
kini semua sudah menyelesaikan sekolah hari ini, siswa siswi dan juga termasuk guru guru mereka sudah keluar untuk pulang ke rumah masing masing.
begitu juga Ilona dan lendra mereka pun pulang menggunakan mobil milik lendra, didalam perjalanan kini lendra selalu mengeluh tentang pekerjaan yang kini ia kerjakan.
"aghh sayang ini sangat capee...
"kau ini knp sih than...
"capee bangett, harus ngajarin murid murid yang tak berguna itu...
"cape? apakah ini ucapan king mafia terkejam ha?...
(ucap anggun dengan mengejek than.
"apa yang kau ucapkan itu, lebih baik aku membunuh orang yang hebat dari pada mengejari ank ank yang tak tau apa apa...
"sudahlah than jangan mengeluh terus...
"yaya ini semua untuk sayang ku..
(ucap than dengan senyum ke arah anggun.
karena kecerobohan than hingga ia ingin tertabrak mobil yang berada di depannya.
"thannn liatt depannn....
(triakk anggun yang membuat than langsung mengerem mobil.
"aghh tuh mobil sapa yang suruh berhenti didepan sih...
"kau yang salah than jangan coba coba untuk nyalahin yang lain...
"kan tuh mobil yang berhenti mendadak....
__ADS_1
"dia tak berhenti mendadak than coba liat depan itu lampu merah....
"lah iya heheh maaf...
"apa ini yang katanya king dingin,kejam tapi kok seperti ini...
(batin anggun.
"sudah jangan mengataiku di dalam hati mu itu...
(ucap than yang kini kembali mode dinginnya.
"hehehe tau ajaa...
kini mereka kembali fokus kejalan menuju mension mereka tinggal, setelah beberapa menit perjalanan kini mereka sampai disana sudah terlihat boy yang menunggu kedatangan mereka.
"hai tuan,nona..
(sapa boy saat melihat than dan anggun turun dari mobil.
(tnya anggun
"yah nona ada tuan broyen di dalam ingin bertemu dengan nona...
"baiklah..
setelah itu anggun pun langsung masuk mension dengan diikuti boy dan juga than yang berada dibelakang anggun.
"soree queen..
(spaa broyen.
"ada apa?..
__ADS_1
"nona Anggi akan diserang malam ini nona, di sebuah hotel pertemuannya dengan partner bisnis...
"knp tak memberitahu Anggi langsung?..
"saya sudah beritau namun nona tidak percaya queen...
"baiklah biar ku urus..
"ya sudah queen saya pamit dulu,saya tak bisa lama lama meninggalakan markas utama..
kini broyen meninggalakan mension milik than, sedangkan than menatap anggun yang ingin tau penjelasan dari anggun langsung, kini anggun memberi tahu semuanya pada than dan juga boy disana, awalnya than tak setuju namun kini ia harus setuju karena paksaan dari anggun.
"apa aku akan ditinggal lagi disini?...
(tnya boy yang sedikit kesal karena dri pgi sudah ditinggal dimension itu.
"ya sudah ikutlah untuk berjaga jaga..
(ucap than.
"dan jangan melakukan hal ceroboh..
(ucap anggun yang teringat kecerobohan boy yang membuat pluru bersarang di tubuhnya.
boy yang tau masksud anggun pun hnya menganggukkan kepala karena di awal ia menunjukkan aksinya didepan anggun sebagai orang mafia malah terlihat seolah boy bukan orng mafia, sangat memalukan jika diingat ingat lagi kejadian itu oleh boy.
kini anggun, than dan boy memilih untuk beristirahat terlebih dahulu karena ia juga butuh istirahat setelah mengajar murid muridnya itu yang tak lain teman temannya sendiri.
disisi lain kini terlihay than dan boy yang tak kembali ke kamar mereka melainkan ke tempat kerja yang berada diruangan itu, merkea mengerjakan tugas kantor dan beberapa mengecek keadaan markas mereka dari layar monitor yang berada diruangan itu.
tak hnya itu than dan boy juga menghubungi slaah satu Mafioso disana untuk menyampaikan pesan pesan dari than untuk Mafioso yang berada disana, walau tanpa kehadiran than dan boy Mafioso itu masih berjalan dengan lancar karena than dan boy selalu memperhatikan walau mereka berada jauh dari markas.
Tah hanya itu mereka pun mengerjakan document" kantor yang harus diselesaikan hari ini atau besok, mereka juga harus bekerja sama dengan perusahaan milik dalang dari semua ini untuk menjalankan misi mereka dengan anggun juga.
__ADS_1
setelah beberapa jam berkutik diruang kerja tak sengaja mereka tertidur di tempat kerja merkwa masing masing, than yang tertidur di meja dengan leptop yang masih menyala didepannya sedangkan boy yang tertidur di sofa dengan beberapa document berada di tangan hingga terjatuh di lantai.