juga karena ia harus meneruskan sekolah xio, maka karna itu xio tak pernah tau keadaan momynya saat ini.
sedangkan di pesta itu Anggi dan than melihat ziko yang berpasangan dengan seorang wanita tentu semua tau siapa wanita itu, membuat ia berpura pura untuk menyapa mereka.
ziko melihat kearah anggun, anggun pun hanya melirik ke arah ziko tanpa bisa bergerak maupun berbicara.
"selamag atas kejayaan perusahaan Roberto nona...
(ucap ziko formal.
"yah tuan Roberto trimakasih...
(ucap Anggi.
"aap ini nona anggun..
"bagaimana keadaannya saat ini?...
"dia baik baik kau tak perlu khawatir...
(ucap than, karna ia tak tau jika ziko adalah salah satu orang dri anggun.
__ADS_1
" ya baikalah, nona anggun saya permisi dulu..
(kata ziko sedangkan anggun hnya mengedipkan matanya pelan.
kini Anggun ingin kekamar mandi ia melirik ke arah kamar mandi saat itu, Anggi yang taupun langsung mendekat pada anggun dan berbicara kepadanya.
"kakak ingin kekamar mandi?...
anggun hanya mengedipkan matanya berarti ia ingin kekamar mandi, akhirnya Anggi menyuruh Agra untuk mengantar anggun karena jika terjadi apa apa Agra bisa menolongnya.
disana agra hanya memasukkan anggun ke suatu ruangan yang tak jauh dari kamar mandi, Agra berjaga diluar pada saat itu.
tiba tiba ada tembakan di dalam pesta itu membuat semua berlarian ketakutan tembakan itu mengenai kaki wanita ziko, tentu ziko langsung keluar dari pesta itu bersama wanita itu membawanya kerumah sakit.
sedangkan yang lain kget semua juga bingung dari mna asal tembakan karena tembakan itu menggunakan kedap suara membuat orang orng tak bisa mendengar dari mana asal tembakan itu, Anggi dan than juga tak bisa melacak penembak itu.
"ada apa nona dan tuan berlarian?...
(tanya Agra penasaran.
"apa kalian tidak apa apa?..
(tnya than.
"tidak apa apa aku baru saja mengantar queen ke kamar mandi, memangnya ada apa?....
(ucap Agra.
__ADS_1
"tadi ada penembak misterius kami tak bisa melacaknya lagian ia juga menggunakan tembak tanpa suara, membuat kita sulit menemukannya, syukurlah jika kalian tidak apa apa ....
(jelas Anggi.
"aku takut jika yang diincar adalah anggun, maka karna itu kami kemari...
(ucap than.
"tenang tuan aku akan menjaga queen, hingga darah terakhir ku...
(ucap Agra.
" lebih baik kakak pulang disini sangat berbahaya, aku takut kakak terjadi apa apa...
(ucap Anggi.
" baik nona aku akan mengantar queen ke mension...
" sana cepatlah...
kini Agra mendorong kursi roda milik anggun menuju mobil yang sudah disiapkan disana juga terlihat bnyak Mafioso yang akan menjaga mereka, Mafioso itu menyamar menjadi body gart untuk anggun.
kini keduanya pergi meninggalkan pesta perayaan perusahaan roberto, kini angra melihat ke arah anggun setelah anggun sudah duduk di kursi mobil itu.
sedangkan anggun hanya bisa melirik tanpa menoleh, disana anggun melihat kearah depannya kembali didepan ia melihat bnyak mobil bisa dibilang itu juga para Mafioso yang bertugas menjaganya karena perintah Anggi.
namun dibelakang juga ada beberapa mobil saat anggun melihat kaca depan pengemudi terlihat dikaca itu ada beberapa mobil yang mengikuti, itu adalah mobil milik Mafioso than bisa dibilang than menyuruhnya untuk menjaga keamanan anggun sampai tiba di mension.
__ADS_1